Berawal dari kesalahan

Berawal dari kesalahan
part 40


__ADS_3

sudah seminggu sejak kejadian dimana gue dan El resmi pacaran. selama seminggu itu pula kita disibukan dengan ulangan kenaikan kelas dan juga gue yang sibuk buat acara prom night malam ini.


sudah seminggu pula gue jarang ketemu sama El karena kelas kita yang berbeda dan kesibukan gue sebagai waketos buat gue jadi nggak leluasa ketemu El.


untung aja El memaklumi itu kita juga sesekali ketemu itupun hanya sekedar saling sapa lalu kembali ke aktivitas masing-masing.


sudah seminggu berlalu diana dan mala udah lebih bisa nerima hubungan gue ya walaupun diana belum yakin dengan ketulusan El tapi gue selalu coba yakinin dia .


hari ini gue disibukan dengan persiapan puncak acara prom night untuk melepas para kakel yang udah lulus. acara yang buat gue sibuk selama seminggu ini akan terbayar lunas hari ini.


sekarang gue berada di aula tempat akan diadakannya prom night nanti malam periapan udah 95% rampung.


" gimana masih ada yang kurang ?" tanya bima sang ketua osis yang selalu buat El panas katanya.


" gue rasa udah cukup tinggal tunggu hiasan panggungnya dan selesai " kataku tersenyum ramah.


" oke kalo gitu gue kesana dulu " pamit bima menghampiri anak osis lainya.


gue hanya jadi perencana pelaksanaan jadi tugas gue lebih sedikit lebih banyak nyuruh orang.


sedikit cerita tentang hubungan gue sama El ya dia semakin hari semakin romantis banyak kejutan-kejutan kecil yang buat gue tambah sayang sama dia.


entah sejak kapan gue jadi bucin gini sama El tingkah lucunya buat gue ketawa-tawa sendiri.


" lo ngapain senyum-senyum gitu gila lo ?" tanya dika salah satu anak osis yang juga satu kelas sama gue,anaknya rese tapi dingin gitu.


" ck ganggu orang lagi berhayal aja lo " sungguh anak satu ini buat mood gue jadi hancur .


" berhayal mulu ntar jatuh sakit " katanya tersenyum mengejek.


" sewot aja lo " semakin kesal gue dibuatnya .


" hahah muka lo ke lap kering kucel gitu " dia terus saja tertawa yang buat gue semakin unmood.entah kenapa dia bisa dibilang si salju padahal dia crewet gini,heran gue siapa yang bilang kalo dia dingin.


" lo ih ,sana-sana bantuin yang lain " aku mendorong dia pergi menjauh. dan akupun membantu anak osis lain agar pekerjaan kita cepat selesai.


feby pov end


dikantin


El dan kedua sahabatnya sedang berkumpul setelah selesai mengerjakan ujian.


" Eh El lo jadi ntar malem ajak feby " adit membuka suara.

__ADS_1


" ya jadi lah ,dan gue bakal cium dia " senyum El menyeringai setelah menyusun rencana di otaknya.


" dan kalian siap-siap jadi babu gue " katanya berbisik lalu tertawa.


" kita buktiin aja " vano menimpali dengan nada dingin khasnya.


" btw kalian pergi sama siapa?" tanya El lagi .


" kita mah berdua aja males gue cari cewek " adit menjawab pertanyaan El.


" gue juga males bawa cewek ,ribet " vano menimpali ucapan adit.


" terserah lo pada lah "


" gue cabut duluan ya " pamit El pada kedua sahabatnya .


" mau kemana lo " teriak adit karena El mulai menjauh.


" ngapel " jawab El tak kalah berteriak. adit hanya bisa geleng-geleng kepala .


" gue rasa tuh anak lama-lama bisa suka sama feby gimana menurut lo " adit meminta pendapat vano.


" gue harap sih gitu biar sifat fuckboynya juga hilang " kata vano melihat ke arah dimana El berlalu pergi.


" gue juga berharap gitu "


" gue mau cabut lo mau ikut atau masih mau disini?" tanya vano seraya berdiri.


" mau kemana lo ?"


