
" kantin yuk " ajak adit setelah pelajaran usai dan waktunya istirahat.
" lo aja ,gue nggak laper " jawab vano lalu pergi meninggalkan kelas.
" lo gimana El ?" tanya adit pada El .
" lo duluan aja lah gue lagi nggak laper " kata El .
" yaudah gue cabut dulu " adit pergi keluar kelas meninggalkan El sendiri.
" feb kantin yuk " ajak mala dengan semangat.
"nggak ah kalian aja gue mau keperpus dulu " tolak feby lalu keluar kelas.
" di kantin yuk " mala mengajak diana.
" lo duluan aja ntar gue nyusul " kata diana dia sedang malas kemana-mana.
" nggak asik lo berdua,yaudah gue ke kantin dulu " mala meninggalkan kelas dengan langkah cepat dia sudah sangat lapar.
•••
feby mencari keberadaan vano untuk memenuhi janjinya kepada El. feby menyusuri sekolah yang lumayan luas itu .beberapa saat berjalan akhirnya feby menemukan vano yang tengah duduk seraya membaca buku di taman sekolah.
feby berjalan mendekat ke arah vano .
" boleh ikut duduk ?" tanya feby hati-hati.
" duduk aja tempat umum ini " jawab vano acuh tanpa melihat siapa yang datang.
lama mereka duduk dalam kegeningan,feby bingung harus memulai dari mana.
" van ?" panggil feby pelan.
" ya " jawab vano mengangkat wajahnya melihat lawan bicaranya.
" loh feby,jadi lo dari tadi disitu diem aja " vano kaget melihat feby yang ada di depannya.
" iya lo lagi fokus gitu jadi gue nggak mau ganggu " jawab feby nyengir..
" jadi lo ada kepentingan apa nih kesini " tanya vano to the point karena feby tidak mungkin menemuinya tanpa sebab.
" nggak sih pengen ngobrol aja gue " kata feby mencoba mencairkan suasana yang mulai tegang.
" ya udah ngomong aja gue dengerin " vano kembali fokus pada buku yang dibacanya.
" van lo sebenarnya ada masalah apa sama El ? " tanya feby hati-hati.
"nggak ada masalah apapun " jawab vano acuh .
" kalo nggak ada masalah nggak mungkin kalian berantem kaya kemarin "
" yang buat masalah itu El bukan gue,lo lihat kan kemarin gue diem aja ,dia kan yang dorong gue terus marah-marah " vano menutup bukunya menatap ke arah mata feby.
" tapi bukan maksud dia gitu sama lo " kata feby mencoba menjelaskan walaupun ada rasa takut melihat vano menatapnya dengan tatapan marah.
" kalo lo cuma mau bahas ini gue duluan " vano beranjak berdiri tapi ditahan oleh feby.
" ayolah van kemarin El nangis dia bingung kenapa lo diemin dia kenapa lo berubah tanpa sebab,El sayang banget sama lo dia udah anggep lo kaya kakaknya sendiri kasih dia kesempatan van " kata feby memohon seraya menggenggam tangan vano.
__ADS_1
vano kembalu duduk dia hanya diam saja menatap lurus kedepan entah apa yang di pokirkan mungkin dia sedang menimbang pendapat feby.
" lo tahu feb gue sama El emang hampir nggak pernah marahan ataupun bertengkar,kita selalu ngerti satu sama lain gue selalu mencoba bersikap dewasa setiap menghadapi sikap kekanak-kanakan El " vano menunduk mengingat setiap moment yang dia lalui bersama El.
" lo tahu gue selalu coba buat sabar ngadepin dia yang tempramen,gue selalu nasehatin dia buat berhenti mainin cewek dan banyak hal lagi tapi dia selalu bantah gue dan gue selalu diam buat itu,tapi ada satu hal yang nggak bisa gue jelasin sama lo yang sekarang buat gue marah sama El " vano menjelaskan dengan terus menunduk.
