
mereka bertiga masih berada di kamar mandi,setelah mendengar cerita feby.
hanya ada keheningan diantara mereka entah apa yang mereka pikirkan.
" lo ngrasa aneh nggak sih dengan sikap El ?" tanya diana setelah beberapa saat diam mencerna cerita feby.
" gue juga ngrasa gitu,kan aneh aja dia tiba-tiba baik sama kita,terutama feby " mala ikut menambahkan karena perubahan sikap El yang mendadak.
" ya makanya gue aja juga ngrasa gitu " kata feby ikut membenarkan perkataan kedua sahabatnya.
" udah bel nih masuk yuk " ajak mala pada kedua sahabatnya dan mereka berdua mengangguk setuju.
mereka meninggalkan kamar mandi untuk menuju kelas karena bel sudah berbunyi.
" awas aja lo feb "
" gur bakal kasih lo pelajaran karena berani deketin El "
kata seseorang yang baru saja keluar dari bilik kamar mandi dengan amarah yang memuncak.
•••
bel pulang sudah berbunyi banyak siswa yang berhamburan keluar kelas untuk pulang kerumah masing-masing .
" mal lo mau nonton mereka basket ?"tanya diana seraya membereskan barang-barangnya.
" nggak males banget gue "
" apalagi ketemu tuh cowok ngeselin,ogah banget gue " kata mala bersungut kesal jika mengingat adit.
" awas aja benci jadi cinta mala " feby menggoda sahabatnya.
" idih jijik,nggak lah " mala bergidik membayangkan dia berpacaran dengan adit.
" lo sendiri gimana feb ?" tanya diana menggendong tasnya bersiap pulang.
" gue mah gimana kalian aja lah " kata feby berdiri.
" kan lo tadi berangkat bareng El ya lo tungguin lah " kata diana tersenyum menggoda feby.
" kan ada lo di gue nebeng lah " kata feby mengedipkan satu matanya.
" idih najis lo,yaudah gas kita pulang " kata diana merangkul kedua sahabatnya lalu berjalan keluar kelas.
" hay feb,di,mal " sapa bima saat berada di depan kelas.
" eh bima yang ganteng " mala mulai genit .
" mala juga cantik kok,tapi cantikan feby sih " kata bima tersenyum.ke arah feby.
" lo mah habis nerbangin langsung jatuhin " kata diana ketus.
" apaan sih lo jutek terus mana ada cowok yang mau sama lo " jawab bima menatap tajam diana.
" itu urusan gue bukan urusan lo " diana mulai terpancing emosi.
__ADS_1
" ada apa ya bim ?" feby mencoba menengahi.
" pulang bareng yuk feb " ajak bima tersenyum manis.
" nggak feby pulang gue " diana melotot ke arah bima.
" sorry bim gue balik bareng diana " kata feby tersenyum ramah lalu menarik kedua sahabatnya untuk pulang.
diana menjulurkan lidahnya mengejek bima
" awas aja lo di " bima langsung pergi dari sana.
" gila lucu banget mukanya bima " kata mala tertawa setelah pergi dari sana.
" lo sih di iseng banget " kata feby
" salah siapa ngeselin jadi cowok " diana tertawa saat mengingat wajah kesal bima.
" mau kemana kalian ?" tanya El dan kedua sahabatnya yang tiba-tiba sudah ada didepan feby dan kedua sahabatnya.
" kayak setan aja lo tiba-tiba muncul " mala mengekus dadanya kaget.
" ck masalah lagi " diana berdecak sebal.
" mau pulang lah,kenapa ?" tanya feby .
" gue kan suruh lo nungguin gue lo harus pulang bareng gue " kata El menatap tajam ke arah feby.
" ya terserah gue dong " feby menolak ajakan El.
" bgst mau lo bawa kemana sahabat gue " teriak diana yang di acuhkan oleh El.
" kejar di " mala mengajak diana mengejar feby dan El.
