
feby terus tersenyum melihat El yang sedang berdiri di samping mobil putih miliknya seraya bersidekap. menurut feby El terlihat tampan hari ini dengan seragam sekolahnya dan baju putihnya yang sengaja di keluarkan tidak mengurangi ketampanan El .
memang terlihat seperti fuckboy tapi tetap memepesona, pantas saja banyak wanita yang mendekatinya ternyata pesona El memang sangat kuat sehingga membuat siapa saja yang melihatnya akan langsung tepesona.
El menyambut feby dengan senyum manisnya setelah sekian lama feby baru menyadari El akan terlihat lebih tampan jika tersenyum. feby membalas senyum El dengan senyum manisnya.
El membukakan pintu mobil untuk feby,feby pun langsung masuk ke dalam mobil dan mengucapkan terimakasih.
El berjalan memutar untuk masuk kedalam.mobil ,dia duduk di belakang kursi kemudi.
" morning feb " kata El setelah memasang seat bealt miliknya.
" morning El " kata feby melihat ke arah El.
" kita berangkat sekarang " tanya El tersenyum ke arah feby dan di jawab anggukan oleh feby.
El pun menjalankan mobilnya dengan kecepatan sedang. didalam mobil hanya ada suasana canggung. entah kenapa mereka menjadi canggung padahal biasanya tidak seperti ini.
" em feb " panggil El pelan.
" ya " kata feby menengok ke arah El. feby mengamati setiap inci wajah El hidung yang mancung,rambut yang terlihat berantakan tapi menambah kesan cool,mata coklat yang tajam.sungguh ciptaan tuhan yang sempurna.
" lo cantik hari ini " kata El tersenyum.
" dasar gombal " pipi feby dibuat merona dengan kata-kata El.
" El " panggil feby.
" iya " El menoleh kearah feby sebentar.
" lo tadi sampai di depan komplek jam berapa ?"
El melihat ke arah jam tangannya
" setengah jam yang lalu " jawab El santai.
feby ikut melihat jam tangannya El sudah menunggunya sejak setengah jam yang lalu,cukup lama ternyata.
" em maaf,lo jadi kelamaan nunggu " kata feby merasa bersalah.
" gak papa santai aja lah " jawab El santai.
" lo udah sarapan " tanya feby karena El ternyata sudah sejak pagi menunggunya.
feby melihat ke arah bekalnya.
" belum sih,saking semangatnya gue tadi bangun pagi terusl langsung berangkat " El tersenyum merasa konyol dengan perbuatannya.
" nih gue tadi sengaja buatin bekal buat lo, siapa tau lo belum sarapan " kata feby menyodorkan bekal yang sejak tadi dibawanya.
__ADS_1
" nanti aja deh gue lagi nyetir " El tersenyum,dia ingin menerimanya tapi bingung bagaimana memakannya karena dia sedang fokus menyetir.
feby membuka kotak bekalnya,melihat isi didalamnya roti dengan selai coklat.
El mengintip isi kotak bekal milik feby yang sungguh terlihat enak membuat cacing di perutnya meronta-ronta.El hanya bisa menelan ludahnya .
feby menatap sekilas wajah El yang terlihat sedikit sayu mungkin akibat kehujanan kemarin dan juga karena belum sarapan.feby mengambil potongan rotinya. dia sebenarnya ragu-ragu tapi setelah dia memantapkan hatinya feby akhirnya mengangkat rotinya menyodorkan didepan wajah El.
Wajah El terlihat kaget dan bingung,dia melihat ke arah feby dengan tatapan bertanya.
" nih makan ,gue suapin kan lo lagi nyetir " kata feby ragu-ragu takut El menolaknya.
El pun membuka mulutnya menerima suapan dari feby. feby begitu bahagia saat El menerima suapan darinya.
" makasih,ini enak " kata El tersenyum. El membuka mulutnya lagi dan feby terus menyuapinya hingga makanannya habis .
setelah bekal yang dibawa feby tadi habis bersamaan dengan mereka sampai di sekolahan.
