Apa Salah Ku

Apa Salah Ku
BAB 63. Nyaman


__ADS_3

Kini keduanya berada di dalam mobil....


" Terus kita kemana lagi? " Tanya Sarah membuka percakapan mereka.


Juna melirik jam miliknya yang ada di tangannya, " baru pukul setengah sembilan malam ". ucapnya lirih namun bisa di dengar oleh Sarah


" Apakah kamu ingin pulang? " tanya juna bukannya menjawab malah melontarkan pertanyaan kepada Sarah.


Sarah berfikir sejenak dan hanya terdiam berusaha berfikir keras. sebenarnya dirinya tak ingin cepat cepat pulang, Karena akan kembali binggung saat sampai di messnya.


" Kamu suka pasar Malam " Akhirnya Juna memberikannya solusi pada Sarah yang kebingungan.


" suka " jawabnya singkat.


" baiklah, kita mampir kesana dulu ya " Ucap Juna


Sarah berbinar mendengar perkataan Juna.


" Kamu serius mas " Tanya Sarah senang.


" Iya "


Kemudian Sarah tersenyum ke arah juna, sangat manis


Deg

__ADS_1


Deg


Tiba - tiba Saja Jantung Juna berdetak tak karuan saat Sarah memberikannya senyuman yang paling manis untuk dirinya. kemudian Juna mengalihkan pandangannya ke arah lain.


****


Tak berapa lama sampai lah mereka di pasar malam yang berlokasi di jalan XX.


Tampak dari luar tempat parkiran khusus mobil sangat lah penuh, dan tidak ada tempat bagi juna untuk memarkirkan mobilnya kearea parkiran.


Juna hanya menepikan mobilnya di pinggir jalan dan terlihat sebagian mobil juga tampak berjejer di pinggir jalan tersebut.


Setelah selesai memarkirkan mobilnya kini keduanya turun dari sana dan melangkah masuk ke dalam pasar malam.


" wah " Ucap Sarah takjub dan menutup mulutnya melihat di sekeliling nya yang di penuhi permainan dan aneka jajanan yang berjejer di sana.


" Apa kamu senang? " Tanya Juna.


" Sangat senang mas " Kata Sarah kegirangan.


Kemudian Sarah berlari kedepan meninggalkan juna di belakangnya. tanpa memperdulikan kehadiran Juna di sana Sarah merentangkan kedua tangannya dan memutari tubuhnya menari nari di tempatnya, sementara itu juna yang sibuk memperhatikan tingkah Sarah ikut tersenyum melihatnya, wanita ini suka sekali melakukan aksinya dengan bar bar di hadapannya tanpa rasa malu atau canggung, Sarah begitu unik di matanya, mungkin wanita lain pasti akan menjaga image nya di depannya dan akan terlihat malu malu di depannya tapi berbeda dengan wanita yang dihadapannya, malah senang melakukan aksinya dengan bar bar tanpa rasa malu, Juna bukannya merasa ilfil justru membuatnya semakin tertarik lebih ingin mengena sosok Sarah lebih dalam lagi yang membuat dirinya semakin penasaran dan merasa nyaman di dekatnya.


Tanpa diketahui Sarah, Juna menghampirinya dan membuat Sarah gugup seketika.


" Asyik bener ya, sampai aku di lupain " Ucap Juna manyun seolah merajuk.

__ADS_1


Sarah yang terkejut dan ketika berhenti dengan aksinya justru Sarah tak bisa menyeimbangkan tubuhnya, Ia oleng, Sebelum tubuhnya menyentuh ke tanah, Sarah lebih dulu memejamkan matanya.


Dan.........


Happp


Seketika Sarah tidak merasakan apa apa pada tubuhnya perlahan matanya terbuka dan membuatnya semakin terkejut dan tak karuan, bagaimana tidak Tubuh Juna begitu dekat padannya, tangga kekarnya yang kuat telah menahan tubuh Sarah sehingga membuat Sarah tidak terjatuh, menyentuh tanah, keduanya kembali beradu pandang, tatapan mereka bertemu, Sarah seolah tak bisa bergerak dari sana, mata Juna bermata coklat itu tengah menatap bola mata Sarah begitu lekat, Sarah terhipnotis dengan ketampanan pria di hadapannya, keduanya saling terdiam dengan pikirannya masing masing.


jangan di tanya bagaimana perasaan keduanya, detak jantung mereka seolah ingin keluar dari tempatnya, berpacu kencang tak beraturan, sungguh jika keduanya saling menempel satu sama lain, pastilah akan mendengar bunyi detak jantung yang melaju tak beraturan.


" Cium "


" Cium "


" Cium "


Terdengar beberapa teriakan dari pengunjung pasar malam itu, sontak membuat mereka tersada dan malu.....


akhirnya Juna melepaskan tubuh Sarah dari tubuhnya, Pipi Sarah bersemu merona di sana, Dan Juna menjadi Salah tingkah.


" Maaf " Ucap Juna santai.


" Huuuuuuu " teriakan para pengunjung yang kecewa karena Juna tidak mencium Sarah, kemudian mereka pergi meninggalkan keduanya di sana.


Sarah maupun Juna menjadi canggung satu sama lain...

__ADS_1


" Mas kita pulang saja ya " Ajak Sarah tiba - tiba.


Bersambung......


__ADS_2