
sampai di mes....
Sarah merebahkan tubuhnya di atas Kasur, Sarah tak menyangka kepergian nya menempuh Rumah maya sangatlah melelahkan tubuhnya, Ya, mungkin Saja efek terlalu banyak duduk di tambah lagi ia harus turun berjalan kaki melewati persimpangan yang tidak jauh dari rumah maya, kira kira sekitar 600 meter jarak dari rumahnya. membuatnya merasa letih sekaligus mengantuk.
Sarah melirik di jam tangganya, ternyata jam sudah menunjukkan pukul 10 malam, pantas saja rasa kantuk mulai menyerang matanya dan menguap beberapa kali, Sarah membuka jam tangganya dan meletakkan di atas nakas di samping tempat tidurnya, dan lekas ke kamar mandi untuk mencuci wajahnya, tangganya serta mencuci kakinya, setelah selesai ia kembali mendaratkan tubuhnya ke atas kasur lalu tidur, dalam hitungan detik Sarahpun tertidur pulas malam itu.
********
Tak terasa sudah 2 bulan penuh Sarah bekerja di sana, Sarah tak lagi kesepian, tak lagi merasa kesedihan, Di sana Sarah merasa di hargai oleh teman temanya dan memiliki percaya diri terhadap dirinya sendiri setelah semua yang Sarah lewati dan bisa melupakan semuanya. Sarah bahkan sudah menemukan kebahagiaanya sendiri di sana.
*******
"Cie cie, yang baru gajian untuk kedua kalinya, Traktir dong" Goda maya saat sampai di mes Sarah
"Hahaha, Kamu ni bisa aja may" Gelak Sarah
__ADS_1
"Oke, Aku traktir kamu makan, gimana may" sambung Sarah semangat.
"Seriusan ni, Aku cuman bercanda lo Sar" Jawabnya tak enak hati padahal cuma ingin menggoda Sarah, eh malah di tanggapi beneran lagi sama sarah, padahal sebulan yang lalu waktu gajian pertama Sarah, Maya juga di traktir makan olehnya.
"Tidak apa apa may, itung itung berbagi rezeki sama teman sendiri kan gak ada salahnya" Ucapnya Tulus kepada maya
"Aku jadi malu, d traktir terus sama kamu sar"
"Loh, kamu tu ya, kayak baru kenal Aku sehari aja, Udah ah gak apa apa, lagian kita bisa gantian kan, hari ini aku, besok kamu yang traktir aku, Oke"
"Bulan depan, Biar Aku yang traktir ya" Ucapnya lagi
"Siap bossss" jawab Sarah sambil memperagakan hormat di depan maya, Maya menatap Sarah senyum tak lama kemudian..
"HAHAHAHAHA" terdengar gelak tawa mereka berdua di dalam mes Sarah, begitulah terjalinnya hubungan persahabatan antara Sarah dan maya, mereka berdua selalu saling support satu sama lain, mereka berdua selalu bersama sama maupun di saat susah maupun di saat senang,
__ADS_1
Sarah juga tak akan lupa untuk menyisihkan sebagian dari gajinya untuk ia tabung, Lalu sisanya buat keperluanya sehari hari.
Siang itu...
terik mataharinya di siang bolong yang begitu panas dan menyengat menembus ke dalam kulit Sarah dan maya membuat mereka sangat gerah dan kepanasan saat mengendarai motor milik maya. waktu itu Sarah yang boncengin maya. Panasnya seakan membakar mereka.
"May, kita cari Minum dulu yok, Aku haus ni" Ajak Sarah
"Iya udah Sar, Ayo, Aku juga Haus, Gila ya Panasnya" Sambung Maya sependapat dengannya
"Oke, Lets go" Sarah menancapkan gasnya melewati jalanan di siang hari yang terlihat agak sepi, jadi memudahkan mereka untuk melaju tanpa harus bersaing dengan kendaraan lainnya,
mereka tak sengaja melihat penjual cendol di pinggir jalan dan berhenti di sana untuk minum menghilangkan dahaga kerongkongan yang sedari tadi kering.
Bersambung.......
__ADS_1