
Saat Maya hendak mengantarkan Sarah pulang ketempat mes nya , Maya di kejutkan mendapati ban belakangnya kempes, setelah di cek ternyata ban nya bocor.
"Ya elah, pakai bocor segala lagi" Keluh maya sambil menendang ban belakangnya, lalu berdiri dari jongkoknya.
"Kenapa may" Sahut Sarah yang baru datang menghampiri maya di samping rumahnya, dengan menenteng kantong kresek berwarna hitam
"Tau nih, ban pakai acara bocor segala, gimana mau nganterin kamu sar" Ucap Maya tak enak hati.
"Ya udah gak apa apa May, Aku bisa naik taksi" kata Sarah santai.
Kemudian Maya melihat jam di tangganya ,jam sudah menunjukkan pukul 22.30 malam, akan sangat sulit mendapatkan taksi pada jam segini pikir Maya waktu itu, Maya terlihat jelas tak enak hati pada Sarah.
Akhirnya Maya menyarankan Sarah untuk menginap di rumah bibiknya, Namun Sarah menolaknya.
"Kamu yakin gak nginap aja di sini Sar" kata Maya tak setuju dengan Sarah yang ingin pulang malam itu juga.
__ADS_1
" Ini udah setengah sebelas malam lo sar?, Aku khawatir Taksi gak ada lewat di sini" Ucap maya lagi khawatir melihat Sarah harus pulang sendirian,
"Udah, jangan khawatirkan Aku May, Aku ngak enak ngerepotin kalian semua di sini" Sambung Sarah.
"Ya elah Sar, kayak sama siapa aja kamu nih, Udah nginap di sini aja yah" Ucap Maya sekali lagi meyakinkan Sarah.
" ngak apa apa May, Aku pulang aja, pasti dapet kok Taksinya, Oke" Sambung Sarah meyakinkan Maya.
"Ya udah, tapi hati hati ya, kalo ada Apa apa jangan lupa kabari langsung" Maya Akhirnya merelakan Sarah pulang sendirian meskipun dengan berat hati.
"iya, siap bos" sambung Sarah.
Saat Sarah sudah menghilang dari pandangan Maya, barulah Maya masuk kedalam Rumah sedetik kemudian ia menutup pintu utamanya.
********************
__ADS_1
Sudah 1 jam lebih Sarah berjalan, kadang duduk sebentar di atas trotoar, tak sampai 2 menit lalu Sarah berdiri lagi, kemudian duduk lagi, hanya itulah yang dilakukan Sarah saat itu di jalan yang sepi, tidak ada tampak taksi akan lewat di sana.
Sarah melihat jam yang ada di handphone nya , sudah jam sebelas lewat, cuaca yang dingin di malam hari semakin masuk ke dalam pori pori nya, Sarah merasa takut sendirian di sana, Ah kini dia menyesal tidak menurut dengan perkataan Maya Tadi supaya menginap di sini, Namun Sarah malah menolaknya.
Tentu saja Sarah menolaknya, ia begitu sungkan pada bibi dan Paman Maya, meskipun mereka tidak keberatan, jelas Sarah merasa tak enak hati pada mereka Semua.
Saat ia berdiri, dari ujung jalan terlihat sinar lampu mobil dari jarak yang cukup jauh, tapi Sarah bisa melihatnya dengan jelas.
saat Mobil sudah hampir dekat dengannya, Sarah melambai lambaikan tangganya ke arah mobil tersebut, dan ia berhasil, mobil berhenti tepat di depannya.
Setelah Sarah mengamati mobil itu, dia baru menyadarinya bahwa itu bukanlah mobil taksi. bagaimana jika dia salah menghentikan mobil itu, atau di dalamnya orang jahat, pikir Sarah, rasa takutnya semakin menyelimuti hatinya, Sarah masih saja termenung dengan pikirannya.
pintu mobil terbuka, turunlah seorang pria dan menghampiri Sarah, tentu Saja Sarah belum Sadar. Karena sibuk berperang dengan pikirannya.
Bersambung....
__ADS_1
Hai reader's ...
Author mau nanya nih, Kalian udah jalan kemana aja nih, selama tahun baru 😁😁