Aulia Bilqis

Aulia Bilqis
Rani mencari tempat tinggal baru


__ADS_3

Rani berjalan pelan sambil menggeret koper yang ia bawa . Dia berjalan sambil menunggu ojol yang sudah ia pesan . Tak lama kemudian ojol yang ia pesan tiba .


" Maaf apa ini dengan Bu Rani ?" tanya pemilik ojol itu .


" Iya mas ....saya Rani ."


" Jadi ke alamat*** mbak ?"


" Iya mas ."


" Kalau begitu silahkan naik !"


" Terimakasih."


Rani mencari kontrakan yang tidak jauh dari kantornya. Dia bisa saja membeli apartemen ataupun rumah , tetapi dia tidak ingin tinggal lama di tempat yang sama dengan mantan suaminya. Setelah menyelesaikan proyeknya dia akan keluar dari perusahaan.


Rani turun dari ojol di daerah yang ternyata dekat dengan kontrakan Aulia . Dia berjalan sambil mencari kontrakan yang kosong . Dia bertemu dengan Arini yang baru pulang dari tempatnya bekerja.


" Ada yang bisa saya bantu mbak ?" tanya Arini setelah berdiri di samping Rani . Mendengar ucapan Arini , Rani menghentikan langkahnya. Dia menatap Arini dari atas kebawah membuat Arini kurang nyaman .


" Maaf kalau mengganggu perjalanan mbak. Tadi saya melihat mbak yang sepertinya sedang kesulitan mencari sesuatu . Mungkin mbak sedang mencari alamat saudara , karena saya belum pernah melihat mbak . Kebetulan saya tinggal di daerah sini . Sedikit banyak hafal lah sedikit-sedikit warga sini ."


" Maaf , apa disekitar sini ada kontrakan yang kosong ya mbak?"


" Kebetulan orang tua saya memiliki kontrakan mbak . Apa mbak mau melihatnya?"


" Boleh!" jawab Rani dengan mata berbinar.

__ADS_1


" Mari ...ikut saya !"


" Oke !"


Arini mengajak Rani ke rumah yang berjarak dua rumah dari rumah Aulia . Rumahnya hampir sama dengan milik Rani , hanya warna catnya yang berbeda .


" Bagaimana mbak ... apa suka ?'"


" Lumayan lah .... dekat dengan kantor lagi ."


" Jadi mbak bekerja di perusahaan*****."


" Benar ."


" Di sini banyak loh mbak yang bekerja disana . Salah satunya Aulia , dia baru datang kemarin ."


" Itu rumahnya," tunjuk Arin pada rumah Aulia .


" Terimakasih... kalau begitu saya ambil rumah ini , mbak !"


" Oke ... mau langsung ditinggali ?'


" Tentu saja mbak ."


" Silahkan kalau begitu , sekarang saya tinggal dulu ya mbak ."


" Oke !!!"

__ADS_1


Setelah Arini pergi , Rani membawa kopernya masuk ke dalam kamar . Untung semuanya masih bersih , jadi dia tidak perlu membersihkannya lagi . Dia merebahkan tubuhnya yang lelah diatas ranjang . Tak lama kemudian dia sudah tertidur.


Sedangkan Toni kini bingung mencari keberadaan Rani . Sebenarnya tadi dia ingin langsung menyusul wanita yang kini sudah menjadi mantan istrinya itu . Tetapi ibunya menghalangi, begitupun dengan istri barunya.


Sekarang dia bingung .... mau kemana mencari mantan istrinya itu . Apalagi semua kartu yang ia berikan ditinggal begitu saja . Dia juga sadar bahwa Rani tinggal di Jogja karena ikut dengannya .


Toni sampai lupa bahwa sang mantan istri masih bekerja di perusahaannya. Iya .... Rani bekerja sebagai designer di perusahaan miliknya . Dia menemani Toni dari bawah . Keahlian Rani dalam merancang busana membuat perusahaan Toni berkembang dengan cepat .


Setelah mencari cukup lama dan tidak berhasil , Toni kembali ke rumahnya. Dia juga sudah pergi ke perusahaan dan Rani tidak ada . Toni pulang pulang disambut dengan masam oleh istrinya.


" Dari mana saja mas ?"


" Kamu belum tidur ?"


" Jangan menjawab pertanyaan dengan pertanyaan mas !" ucap dara sang istri.


" Kamu sudah tahu jawabannya kan ?"


" Kenapa mas masih mencarinya ? Ingat mas ... sekarang akulah istri mas !"


" Sudahlah Dar , aku tidak ingin bertengkar. Ingat kondisi kandungan mu !"


" Mas lah yang membuat kita jadi bertengkar."


Tanpa mau berdebat dengan sang istri , Toni meninggalkan istrinya begitu saja di ruang tamu . Dia berjalan dengan lemas kedalam kamarnya. Setelah itu melepas semua bajunya dan memasuki kamar mandi . Dia merendam tubuhnya dalam air yang ada di bath tub.


Dara yang ditinggal begitu saja di ruang tamu merasa geram . Dia menyalahkan semuanya pada Rani yang tidak bersalah .

__ADS_1


" Dasar sial !"


__ADS_2