Apa Salah Ku

Apa Salah Ku
BAB 71 Mengantarkan Sarah pulang


__ADS_3

Saat Sarah sudah berhasil keluar dari mobil milik Juna dan berjalan 3 langkah. tiba - tiba langkahnya terhenti Karena sebuah suara memanggilnya...


"Sarah" Panggil Juna lembut.


Sarah diam di tempat tanpa menoleh kearahnya, dan hanya menunggu apa yang hendak dikatakan Juna selanjutnya.


"Sarah, Lihat mas" Katanya lagi.


Deg


Deg


Susah payah Sarah sedari tadi mencoba menghindarinya untuk menatap dirinya, Sarah memang sengaja tidak ingin menatapnya, kenapa dia selalu berusaha membuat Sarah mati kutu dengan sikapnya yang sama sekali tak di mengerti oleh Sarah.


Sarah menghembuskan nafasnya kasar, berusaha membuang kegugupannya di depan lelaki tampan itu.


Melihat Sarah yang tidak juga bereaksi dengan panggilannya, membuat Juna akhirnya turun dari mobil, lalu mendekati Sarah dari samping.


Tentu Sarah tak menyadarinya karena sibuk berperang dengan pikirannya, Saat Sarah menoleh ke belakang Sarah di buat terkejut oleh kehadiran Juna yang sudah begitu dekat dengannya.


Reflek Sarah memundurkan tubuhnya saat menyadari Juna begitu dekat dengannya naasnya malah Sarah tergelincir saat menginjak sebuah batu di belakangnya.


Haaap.....


Sebelum tubuh Sarah mencium tanah , tangan Juna lebih dulu menangkapnya, dan posisinya mendekap pinggang Sarah membuat Wajahnya keduanya berjarak beberapa senti saja.


Sarah menelan Saliva nya dengan Kasar. sungguh pemandangan di depannya begitu indah, Sarah begitu menikmati wajah tampan milik Juna.


Lain halnya yang dirasakan oleh Juna, seakan Jantungnya berpacu tak biasanya, merasakan getaran getaran aneh di hatinya.


"Apa ini?, kenapa aneh sekali rasanya" Batin Juna tak mengerti.

__ADS_1


"Ya ampun, Saat ini rasanya ingin pingsan saja, Aku sudah tak sanggup bisakah aku lambaikan pada kamera saja" Batin Sarah bergejolak


"Ya Allah, apa yang harus aku lakukan agar terlepas dari posisi ini" Batin Sarah gelisah.


Seakan dijawab doa Sarah, tiba tiba ponselnya berbunyi.


KRING....


KRING....


Juna tersadar, kemudian dengan perlahan melepaskan dekapan pinggang Sarah secara perlahan lahan.


."Maafkan Mas Sarah" Ungkap Juna tak enak hati.


"Tidak Mas, harusnya Sarah yang berterima kasih, karena Sudah menolong Sarah, kalau tidak Sarah sudah jatuh ketanah" Kata Sarah tulus.


Juna hanya tersenyum mendengarnya.


Halo, kau sudah pulang Sarah


Kata seorang di seberang telpon saat sarah sudah menjawabnya.


Sudah Maya, nanti aku WA yah, masih ada mas juna di sini


jawab Sarah yang sedikit berbisik kemudian melirik pria tampan di belakangnya.


Baiklah, jangan lupa kabari aku ya.


Iya Maya, dah dulu ya


Tentu saja yang menelponnya adalah Maya, Maya sedari tadi memikirkan Sarah lalu memutuskan untuk menelponnya.

__ADS_1


Hem, Assalamualaikum


Walaikumsallam


Sarah mengakhiri panggilannya, Lalu kembali menghampiri Juna yang tengah menunggu dirinya.


"Maaf ya mas" kata Sarah sungkan.


"Tidak apa - apa, Ya sudah kalau begitu Mas pulang saja" Pamitnya pada Sarah.


Sarah hanya mengangguk tanda setuju.


"Istirahatlah" Ucapnya sambil mengusap kepala Sarah dengan lembut.


Sarah menghangat atas perlakuan Juna tadi.


"i-iya m-as" Jawab Sarah salah tingkah.


Juna hanya tersenyum menanggapinya, lalu Juna bergegas masuk kedalam mobil, setelah masuk Juna menurunkan kaca mobilnya untuk melihat Sarah, setelah itu terlihat Juna melambaikan tangganya kepada Sarah.


Sarah Juga membalas melambaikan tangganya kepada Juna.


Perlahan mobil Juna bergerak menjauhi meninggalkan Sarah, saat mobil Juna sudah tak terlihat lagi, dengan cepat Sarah merogoh ponselnya kedalam kocek celananya.


Dan, Langsung menghubungi Sahabatnya itu.


Halo May, jemput Aku ya


Kata Sarah begitu panggilannya di jawab, dan langsung mengakhiri panggilannya.


Sarah yang sudah berada di depan mesnya saat itu memutuskan untuk menginap di rumah bibik Sumira, bibiknya Maya, Sarah ingin menceritakan hal ini kepada Sahabatnya itu.

__ADS_1


Bersambung......


__ADS_2