El keluar lebih dulu lalu membukakan pintu untuk feby.
semua murid menatap penasaran siapa yang bisa satu mobil dengan Elrangga pria paling tampan disekolah itu.
saat feby keluar dari mobil banyak murid yang menatap iri ke arah mereka berdua tapi juga tatapan kaget dari para sahabat mereka.
para pria sangat iri karena El bisa memdekati feby wanita yang cantik tapi sulit sekali di dekati.
di sisi lain ada yang menatap marah ke arah mereka berdua.
setelah feby mengucapkan terimakasih dia langsung mendekat ke arah kedua sahabatnya yang tengah menatap ke arahnya.
" morning girls " sapa feby pada kedua sahabatnya.
" lo utang crita sama kita " sarkas diana dengan nada marah.
" calm baby, kita ke kelas dulu nanti gue critain " feby merangkul kedua sahabatnya mengajak mereka untuk pergi ke kelas.
sedangkan El tengah asik mengobrol di parkiran dengan kedua sahabatnya.
" kemajuan banget nih " goda adit saat El menghampiri mereka berdua.
" ya nunggu seharian plus kehujanan ada hikmahnya lah " El tertawa setelah mengatakan itu.
" berlian jadi harus lo perjuangin " kata vano dingin.
" ini mah bukan berlian van,tapi tebu " adit menambahkan.
" kenapa tebu ?" tanya El penasaran.
" yah habis manis sepah di buang " adit tertawa puas setelah mengatakan itu tapi El justru terdiam mengingat dia mendekati feby hanya untuk taruhan.
__ADS_1
" kalo lo emang terlanjur sayang kita batalin aja " kata vano merangkul El.
" gak gue nggak suka sama feby, gue mau kalian jadi babu gue " kata El tertawa .
" tega lo jadiin kita babu ?" tanya adit dengan wajah melas.
" lo belum gue jadiin babu udah kaya babu " kata El tertawa semakin puas.
" terserah lo aja lah,kelas yuk " ajak vano dan mereka menuju kelas bersama.
" tapi lo bisa gercep gitu ya El,padahal feby kan susah banget dideketin " adit penasaran dengan El yang bisa secepat itu dekat dengan feby.
" gue gitu gampang banget buat dapetin cewek apalagi kayak feby " kata El tersenyum.
" emang lo nggak kasian ,anak orang lo sakitin " tanya vano.
" kaya lo nggak tahu El aja " jawab adit.
" dan gue yakin secepatnya gue bakal bisa jadiin dia pacar gue " kata El yakin.
" kenapa lo bisa yakin gitu "
" kalian nggak tahu baru gue jemput sekali aja dia udah bawain bekel buat gue " kata El tertawa puas.
" gila perhatian banget tuh cewek " kata adit kagum.
" udah cantik,perhatian ,manis apa coba yang kurang masih lo mainin " adit berceloteh ria.
" ya kan kalian yang minta gue mah iyain aja " kata El acuh mendudukan tubuhnya di kursi kelas.
" udah lah bahas yang lain aja " kata vano malas membahas feby.
" kenapa lo jadi sewot gitu " tanya adit .
" males aja bahas cewek terus " kata vano lalu mengambil ponselnya.
" ok lah,van nanti ada latihan basket kan? " tanya El mengubah alur pembicaraan.
" hm,2 hari lagi ada pertandingan " kata vano seraya memainkan game di ponselnya .
" gila cuma dua hari doang waktu kita latihan " kata adit syok .
" biasa aja muka lo oncom biasanya juga gitu " kata El menonyor kepala adit.
" ya kan jadinya kita full latihan,terus kapam gue cari pacar kalo kaya gitu " kata adit pasrah.
" nggak ada yang mau sama oncom kaya lo " kata vano dingin.
" jahat kalian " adit menampakan wajah pura-pura sedih yang membuat El dan vano jijik.
__ADS_1