Berawal dari kesalahan

Berawal dari kesalahan
part 65


__ADS_3

meeting yang berlangsung hampir 2 jam itu membahas setiap detail pembangunan dan kendala yang dialami pada tahap pembangunan.


mereka mendiskusikan tentang desain yang diajukan feby,agar lebih memikat konsumen untuk membeli apartemen yang mereka bangun.


setelah selesai meeting itu mereka makan siang karena tadi belum sempat makan siang.


" permisi nona apa setelah ini anda akan balik ke perusahaan atau langsung pulang? karena jadwal anda sudah selesai dan masalah.pekerjaan kantor biar saya yang handle " tanya sinta hati-hati setelah sesaat hening .


" saya kembali keperusahaan ,oh ya sekarang jam berapa sinta ?" tanya feby dengan nada suara yang tetap datar.


" jam 1 nona "


" pesankan satu porsi sop beserta nasinya setelah itu kita pulang "


" baik nona " sinta beranjak berdiri memesankan pesanan feby.


" em maaf nona arum untuk siapa anda memesan makanan ?" tanya vano pemasaran.


" itu bukan urusan anda tuan vano " sarkas feby yang langsung membuat vano terdiam.


" maaf jika saya lancang nona tapi teman saya bertanya baik-baik " jawab El tak terima jika feby bersikap tidak sopan.


" apakah ada masalah tuan Elrangga ?" tanya feby menekan setiap kata-katanya.


" saya rasa anda tidak sopan nona "


" bagian mana saya tidak sopan,bukankah lebih tidak sopan teman anda yang ikut campur urusan saya ?" kata feby tenang namun tegas.


" udah lah El gue yang salah " vano melerai pertengkaran itu.


" tapi nggak bisa gitu van "


" udah lah El kan nggak seharusnya vano tanya gitu,itu privasi nona arum juga "


" maaf nona jika teman saya lancang dan maafkan tuan El yang terbawa emosi " kata adit sopan dia tidak mau susana disana semakin buruk.


" untuk sekarang saya maafkan tapi tidak lain kali " feby langsung beranjak berdiri karena sinta telah selesai memesankan makanannya.

__ADS_1


" maaf nona apa yang terjadi ?" tanya sinta penasaran.


" saya hanya tidak suka jika ada yang ikut campur urusan pribadi saya " jawab feby datar dia langsung masuk mobil dan kembali keperusahaan.


" mentang-mentang cantik dan kaya dia jadi sombong gitu " gerutu El masih merasa kesal.dengan feby.


" udah lah El kenapa lo jadi kesel gitu sama dia ?"tanya vano heran.


" lagian vano yang digituin aja nggak marah kenapa jadi lo yang marah ?" tanya adit penuh slidik.


" ya gue kesel aja baru kali ini gue dapet clien yang sombong kaya dia"


" ya wajar lah dia kan cantik,kaya terus lulusan luar negri apa coba yang kurang,gue aja mau jadi pacar dia " kata adit menerawang.


" iya El wajar juga dia gitu dia kan anaknya om wahyu jadi harus berwibawa "


" kenapa lo berdua jadi belain dia sih ,tau lah mau balik gue " El langsung beranjak pergi dengan wajah yang ditekuk.


" kenapa tuh anak ?"


" pms kali " jawab adit asal dan mereka langsung tertawa bersama.


feby sudah sampai diperusahaannya,dia langsung menaiki lift menuju ruangannya .sesampainya didepan ruangan feby langsung meminta sop yang tadi dipegang sinta.


" kamu teruskan kerjaanmu ,ini biar saya yang bawa "kata feby langsung meninggalkan sinta tanpa menunggu jawaban sinta.


feby langsung masuk keruang istirahat dia langsung menatap marah melihat gilang sedang duduk memangku laptopnya.


" abang kenapa malah kerja sih kan feby udah bilang jangan kecapekan abang lagi sakit kan " kata feby marah.


" adik abang yang cantik duduk sini,kan abang cuma duduk jadi kamu tenang aja ya " kata gilang tersenyum teduh.


" yaudah abang makan dulu ya " kata feby menyiapkan makanan untuk gilang.


" iya buat adek abang apa sih yang nggak "


" nih feby suapin ,tadi feby beliin sop ayam buat abang biar anget "

__ADS_1


" aa' " feby menyuapkan sesendok penuh nasi kedepan mulut gilang.


" jadi gimana meetingnya " tanya gilang seraya mengunyah makanannya.


" bang lain kali abang aja ya yang meeting sama mereka " kata feby terlihat raut kesedihan diwajahnya.


" sekarang crita sama abang apa yang terjadi" gilang meletakkan laptopnya lalu menatap dalam manik mata yang memancarkan kesedihan itu.


" yang meeting sama feby tadi El dan kedua sahabatnya bang ,bener rumor yang feby denger dia jadi pria dingin yang kejam tadi aja dia marah sama feby karena feby kasar sama vano " feby menunduk sedih padahal dia tadi sudah menahan sekuat tenaga agar dia tidak terbawa suasana.


gilang yang tahu cerita feby pun memeluk adiknya itu erat ,gilang sangat tahu feby masih memendam rasa kepada El.


" dia begitu karena dulu dia sangat mencintai kamu jadi udah dong toh kerjasama ini masih panjang kan sayang kamu masih harus sering ketemu mereka " gilang mengusap air mata adiknya yang terus mengalir.


" tapi feby nggak bisa bang ,dia masih punya tempat dihati feby dan kalo terus begini feby rasa feby nggak sanggup "


" ayolah adik abang yang cantik pasti bisa,buktiin sama dia kalo kamu udah bisa lupain dia walaupun kenyataannya sebaliknya tapi kamu harus bisa dong. emang dia nggak ngenalin kamu ?" tanya gilang lagi yang di jawab gelengan dari feby.


" emang kamu nggak ngenalin nama kamu gitu "


" feby kenalinnya atas nama arum permana bang " jawabnya menmpilkan puppy eyes yang membut gilang gemas.


" oh jadi nona arum ,bukan nona feby ya "


" ya kan feby nggak mau dia ngenalin feby bang " jawab feby cemberut.


" iya deh adek abang,udah habis nih makannya kamu masih ada jadwal meeting atau udah kosong ?"tanya gilang setelah.menyelesaikan makannnya.


" udah seleaai sih bang feby kesini cuma mau jemput bang gilang,kita pulang ya ke apartemen bang gilang feby nginep disana untuk malam ini sampai bang gilang sembuh " kata feby tegas tak mau di tolak.


" baiklah tuan putri sekarang kita pulang " kata gilang lalu berdiri di bantu feby.


feby berjalan menggandeng gilang karena takut gilang tiba-tiba pusing sebelum turun feby sempat meminta security untuk menyiapkan mobilnya sehingga setelah sampai bawah gilang langsung masuk di kursi samping kemudi karena feby yang akan mengemudikan mobilnya.


dari kejauhan terlihat seorang pria tengah mengamati setiap gerak-gerik feby dari sebelum masuk mobil hingga mobil itu berjalan meninggalkan perusahaan .


" jadi dia udah punya pacar "

__ADS_1


" ganteng juga cowoknya,aish kenapa sih gue kenapa harus kesini coba " katanya menggerutu lalu menyalakan mobilnya dan pergi meninggalkan perusahaan permana.


__ADS_2