Aulia Bilqis

Aulia Bilqis
Hari pertama


__ADS_3

Setelah melakukan perjalanan selama enam belas jam lebih , akhirnya Aulia tiba di Paris . Kemudian dia langsung menuju apartemen milik Alvian.


Alvian berangkat bersama dengan Alvian. Sedangkan kedua orangtuanya berangkat lebih dulu . Ternyata tempat Aulia bekerja berbeda kota dari orang tuanya.


Perusahaan milik Alvian berada di tengah kota Paris . Meskipun tergolong perusahaan baru , tetapi perusahaan itu sudah mampu mengikuti ajang bergengsi seperti Paris fashion week.


Kini Alvian dan juga Aulia sudah berada di depan pintu apartemen. Alvian menekan kode pintu sebelum memasukinya.


" Masuklah... maaf jika keadaannya masih kotor. Maklum ditinggal lebih dari seminggu."


" Terimakasih kak ."


Aulia memasuki apartment dengan takjub . Bagaimana tidak ... Apartment itu sungguh mewah. Tempatnya pun luas .


Di dalam apartment itu ada tiga kamar , satu dapur , ruang tengah dan ruang tamu . Untuk kamar mandi sudah ada di dalam kamar masing masing-masing.


" Kamu aku yang di depan . Kamu tinggal pilih yang di ujung apa yang di tengah terserah," ucap Alvian memberi tahu ."


" Aul pilih yang diujung saja ."


" Memangnya kalau yang tengah kenapa ?"


" Ya nggak kenapa-napa."


" Kirain takut sama aku ."


" Nggak lah kak . kalau Aul takut ma nggak mungkin ikut kakak ke sini ."


" Kalau begitu kak Al mau ke kamar dulu . Capek nih ."


" Aul juga ."


" Oke ."


Setelah itu keduanya masuk kedalam kamar masing-masing. Aulia meletakkan koper miliknya di pojok ruang . Kemudian dia masuk kedalam kamar mandi . Sudah dari tadi dia menahan untuk tidak buang air kecil .

__ADS_1


Aulia mengganti pakaiannya dengan yang lebih santai . Kemudian naik ke atas ranjangnya dan tidur .


Tidak tahu berapa lama Aulia tidur . Dia bangun saat pintu kamarnya di ketuk dari luar .


Tok tok tok


" Bangun dulu Aul !"


" Iya sebentar."


Aulia merapikan dengan malas bangun dari tidurnya. Kemudian merapikan baju yang ia pakai sebelum membuka pintu kamarnya.


" Ada apa sih kak ... Aul masih ngantuk nih ," ucap Aulia dengan mata yang hampir terpejam ."


Melihat penampilan Aulia membuat Alvian tertawa .


" Bukanya jawab kok malah tertawa ."


" Kamu lucu sih ."


" Memangnya Aul badut apa ."


" Aul cuci muka dulu ya ."


" Iya ... kakak tunggu di depan ."


" Siap bos ."


Karena gemas Alvian mengacak rambut Aulia yang memang sudah berantakan.


" Kak Al nih !"


" Sorry... habisnya kakak gemas ," jawab Alvian santai .


Mendengar jawabannya membuat bibir tipis Aulia mengerucut. Tanpa buang-buang waktu lagi Aulia meninggalkan Alvian ke kamar mandi . Dia mencuci mukanya sampai bersih .

__ADS_1


Sebelum keluar dari kamar Aulia juga masih sempat menyisir rambutnya yang berantakan.


" Kak Al beli apa ?" tanya Aulia begitu duduk di depan Alvian .


" croissant, quiche dan macaron ."


" Kakak keluar?"


" Nggak lah . Kakak pesan lewat hp . Kebetulan di lantai bawah ada yang menjual ini . Tenang ... semua halal kok ."


" Kok kak Al bisa tahu ."


" Kebetulan yang jual seorang muslim dari Indonesia."


" Wow... kok nggak jual makanan Indonesia saja?"


" Katanya sih dia nggak bisa masak makanan Indonesia."


" Pantesan."


" Dimakan dong , jangan dilihatin doang ."


Aulia mengambil satu macaron dan memakannya. Begitu makanan itu ia kunyah sensasinya membuat orang meleleh .


" Enak banget kak . Renyah diluar , manis , kenyal ."


" Baru pertama kali ini makan macaron ?"


" Ya iya lah kak. Ke Paris aja baru sekali ini ," jawab Aulia dengan mengunyah makanannya.


" Nanti kakak akan ajak kamu jalan-jalan saat ada waktu senggang."


" Beneran nih yah ?"


" Iya ."

__ADS_1


Malam itu Alvian menghabiskan waktunya dengan bercerita sebelum kembali ke kamarnya masing-masing.


Terimakasih masih setia menunggu cerita ini 🙏🙏😘


__ADS_2