" ikutin nggak ?" tanya adit menatap ke arah vano.
" ayok lah " vano berjalan mengikuti El dan feby yang mulai menjauh.
" El sakit lepasin " feby meronta karena genggaman tangan El yang terlalu erat.
" gue udah bilang baik-baik sama lo feb,tapi lo nggak dengerin gue " kata El marah masih menarik tangan feby.
" ya kan gue mau pulang,terus masalahnya dimana ?" tanya feby.
" masalahnya lo nggak nurut sama gue "
" dan jangan bantah gue " kata El tegas.
" yaudah gue tungguin lo latihan puas lo " kata feby akhirnya.
" nah gitu kan cantik,nggak perlu buang banyak tenaga lo juga " kata El mengacak rambut feby.
" Ih kan jadi berantakan " kata feby merengut seraya merapikan rambutnya.
" gue ganti baju dulu lo tunggu disini " kata El tersenyum lalu meninggalkan feby.
__ADS_1
" feb lo gak di apa-apain kan ?" tanya mala menelisik seluruh tubuh feby.
" mana tuh cowok berani banget sakitin lo " kata diana mulai emosi karena sedari awal dia sudah menyimpan dendam tersendiri pada El.
" gak gue nggak di apa-apain kok,udah duduk sini " kata feby .
" kok duduk sih lo yakin mau nonton mereka ?" tanya diana memastikan.
" iya kan kita mau pulang feb,males banget gue ketemu tuh cowok aneh " kata mala dia malas ketemu adit.
" El nyuruh gue nonton dia latihan basket " kata Feby lemah.
" udah lah kita pergi aja " kata diana meyakinkan feby.
" iya feb kita pergi aja lah " mala ikut memaksa.
" kalian aja lah gue nunggu El aja ,daripada dia marah lagi . masih sakit nih tangan gue " kata feby pasrah.
" yaudah gue temenin lo, gak bisa gue biarin dia sakitin lo " diana akhirnya ikut duduk disamping feby.
feby tersenyum kearah diana,dan berterimakasih. diana dan feby menatap ke arah mala yang maaoh berdiri seraya bersidekap.
" ck ya deh gue ikut kalian " mala akhirnya ikut duduk dan disambut senyum bahagia oleh keduanya.
•••
diruang ganti El dan kedua sahabatnya tengah berganti pakaian untuk latihan basket.
" lo kasar banget sih El sama feby " adit berbicara setelah dia berganti baju.
" salah sendiri kabur-kaburan,mana tadi ketemu dulu sama bima " jawab El sedikit kesal.
" lo cemburu " vano terenyum semirk.
" apaan ngaco lo,gue nggak suka aja sama bima yang sok playboy " kata El mengelak.
" jangan-jangan lo suka lagi sama feby " adit mencoba menelisik perubahan di wajah El.
" ck apaan,gue kan cuma nurutin kalian aja,nggak mungkin gue suka sama dia " kata El berkilah.
" ya kalo lo nggak suka,nggak perlu lo kasar sama dia " vano berbicara seraya memakai sepatunya.
" gue nggak kasar van,gue cuma nggak mau dia kabur aja " kata El.
" yang penting jangan sakitin cewek lagi " vano beranjak berdiri meninggalkan adit dan El.
" kenapa dah tuh anak tiba-tiba kesel gitu " adit heran dengan perubahan sikap vano .
" udah lah biarin aja,tuh anak emang kaya gitu " El beranjak berdiri meninggalkan ruang ganti menuju lapangan basket.
sesampainya disana sudah ada beberapa anaka basket dan juga vano yang tengah memainkan bola basketnya.
El terlebih dulu menemui Feby dan kedua sahabatnya yang duduk di kurai penonton.
" lo tetep disini samapai gue selesai " kata El saat berada di depan feby.
__ADS_1
feby hanya berdehem lalu El pergi menuju tengah lapangan untuk memulai latihannya karena sebagai kapten tim basket dia harus memulai latihan timnya.