
Aulia mengantar Arini ker rumah Bu Aisyah. Dia kesana sekaligus berpamitan untuk pulang ke Jakarta . Rani dan saudaranya tidak ikut . Mereka menunggu di dalam taksi .
" Jadi kamu ingin kembali ke Jakarta?" tanya Bu Aisya sambil memandang Aulia dengan tersenyum. Di samping Aulia , Arini diam menunduk . Dia kenal wanita di depannya. Seorang ustadzah yang sering berdakwah di daerahnya.
" Benar Bu ," jawab Aulia dengan sopan .
" Kalau begitu ... ibu akan memberi alamat saudara ibu yang ada di sana . Beliau bisa membantumu jika ada kesulitan."
" Terimakasih Bu . Tapi maaf saya tidak bisa lama , sebab saya takut terlambat sampai di bandara ," kata Aulia tidak enak hati .
" Untuk mbak Arini bagaimana?"
" Arini disini dulu Bu . Betul kan Ar ?"
" Iya Bu ."
" Baiklah kalau begitu . Hati-hati diperjalanan. Jika ada sesuatu kamu bisa menghubungi ibu atau saudara ibu . Insyaalloh selama ibu bisa membantu akan ibu bantu . "
" Sekali lagi terimakasih Bu ."
" Ya ."
" Kalau begitu saya permisi dulu ."
" Silahkan!"
Setelah itu Aulia keluar dari rumah Bu Aisyah. Dia berjalan kearah taksi yang sudah di pesan oleh Rani . Dia akan satu mobil dengan Rani . Karena kalau mereka berada dalam satu mobil maka tidak akan muat .
" Bagaimana tadi ?" tanya Rani penasaran.
" Alhamdulillah... lancar ."
" Memangnya kamu sudah kenal lama sama Bu Aisyah?"
" Baru dua kali ini berinteraksi kak . Pertama ya saat di masjid kemarin ."
Di mobil lain Alvian menanyakan apa saja kepada Bramasta.
__ADS_1
" Kak Bram sepertinya dekat sama mahasiswa itu ."
" Gimana tidak deket ... kakak yang sering memberi dia hukuman ."
" Dihukum?" Alvian menatap Bram dengan banyak pertanyaan di dalam benaknya.
" Perlu kamu ketahui ... Aulia terkenal dengan putri bar-bar."
" Putri bar-bar? kok bisa ?"
" Ya bisa lah , kan tingkahnya memang kelewat bar-bar."
" Tetapi kak Bram kayaknya sayang sama tuh bocah ?"
" Kak Bram cuma kasian sama dia . Perlu kamu ketahui ... dia koma hampir dua bulan . "
" Kenapa?"
" Kecelakaan ."
" Kok bisa ?"
Perjalanan mereka untuk sampai ke bandara hanya perlu waktu empat puluh menit . Masi ada waktu sebelum penerbangan. Bram mengajak yang lain untuk sarapan terlebih dahulu .
" Akhirnya perut Aul terisi juga ," kata Aulia begitu makanan yang ia pesan sudah ada di depannya.
" Kamu lapar ?"
" Banget !"
" Bukan cuma kamu A ... kita bertiga juga lapar," kata Rani .
" Kukira tadi kakak sudah makan ."
" Makan angin ... kak Al diajak makan makan kagak mau katanya nunggu kamu sekalian ."
Mendengar ucapan Rani membuat Aulia mu tidak mau menatap Alvian yang kini mukanya sudah memerah . Di tatap seperti itu membuat Alvian gugup meskipun dia masih menyamarkan dengan wajah datarnya.
__ADS_1
" Terimakasih kak Al ... kakak emang the best . Jadi Aul akan membagi sedikit makanan kesukaan Aul ."
Aulia mengambil sedikit makanannya dan menaruhnya di atas piring Alvian . Tingkah Aulia membuat ketiganya saling pandang .
" Kok cuman kak Al doang , aku juga mau dong A ."
" Habiskan punyaku sendiri, biar Aul habiskan makanannya," ujar Alvian dengan suara seksinya. Membuat Aulia terpesona .
" Matanya di kondisikan A !" tegur Rani dengan muka cemberut .
" Kak Rani kenapa mukanya ditekuk seperti itu ?"
" Makan dulu Aul ," titah Alvian sambil menatap Aulia dengan lembut . Membuat Aulia meleleh , sedangkan dua orang lainya melongo .
" Itu beneran kak Alvian kan ?" bisik Rani pada Bram yang duduk di dekatnya.
" Sepertinya bukan. Mungkin dia orang lain yang menyamar menjadi Alvian ," bisik Bram sambil menjitak kepala adik perempuannya.
" Sakit kak !" pekik Rani sambil mengelus keningnya.
Aulia dan Alicia memandang keduanya heran.
" Nggak usah kepo ... lanjutkan makan kalian ."
Seolah tahu apa yang akan ditanyakan Aulia maupun Alvian membuat Bram berkata seperti itu . Jika sudah seperti itu mau apa lagi . Mereka melanjutkan makan mereka .
Setelah itu mereka langsung boarding pass. Dan tak lama kemudian pesawat yang mereka naiki berangkat.
Aulia dengan ketiga bersaudara itu berpisah di bandara . Mereka akan langsung pulang ke rumah masing-masing.
" Jangan lupa hubungi aku jika sudah sampai rumah ," ucap Rani sebelum mereka berpisah .
" Sip 👍👍"
" Ya udah masuk taksi sana !"
" Aul duluan semua ... assalamualaikum!"
__ADS_1
" Wa alaikum salam warahmatulloh."