
Ternyata Andre benar-benar menepati ucapannya. Dia membawa barang-barangnya untuk tinggal di apartemen milik Alvian.
Hanya saja Aulia belum bisa membantu Maureen. Sebab kegiatan mereka sangat padat . Festival fashion show makin dekat .
Hari-hari ketiga orang itu selalu lembur . Sehingga masalah Maureen tidak bisa segera ditindaklanjuti . Untung Maureen pengertian . Bahkan arwah penasaran itu menjadi teman Aulia seperti Nadia .
Dia tidak mengganggu Andre lagi . Maureen sudah sadar bahwasanya dia dan Andre tidak pernah bisa bersatu. Hubungan Andre dengan kekasihnya juga sudah membaik .
Hari yang ditunggu-tunggu pun tiba . Alvian sudah siap untuk menerima semua tamu yang ia undang di acara itu . Bahkan semua anggota keluarganya datang ke acara itu.
Acara pun di mulai . Semua model mulai menunjukkan aksinya. Mereka memakai gaun yang dibuat oleh designer perusahaan. Satu persatu tampil diatas panggung.
Alvian sangat puas dengan hasilnya. Acara yang sudah disusun berjalan dengan meriah. Banyak investor yang menanamkan saham serta banyak pihak yang ingin menjadi pelanggannya.
" Alhamdulillah... selamat sayang ," ucap mama Arthur saat acara selesai.
" Terimakasih ma ... terimakasih kalian sudah hadir untuk mendukung Al . "
" Kami bangga padamu ."
Satu persatu memberi selamat pada Alvian . Rani mendekati Aulia yang berdiri disamping Tomi dan Andre .
" Bagaimana kabarnya A ," sapanya .
" Alhamdulillah baik kak . Kakak sendiri bagaimana?"
" Alhamdulillah... kakak juga baik . Waduh ...kakak lihat sekarang kamu punya bodyguard nih ."
" Ha ?"
" Tomi sama Andre dari tadi tidak jauh dari kamu ."
" Oh ... bagus dong kak . Ada yang menjaga Aul ."
__ADS_1
" Bagaimana dengan adik kakak ?"
" Maksudnya?"
Aulia bingung dengan ucapan Rani yang terdengar ambigu. Tetapi tidak dengan dua pemuda yang sedari tadi bersamanya. Keduanya sangat mengerti dengan ucapan kakak atasannya itu .
" Astaghfirullah... Capek deh !"
Rani tidak menyangka jika Aulia tidak faham dengan ucapannya. Dia menepuk keningnya tanda gemas .
" Kalau capek ya istirahat dong kak ," ucap Aulia polos .
" Kakak baru datang langsung kemari kan . Lumayan capek sih kalau begitu ," cerocos Aulia .
" Kami sudah makan belum?" tanya Rani .
" Belum .... kakak mau makan sekalian ?"
" Boleh ... yuk , semoga saja masih ada ."
Kedua perempuan itu berjalan ke bagian prasmanan. Ternyata masih banyak makanan yang tersedia.
Namun saat Aulia hendak mengambil makanan, Maureen datang menghampirinya. Penampilannya seperti pertama kali Aulia melihatnya.
" Ada apa A ?" tanya Rani saat melihat Aulia memandang satu titik tanpa berkedip .
" Aul pergi dulu ya kak ," pamit Aulia seakan mengerti tujuan Maureen menghampirinya.
" Eh ... ikut dong ," pekik Rani mengikuti langkah Aulia.
Maureen membawa Aulia ke tempat yang agak sepi . Aulia tanpa rasa takut mengikuti langkahnya. Rani meskipun agak takut namun tetap mengikuti Aulia dari belakang.
" Ada apa ?" tanya Aulia .
" Dia ada disini ," ucap Maureen dengan muka memerah menahan amarah . Padahal biasanya hantu itu berwajah pucat pasi .
__ADS_1
" Dimana ?"
" Ikuti aku . Sepertinya dia hendak mencari mangsa lagi ."
" Oke ... tunggu sebentar. Aku harus meminta bantuan kak Al sama Andre dahulu .
Tanpa menunggu persetujuan Maureen, Aulia menelpon Alvian . Rani bagaikan patung . Dia hanya melihat tingkah aneh Aulia tanpa berniat untuk bertanya . Dia yakin ada makhluk lain bersama mereka .
Barulah setelah Aulia selesai menelpon , Rani bertanya apa yang sedang terjadi .
" Ada apa A ?"
Aulia langsung mengambil tangan Rani untuk digenggam. Seketika Rani bisa melihat penampakan Maureen yang mengerikan. Sama seperti saat Aulia bertemu pertama kali .
Mulut Rani menganga melihatnya. Tatapannya beradu dengan tatapan Maureen.
" Kenalkan... dia Maureen."
" H ... hai ," sapa Rani dengan gugup .
" Halo ..."
Tak tak tak
Suara langkah kaki Alvian serta Andre yang mendekat terdengar oleh mereka. Dapat terlihat dengan jelas kecemasan di wajah mereka berdua .
" Ada apa ?" tanya Alvian saat tiba dihadapan Aulia .
" Maureen ingin menunjukkan sesuatu pada kita ."
" Dimana dia."
" Itu ," tunjuk Rani yang memang belum melepaskan pegangan Aulia. Jadi dia masih bisa melihat sosok itu .
" Sudahlah... kalian tidak akan bisa melihatnya. Sekarang aku akan mengikutinya jadi kalian bisa mengikuti ku."
__ADS_1
" Oke !"