
Saat di dalam mobil baik karina maupun papanya tidak bersuara, Karina tentu Saja masih terlihat kesal pada Papanya.
Hening...
Tiba tiba...
"Papa kenapa sih blokir semua Atm Aku" Karina akhirnya membuka Suara terlihat kesal.
mendengar hal itu, Agung melirik Karina sebentar dan menarik nafas yang dalam lalu menghempasnya dengan kasar, sejak dari tadi Agung ingin menasehati putrinya, namun di diurungkannya.
Agung sendiri ingin membahas masalah ini di rumahnya, dan lebih memilih diam dan memfokuskan menyetir melihat kejalanan.
Melihat papanya diam Saja, semakin membuat Karina bertambah kesal dengannya, dan memilih diam kembali.
Tak terasa mereka berdua sampai di mansion.
********
Sementara itu di tempat Lain..
.
Sarah telah sampai di mes nya, dan merebahkan tubuhnya di atas kasur, hari ini terasa melelahkan sekali bagi Sarah, sepulang kerja dia langsung mengajak Maya jalan jalan, dari membeli cendol lalu mencari makan dan berbelanja tadi di pasar, setelah selesai Sarah mengantarkan maya pulang dengan selamat.
Sarah keluar dari pintu kamar mandi dan menuju lemari pakaian dan memakainya, setelah selesai Sarah menuju ke atas Kasur dan berbaring sambil menatap langit langit kamarnya.
__ADS_1
Tak terasa matanya pun mulai mengantuk dan tak menunggu waktu lama Akhirnya Sarah tertidur sangat pulas.
********
Mansion Agung....
"Mau kemana kamu Karina" Agung mencoba menahan kepergian Karina dari ruang Tamu.
Namun bukan menjawab Karina malah diam tanpa sepatah katapun dan berlalu begitu Saja dari hadapan papanya.
Melihat hal itu, Agung mencoba berbicara lagi..
"Papa belum selesai bicara!" Ucapnya datar, dan berhasil mengentikan Langkah Karina saat itu juga.
"Kamu belum menjelaskan apapun kepada papa" Ungkap Agung lagi.
mendengar itu Karina berbalik badan menghadap ke arah papanya. wajah Karina masam, dan memutar bola matanya malas. Karina hanya berdiri saja menatap lurus menghadap papanya.
"Papa Jahat sama Karina" jawab Karina ketus
"Papa bisa jelaskan Soal itu Nak, sekarang kemarilah kita bicarakan baik baik" bujuk Agung lembut
Dengan malas Karina berjalan ke arah papanya dan duduk di sampingnya.
"Papa memblokir Atm kamu, karena kamu terlalu boros dengan Uang sayang, Papa ingin Kamu bisa menggunakan uang dengan baik" Jelasnya terhadap Karina.
__ADS_1
"Papa kok jadi perhitungan gitu sih sama Karina, Papa pelit" Kata karina tak terima
"Sayang, papa bukan perhitungan ataupun pelit, papa hanya ingin kamu belajar berhemat dan menabung" Tutur Agung lagi.
"Alah pa, udah lah, Papa udah gak sayangkan sama Karina, Iya kan?, Makanya papa sekarang perhitungan Sama Karina" Ucap karina lgi dengan menggebu nggebu.
"Sayang bukan begi...." ucap Agung mengantung
"Bukan Apa pa?" potong Karina cepat.
"Ini semua demi kebaikanmu Karina"
"Demi kebaikan aku apanya pa?, Sadar gak si Pa, Papa udah buat Karina Malu di depan pegawai itu dan juga atasan sialan itu" Ujarnya marah.
"Karina!, Jaga Ucapan kamu!" Ucap Agung membentak dengan nada tegas kepada anaknya, Agung sadar, inilah hasil didikan Agung selama ini yang terlalu memanjakan Karina, Dari sejak ia kecil selalu menuruti apa saja kemauan Karina.
Karina Tak percaya apa yang di dengarnya, Baru kali ini ia melihat Papanya membentaknya, Selama ini, Papa selalu memanjakannya dan berbicara lembut terhadapnya dirinya, tapi Hari ini Papanya membentaknya
"Papa Jahat" mata Karina berkaca kaca sambil berlari menapaki anak tangga dan masuk ke dalam kamarnya..
Agung Sadar, apa yang ia lakukan kepada putri kesayangannya...
Bersambung....
jangan lupa terus dukung Author ya, terima kasih 🙏🙏
__ADS_1