" mau ngecek cafe,banyak kerjaan gue disana lo mau ikut nggak ?"


" ikut ajalah bosen juga gue dirumah " adit ikut berdiri.


" nggak ada kerjaan lo ?"


" nggak kerjaan gue udah di handle asisten gue " kata adit dibalas anggukan oleh vano lalu mereka berjalan menuju parkiran dan pergi keluar dari sekolah itu.


disisi lain El sedang berjalan seraya terus tersenyum sungguh hatinya sedang bahagia hari ini.dia berjalan menuju aula untuk bertemu dengan kekasih hatinya.


seminggu ini sudah cukup dia menahan rindu dengan kekasihnya jadi dia berniat untuk menemuinya apalagi dengan kesibukan kekasihnya yang membuat dia selalu lupa makan.


dan sekarang dia berniat menemui kekasihnya untuk memberikan makanan agar dia tidak sakit karena feby mempunyai riwayat penyakit mag akut.

__ADS_1


sesampainya si aula El mengedarkan pandangannya melihat sekeliling dan yah itu dia . wanita dengan seragam abu-abu putih dengan rok diatas lutut dan baju lengan pendek serta rambut yang di kucir kuda itu sungguh pemandangan yang El sukai.


wanita yang selalu menghantui pikirannya dan membuatnya ingin selalu berada disisinya. El hanya memandangi kekasihnya yang tengah sibuk dengan kringat yang bercucuran menambah kesan seksi bagi El .


El perlahan-lahan mendekat tidak tega melihat wajah lelah kekasihnya. setelah sampai di belakang kekasihnya yang masih fokus dengan pekerjaannya dengan memberikan arahan kepada salah satu anggota osis.


El memajukan wajahnya berbisik di telingan feby " sayang " bisik El pelan seraya meniup tengkuk feby yang membuat feby merinding.


" ish apaan sih siapa nih yang usil " gerutu feby menengok ke belakang tapi dia tidak menemukan siapapun disana.tiba-tiba bulu kuduk feby berdiri dia jadi merinding sendiri.


sedangkan salah satu teman feby menahan tawa melihat wajah feby yang semakin berkeringat karena ketakutan. El melotot kearah teman feby seraya menempelkan jari telunjuknya didepan bibir memberi isyarat agar diam.


" emang disini ada setannya ya rum ?" tanya feby pada temannya anggota osis yang bernama arum.


" setahu gue sih ada " kata arum ikut menakut-nakuti feby.


febypun bergidik ngeri dan saat itu ada tangan yang tiba-tiba menyentuh bahunya.


" astagfirullah tangan siapa nih ya allah hamba anak baik jangan di takutin dong " kata feby dengan gemeteran yang membuat El dan arum tertawa.


feby tahu betul itu suara siapa langsung menoleh dan benar saja disana ada El yanh tengah asik menertawakannya.


" oh jadi lo yang ngerjain gue " kata feby melotot kearah El.


" piss sayang gue kan cuma bercanda " kata El cemgengesan .


" bercanda lo nggak lucu " feby yang sudah emosi membentak El lalu meninggalkannya disana.


" udah dong ngambeknya maaf deh gue salah " El terus mencoba merayu feby tapi tetap di acuhkan.


El mengusap wajahnya kasar baru kali ini feby marah dan baru kali ini dia menghadapi wanita yang marah biasanya dia yang akan marah.


" ah ayolah sayang udah ngambeknya ,ntar cantiknya ilang kalo cemberut gitu"


" kalo gue nggak cantik kenapa lo mau cari yang baru, SILAHKAN ! " feby menekan kata-kata terakhirnya lalu duduk dan menenggak minumannya.


" nggak kok mana ada aku mau cari yang baru kamu itu yang paling cantik "


" udah ya marahnya ,nih aku bawain makanan pasti kamu capek kan terus belum makan nih makan ntar mag kamu kambuh lagi ya makan ya " kata El lembut agar feby luluh.


" nyogok nih critanya "


" nggak gue cuma kawatir aja sama lo "

__ADS_1


" yaudah sini " feby menerima makanan dari El lalu memakannya.El pun tersenyum.penuh kemenangan.


__ADS_2