
cukup lama feby mengendarai mobilnya karena jarak sekolah dengan perusahaan papanya memeang cukup jauh hingga memerlukan waktu 45 menit untuk sampai di perusahaan papanya.
mobil hitam metalic milik feby memasuki parkiran perusahaan ,ini kali pertama feby menemui papanya di perusahaan sebelumnya dia memang tidak berminat mengurus perusahaan tapi setelah mendengar cerita mamanya dia ingin setelah kakaknya kembali dia menjadi wanita yang mandiri.
feby keluar dari mobilnya dia masih menggunakan seragam sekolahnya,feby berjalan menuju lobby perusahaan.
setibanya dia di pintu masuk perusahaan dia tidak sengaja menabrak seseorang membuat semua barang yang dibawa orang itu berantakan.
" maaf saya nggak sengaja " kata feby jongkok untuk memunguti barang yang berantakan.
" punya mata nggak lo " kata orang itu .
" kan saya udah minta maaf " feby melihat seksama ke arah orang itu wanita dengan rambut tergerai baju kerja yang ketat dan rok di atas lutut yang menampilkan kesan seksi bagi banyak pria tapi justru membuat feby risih.
" lo nggak tahu siapa gue ?" tanya wanita itu marah.
" nggak penting,maaf saya buru-buru " feby berusaha menerobos wanita itu untuk masuk ke perusahaan tapi tangannya di cekal oleh wanita itu.
" berani ya lo sama gue " kata wanita itu memlintir tangan feby
" aw sakit " keluh feby.
" gue manager di perusahaan ini jadi jangan sok lo sama gue " kata wanita itu semakin memelintir tangan feby.
" lepasin sakit " teriak feby hingga pertengkaran mereka membuat semua karyawan berkerumun melihat apa yang terjadi.
" sari berhenti " kata seorang pria dengan setelah jas hitam ,wajah yang tegas tubuh yang tinggi dan wajah yang dingin membuat siapa saja akan terpesona jika melihatnya.
" pak yuda " sapa wanita yang namanya sari itu tertunduk setelah melihat siapa yang datang.
" kenapa kamu buat keributan ?" tanya pria yang bernama yuda itu.
" ini pak anak sma ini, tiba-tiba datang terus dorong saya " kata sari memulai dramanya.
" nggak pak,saya nggak sengaja nabrak dia " kata feby seraya memegangi tangannya yang sakit.
yuda mendekat ke arah feby mengamati siapa wanita di depannya.
" terus kenapa kamu lukain dia " tanya yuda pada sari.
" em itu pak,saya nggak sengaja megang dia terlalu kencang " kata sari terbata-bata.
" kamu nggak papa ?" tanya yuda pada feby.
" em saya nggak papa"
" nama kamu siapa,terus ada urusan apa datang kesini ?" tanya yuda pada feby.
belum sempat feby menjawab,wahyu yang mendengar ada keributan di perusahaanya langsung turun untuk melihat apa yang terjadi.
" ada apa ini ?" tanya wahyu yang membuat semua orang menunduk melihat kedatangan presiden direktur di perusahaan itu.
__ADS_1
mata wahyu menangkap satu sosok seseorang yang tengah di tunggunya tengah memegang tanganya.
" feby " wahyu mendekat kearah putrinya yang tengah menatap ke arahnya.
" papa " feby langsung memeluk papanya saat wahyu sampai di depannya.
semua orang langsung menatap kaget ,ternyata gadis sma ini adalah anak dari pemilik perusahaan ini.
" papa " kaget sari setelah mendengar kata-kata feby.
" iya dia anak saya ,kenapa " tanya wahyu. dia menelisik satu persatu wajah karyawannya yang tengah menatap tegang ke arahnya.
wahyu langsung melihat ke arah putrinya dan mendapati luka memar di tangan putri kesayangannya.
" siapa yang melakukan ini " teriak wahyu marah.
" maaf pak ini kesalahan saya yang tidak mengenali puti bapak sehingga ini semua terjadi " kata yuda menunduk.
" saya tanya sekali lagi siapa yang melakukan ini " wahyu semakin murka dia tidak mendengarkan yuda.
" pa,feby nggak papa " kata feby menenangkan ayahnya dengan wajah sayunya.
wahyu menghela nafas lalu mengajak putrinya untuk pergi dari sana menuju ruanganya.
