
Sarah memasuki cafe itu, setelah masuk Sarah mengedarkan pandangannya ke semua penjuru ruang di sana, Sarah sudah sampai di depan meja kasir, pegawai yang melihat Sarah berdiri di depan mejanya segera bertanya
"Maaf nona, ada yang bisa kami bantu?" Tanyanya sopan
"Oh ini, em tadi Saya lihat di depan ada tulisan lowongan kerja, apa benar cafe ini sedang membutuhkan karyawan?" tanyaku balik dengan hati hati.
"Iya betul, apakah nona ingin melamar dan bekerja disini?
"Iya nona, saya ingin bekerja disini" ucapku tersenyum.
"Sebentar mbak, saya telpon manager saya dulu ya". jawabnya ramah
"Oh, iya silahkan saja". sahutku cepat mempersilahkannya.
Tak berapa lama pegawai itu telah selesai menelpon managernya dan menutup teleponnya. kemudian berkata
"Ayo nona, mari ikut saya" Perintah pegawai itu kepadaku, Aku lekas membuntutinya dari belakang, tak berapa lama kami sampailah di lantai dua tepatnya di depan ruangan yang entah ruangan apa itu, yang jelas sepertinya ruangan manager di cafe itu.
"Ayo, silahkan masuk, manager kami sudah menunggu di dalam" Ucapnya sopan dan ramah
"eh I iyaa" jawabku sedikit gugup
__ADS_1
"di bawa santai aja nona, ya sudah saya permisi dulu ya" Ucapnya sambil berlalu meninggalkan aku sendirian di depan pintu itu. setelah lama menatap pintu ruangan itu, aku mulai mengetuk pintu yang ada di hadapanku.
"Masuk!" ku dengar Sahutannya dari dalam ruangannya,
Tiba tiba saja Aku merasa gugup untuk masuk kedalam, Ku aturkan nafasku yang sedikit sesak ku tarik dalam dalam lalu ku hembuskan secara perlahan. setelah cukup Aku mulai memegang ganggang pintu itu dan mendorongnya kebelakang seketika pintu terbuka. Aku mematung menatap perempuan yang ada di hadapanku
Terlihat seorang wanita kira kira berumur 30 tahunan, tubuhnya gemuk dengan rambut sebahunya, kulit putih wajahnya yang masih terlihat cantik di usianya yang segitu.
"Silahkan masuk nona". Ucapnya mempersilahkanku, seketika itu lamunanku buyar di buatnya.
"Eh, I- iya" ucapku kikuk kepadanya, dan melangkah masuk ke dalam setelah sampai di dalam aku di persilahkan duduk
"Silahkan duduk nona". Ucapnya lagi dengan ramah sambil tersenyum lalu aku duduk di hadapannya.
"Saya Sarah buk". Sahutku sambil menjabat tanganya di atas meja
Setelah mengajukan banyak pertanyaan kepadaku, Akhirnya Aku di terima oleh manager itu.
"Kapan saya bisa bekerja buk" Tanyaku kepadanya dengan antusias.
"Besok kamu sudah bisa bekerja, hari ini kamu bisa istirahat dulu, dan anggota saya akan mempersiapkan kamar tempat tinggal untukmu disini". jelasnya panjang lebar kepadaku,
__ADS_1
"Sebentar ya" katanya sambil menekan nomor seseorang dan menghubunginya. selang berapa detik teleponnya di angkat
"ya buk sonia" jawab seseorang di seberang sana
"pak mamat, kamu keruangan saya ya," Perintah buk sonia kepada seseorang yang bernama pak mamat itu. Setelah mendapatkan jawaban dari pak mamat, dan mengakhiri panggilannya, dan beralih menatapku, dan berkata
"Baiklah Sarah, semoga kamu betah bekerja disini ya," katanya kemudian
"Iya buk sonia," sahut ku cepat dengan senyum terbaikku kepadanya
Tak berapa lama datanglah seorang laki laki kira kira umur 40 tahun, bisa ku tebak laki laki itu pasti pak mamat dan benar saja tebakanku tepat.
.
.
.
Bersambung....
Jangan lupa setelah membaca tinggalkan dukungan kalian buat Author ya
__ADS_1
LIKE, KOMEN, LOVE Serta VOTE kalian buat Author, tanpa kalian Author bukan apa apa,
semangat , terima kasihh