
Setelah kepergian Juna, Sarah masuk dan mengunci pintu mesnya, lalu berjalan mendekati tempat tidur dan merebahkan dirinya di atas tempat tidur, Kejadian hari ini sungguh melelahkan dan membuatnya pusing menghadapi situasi seperti ini.
Sesekali Sarah terlihat memijat pelipisnya yang terasa berat, apalagi kata- kata Papa Juna terus saja berputar di otaknya.
"Kau, gadis tak tau diri!, KELUAR DARI MANSIONKU!!!! "
"heh....Kenapa kau Marah?, dia gadis yang tidak jelas asal usulnya"
Sarah menghela nafas nya berat, lalu memejamkan matanya, berusaha menghilangkan pikiran itu yang terus terngiang di otaknya, dia juga tak ingin membenci Papa Juna, Sarah merasa Papa juna hanya salah paham menilai dirinya.
Tak mau membuat dirinya semakin pusing, Sarah beranjak bangun dari tidurnya, lalu pergi ke kamar mandi, setelah selesai dengan kegiatannya, Sarah keluar dan kembali merebahkan tubuhnya di atas tempat tidur, lalu matanya terpejam tidur berharapan esok dia akan melupakan segalanya, dalam sekejap Sarah sudah tertidur pulas.
*****
Sarah terbangun pada jam 2 malam, samar - samar Sarah mendengar suara orang yang kurang jelas apa itu, Saat akan membuka matanya , dengan cepat mulut Sarah sudah lebih dulu di bekap oleh seseorang tanpa bisa Sarah melawannya, dan seketika itu Sarah pingsan dan di bopong masuk ke dalam mobil, Setelah itu mobil bewarna hitam itu melesat pergi jauh meninggalkan pekarangan mes Sarah.
Tak berapa lama setelah perjalanan yang panjang Akhirnya, mobil bewarna hitam itu sampailah di sebuah gedung tua yang sangat jauh letaknya.
Tampak kedua orang yang berbaju hitam itu turun dari mobilnya, lalu membuka pintu belakang dimana Tubuh Sarah tergeletak di bangku penumpang, dengan keadaan yang masih pingsan tubuh Sarah di bopong masuk kedalam gedung tua itu.
__ADS_1
Setelah berhasil masuk ke gedung tua, Tampak laki laki yang satunya lagi mengubungi seseorang di seberang sana.
"Halo bos....., kami sudah berhasil membawanya ke gedung tua ini " kata laki berbaju hitam itu.
" Bagus... kerja yang sangat bangus, kalau begitu jaga dia sampai kami datang" Ucap seseorang di ujung telepon.
"Baik bos"
Setelah itu panggilan pun berakhir, tampak laki berbaju hitam itu masuk ke dalam gedung.
"Bagaimana?" tanya teman yang satunya lagi.
**********
Pagi harinya....
Sudah Terjadi kehebohan di tempat kerja Sarah, Bagaimana tidak?, Buk sonia mendapatkan laporan pada pak Mamat bahwa Sarah tidak ada di mesnya, dan pintu mes Sarah bagian gemboknya sudah di hancurkan.
Dan buk Sonia serta semua karyawannya tak kecuali Maya sahabat Sarah langsung meluncur ke lokasi tempat mes Sarah berada, dia menyimpulkan bahwa bukan Sarah yang melakukannya,
__ADS_1
" kemungkinan ada yang menculik Sarah" ucap buk Sonia kepada semua orang dan berhasil membuat Mereka semua kaget, termasuk Maya sahabatnya.
Seketika Maya langsung membekap mulutnya karena tak percaya
"Sarah" Lirih Maya sendu.
Saat tahu, Suasana pun menjadi tegang dan Panik. melihat itu Buk Sonia jadi pusing.
"Tenanglah, semua ini saya akan mengurusnya" Ucap Buk Sonia pada semua karyawannya yang begitu panik.
Setelah itu buk Sonia berlalu begitu saja meninggalkan Mes Sarah, dan kembali kedalam ruangannya.
Begitu pula dengan karyawannya yang bubar setelah kepergian buk Sonia.
Akan tetapi Maya masih berdiri di mes Sarah, dan menatap sedih pintu kamar mes Sarah yang terbuka, Perlahan Maya masuk ke dalam mes Sarah, begitu masuk Maya melihat ponsel Sarah yang tergeletak di atas Nakas.
Maya segera.meraih ponsel milik Sarah, Ya, Maya harus memberi tahukan persoalan ini pada Juan.
Bersambung......
__ADS_1