" sari lain kali kamu jangan bersikap.seperti itu " tegur yuda pada sari.
" maafin saya pak " kata sari merasa bersalah.
•••
feby dan wahyu memasuki ruangan presdir,setelah masuk wahyu menyuruh feby duduk di sofa yang ada disana sedangkan dirinya mengaambil kotak p3k untuk.mengobati putrinya.
" kenapa kamu nggak lawan sayang,kamu kan bisa karate " kata wahyu seraya mengoleskan salep di luka memar feby.
" nggak pah karate bukan buat lawan yang lemah tapi buat lawan yang sepadan " kata feby sesekali merintih.
" ya tapi tangan kamu jadi memar gini " kata wahyu dengan raut wajah kawatir.
" feby nggak papa pa " kata feby meyakinkan papanya.
" udah ah sekarang ajarin feby pa " kata feby berubah ceria.
" kamu yakin mau belajar ?" tanya wahyu .
" yakin banget dong " kata feby semangat.
" ok kamu tunggu sini papa ambil laptop dulu " wahyu menuju meja kerjanya lalu mengambil laptop nya setelah itu dia menghampiri feby dan mulai menjelaskan tentang detail perusahaan yang harus di pegang feby.
karena tingkat kecerdasan yang dimiliki feby membuat feby lebih mudah memahami apa yang di ajarkan papanya.
saking semangatnya feby belajar tentang perusahaan tak terasa waktu cepat berlalu ,matahari perlahan telah tenggelam hingga menyadarkan wahyu dan feby ,ternyata sudah begitu lama mereka bergelut dengan berkas-berkas perusahaan.
__ADS_1
setelah menyadari bahwa hari sudah mulai gelap wahyu menyuruh feby untuk pulang terlebih dahulu.
" kamu pulang dulu ya sayang,papa masih harus nyelesain ini " kata wahyu lembut.
" papa nggak bareng feby aja " tanya feby dengan wajah kawatir.
" nggak kamu pulang dulu aja ,nanti papa nyusul " kata wahyu mencium lembut kening putrinya.
" yaudah feby pulang dulu ya pa " pamit feby lalu mengambil tasnya dan mencium pipi papanya.
" hati-hati ya bawa mobilnya "
" ayo papa anter " kata wahyu .
" nggak usah feby sendiri aja ,dah papa " pamit feby langsung keluar dari ruangan wahyu. feby menaiki lift untuk turun ke lantai bawah ,sesampainya di lobby perusahaan sudah mulai sepi karena sudah lewat dari jam pulang kerja.
saat akan keluar dari lobby perusahaan feby berpapasan dengan pria yang tadi sempat menolongnya.
" eh kamu anaknya pak wahyu yang tadi ya " kata pria tadi yang bernama yuda.
" eh iya bapak yuda ya,em saya tadi belum bilang makasih,makasih ya pak "kata feby canggung.
" nggak usah panggil pak,saya belum bapak-bapak " kata yuda tersenyum.
" eh terus panggil apa dong " tanya feby.
" panggil yuda aja "
" nggak sopan kalo cuma panggil nama "
" yaudah terserah kamu " kata yuda tersenyum manis membuat siapa saja yang melihatnya akan terpesona.
" yaudah panggil mas aja ya " kata feby ragu-ragu.
" boleh lah "
" mau pulang ya " tanya yuda karena melihat feby akan keluar.
" iya ini mau pulang "
" pak wahyu nggak ikut pulang ?" tanya yuda karena tidak melihat keberadaan wahyu.
" papa masih banyak kerjaan ,yaudah mas saya duluan " feby berjalan mendahului yuda yang kini ada di belakangnya.
" mau saya anterin " kata yuda setelah mengimbangi langkah kaki feby.
" saya bawa mobil kok " kata feby ramah lalu berjalan menuju mobilnya dan meninggalkan yuda yang menatap kagum ke arahnya.
feby memasuki mobil menjalankan mobilnya dengan kecepatan sedang menembus jalanan kota yang dihiasi lampu yang mulai menyala. feby menatap ke arah depan melihat cuaca yang tiba-tiba mendung.
sejenak diam dia lalu melihat jam tangan yang bertengker di telapak tanganya. dia ingat sesuatu lalu melajukan mobilnya dengan kecepatan tinggi.
__ADS_1