" gue emang nggak begitu kenal sama El bahkan baru beberapa hari gue deket sama dia,sejauh ini emang gue tahu seberapa banyak kenakalan El tapi lo coba lah buat maafin dia gue yakin dia bakal berubah kok " kata feby mencoba untuk membujuk feby.
" kenapa nggak El sendiri yang bilang sama gue " vano bertanya seraya mengangkat wajahnya .
" kalopun El coba ngajak lo ngomong emang lo mau jawab ?"
" kemarin aja dia ajak omong lo diem aja " feby bertanya .
" gue diem karena gue butuh waktu buat nenangin hati sama pikiran gue " vano menatap lekat mata feby.
" terus sekarang udah tenang " tanya feby lagi.
" setelah gue crita sama lo ya cukup tenang lah " vano tersenyum.
" kalo gitu kantin yuk laper gue " feby nyengir menampilkan deretan gigi putihnya yang membuat vano gemas melihatnya.
" lo emang pinter buat ngrayu " vano mengacak rambut feby.
" lo mah kan jadi berantakan " feby cemberut karena rambutnya dibuat berantakan oleh vano.
" udah lah jangan cemberut katanya tadi laper,gue yang traktir deh " vano membujuk feby agar tidak lagi marah.
" beneran ya lo yang traktir " feby terlihat gembira mendengar kata-kata vano .
" beneran udah ayo,sebelum gue berubah fikiran " vano sengaja menggoda feby.
" ayolah " feby jalan lebih dulu didepan vano.
" hay " sapa feby duduk di meja yang ditenpati mala dan ada adit juga disana.
" dari mana aja lo,terus mana pesenan lo " kata mala yang melihat feby tidak membawa apapun.
" tuh " feby menunjuk ke arah vano yang membawa nampan berisi makanan.
" kok lo bisa sama tuh es batu " tanya mala yang di sambut tawa oleh adit.
" siapa yang lo bilang es batu ?" vano menatap tajam ke arah mala.
" eh itu anu ini es teh pake es batu " jawab mala gelagapan.adit semakin kencang tertawa.
" kenapa lo ketawa " tanya vano dingin.
" mukanya mala tuh kaya lihat setan " kata adit.
" jadi maksud lo gue setan " tanya vano melotot ke arah adit.
" gak van,gak bercanda gue " adit takut melihat wajah vano yang tampak menyeramkan.
" btw kenapa lo berdua bisa disini jangan-jangan " feby menggoda sahabatnya .
" apaan sih lo,tuh anak aja yang tiba-tiba nyamperin gue " jawab mala acuh.
" harusnya lo tuh berterimakasih sama gue kan lo jadi nggak sendirian disini " adit menaik turunkan alisnya menggoda mala.
__ADS_1
" ck,mending gue sendiri daripada sama lo "
" terus lo kenapa bisa sama vano,El mana ?" tanya mala karena biasanya feby selalu bersama El.
" gue tadi ngobrol bentar sama vano,kalo El gue belum ketemu sama dia sih "
" El kemana dit ?" tanya feby pada adit.
" tadi katanya mau tidur di kelas nggak tahu sekarang " adit menyeruput minumannya.
" tadi malem katanya pulang malem kan sama lo jadi wajar dia ngantuk mungkin " vano menambahkan .
" em bisa jadi sih " feby membuka ponselnya untuk menghubungi El.
feby
dimana ?
Elrangga
dikelas,knp ?
feby
ngapain di kelas,
udah makan belom ?
Elrangga
tidur ,
belum males gue.
lo makan belom ?
feby
nih lagi makan di kantin sama anak-anak.
sini kantin.
Elrangga
yaudah makan yang banyak.
males gue .
feby
yaudah.
feby menutup ponselnya lalu menyantap lagi makanannya.
" chatingan sama siapa tumben banget ?" tanya mala.
" sama El " kata feby acuh.
" bentar ya " feby beranjak berdiri menuju stand makanan dan membeli beberapa cemilan.
__ADS_1
" titip buat El ya dit " feby memberikan kantong kresek kepada adit.
" ok feb "