
sinta berjalan keruangan gilang membawa dua kantong plastik berisi makanan untuknya dan untuk gilang. sinta membeli makanan sekalian agar tidak bolak-balik ke kantin.
tok tok tok
" masuk " kata gilang tanpa melihat siapa yang datang dia tetap melanjutkan pekerjaannya.
" permisi pak saya disuruh nona feby untuk membelikan makan siang untuk bapak " kata sinta sopan .
" ow iya makasih " kata gilang tanpa melihat ke arah sinta .
" kalo begitu saya permisi pak " pamitnya.
" kamu mau makan juga kan ,disini aja sekalian " kata gilang yang membuat sinta langsung gugup.
" eh enggak pak saya makan diruangan saya saja "
" saya tidak menerima bantahan " kata gilang membereskan berkas dimejanya lalu membuka bungkusan makan siangnya dan dia tersenyum senang melihat isi didalamnya.
sinta yang baru pertama kali melihat gilang tersenyumpun menjadi terpesona tapi langsung ditepis pikirannya ,sinta juga membuka makanannya dan mereka makan dalam keheningan.
setelah selesai makan sinta pamit kembali keruangannya.
" saya sudah selesai pak,saya permisi kembali keruangan saya " pamit sinta dan dibalas anggukan oleh gilang.
tapi sebelum pergi sinta lebih dulu membereskan sisa makanannya dan gilang.
•••
feby baru saja turun dari mobil lamborgini silver miliknya dengan anggun tapi tetap dengan wajah datar.
dia menaiki lift untuk menuju ruangannya sesampainya diruangannya dia langsung menuju keruangan dimana gilang berada.
__ADS_1
" bang gil " sapanya dan hanya dibalas deheman oleh gilang.
" udah makan siang belom ?" tanya feby lagi.
" udah,tadi yang nyuruh sinta lo kan ?" tanya gilang tanpa menatap ke arah feby.
" ya kalo nggak gitu bang gilang nggak mungkin makan siang " kata feby menyandarkan punggungnya disandaran kursi depan gilang.
" eh kenapa lo malah nyantai disitu kerjaan lo banyak " gilang heran dengan feby yang hanya diam bersidekap .
" bang gue capek yakin,baru aja kemarin gue sampai sekarang udah dikasih kerjaan banyak banget kapan dong gue liburanya " kata feby memelas.
" baru aja kerja udah capek aja,cepetan jam 3 nanti kita ada meeting dengan para pemegang saham " terang gilang melanjutkan lagi pekerjaannya dan tak menghiraukan feby yang sedang cemberut.
dengan langkah gotai feby kembali keruangannya dan berkutat dengan dokumen yang sangat banyak itu.
jam sudah menunjukan pukul 3 sinta masuk keruangan feby mengingatkan bahwa para pemegang saham sudah menunggu feby diruang meeting .
feby pun berjalan beriringan dengan sinta disamping kiri dan gilang disamping kanannya.
feby kembali keruangannya dengan wajah lelahnya.
" aish kenapa banyak banget sih kerjaan gue " keluh feby menelungkupkan kepalanya dimeja kerjanya.
gilang yang baru kembali setelah membereskan barangnya dari ruang meeting heran melihat feby.
" kenapa lo dek? sakit ?" tanya gilang mendekat kearah feby.
" nggak bang cuma capek aja,feby balik duluan ya " feby beranjak berdiri mengambil tasnya dan pergi meninggalkan ruangannya tanpa menunggu jawaban gilang.
gilang yang melihat raut lelah diwajah feby pun merasa kasian ,gilang lalu menuju ruangannya untuk menyelesaikan pekerjaannya agar tak menumpuk.
__ADS_1
feby mengemudikan mobilnya dengan kecepatan sedang tubuhnya sungguh lelah dia butuh coklat panas untuk menghilangkan rasa lelahnya.
feby yang melihat ada cafe dipinggir jalanpun membelokkan mobilnya untuk mampir ke cafe yang mengarah langsung ke arah laut itu..
feby memilih tempat duduk outdor agar dapat menikmati semilir angin sore ditemani secangkir coklat panas dan cake coklat.
dia cukup menikmati suasana disana hingga ada seorang pria yang menghampirinya.
" feby " sapa pria tadi ragu-ragu.
feby yang sedang menikamati suasana dengan memejamkan matanyapun akhirnya membuka mata dan melihat siapa yang sedang menyapanya.
feby terkejut melihat pria yang berdiri disampingnya itu.
" maaf siapa ya ?" tanya feby pura-pura tidak kenal padahal dia tahu betul siapa pria yang ada disampingnya ini.
" elah dek sok nggak kenal banget lu sama gue " katanya mengambil duduk didepan feby.
" bang satya kapan balik katanya masih banyak kerjaan ?" tanya feby ya yang didepan feby sekaran adalah satya asisten pribadi dika.
" ada masalah di kantor cabang yang mengharuskan abang kesini,lo ngapai disini sendiri gilang mana ?" tanya satya yang tak melihat siapapun disana.
" capek banget gue bang jadi gue balik duluan bang gilang masih di kantor gue kesini mau ngilangin capek aja " kata feby .
" elah gitu aja dah ngeluh "
" ya gue baru aja balik kemarin terus sekarang kerjaan banyak banget bang gila nggak tuh,lo kenapa bisa disini ?" tanya feby penuh selidik.
" tadinya gue mau ke apartemen tapi lihat lo disini jadi gue kesini " jawab satya acuh.
" oh " feby meminum coklat panas pesanannya.
__ADS_1
" yaudah gue temuin gilang dulu ya lo hati-hati kalo mau balik,salam buat mama sama papa atau mau gue anterin aja ?"
" elah masih aja bawel,iya nanti gue salamain,gue masih mau disini lo balik duluan aja " kata feby diangguki satya lalu satya beranjak tapi satya menyempatkan mencium kening feby lebih dulu dan membuat para pengunjung cafe menatap iri kearah feby karena mereka mengira satya pacar feby.