Berawal dari kesalahan

Berawal dari kesalahan
part 35


__ADS_3

El dan kedua sahabatnya pamit pulang karena hari sudah gelap.


" gue pulang dulu ya besok pagi gue kesini " kata El mengelus lembut rambut coklat milik.feby.


" pulang sekolah aja yang kesini kasian bolak balik " kata feby .


" yaudah kita balik dulu ya " pamit El dan diikuti kedua sahabatnya.


" gue balik dulu ya feb "


" gue juga feb " pamit vano dan adit.


" thanks ya hati-hati di jalan " kata feby setengah berteriak karena mereka sudah sampai di depan pintu.


" kalian nggak pulang besok sekolah kan " kata feby menatap kedua sahabatnya.


" lo ngusir kita ?" tanya mala bersungut kesal.


" gue cuma tanya " kata feby acuh.


" bokap nyokap lo lagi jalan kesini kita nunggu mereka " kata diana menengahi .


" tuh lo denger ,gue mah ogah lama-lama disini " mala belum juga mau diam.


" gue nggak suruh lo lama-lama disini ya " kata feby dibuat kesal dengan jawaban mala.


" udah lah kenapa malah jadi debat gini " kata diana malas mendengar perdebatan mereka.


" ck nggak asik lo "


" eh btw feb ,kita juga penasaran deh kenapa tuh si dina bisa gituin lo " mala mendekat ke arah feby .


" gue aja nggak tahu gimana kejadiannya tapi yang gue inget waktu itu "

__ADS_1


flashback on


feby berjalan tergesa-gesa untuk kembali kelapangan basket setelah selesai rapat osis.


saat keluar dari ruang osis feby merasa ada yang mengikutinya tapi dia mencoba berfikir positif mungkin hanya perasaannya saja.


feby terus berjalan sesampainya di persimpangan koridor arah gudang tiba-tiba ada yang mendekat saat feby menengok tiba-tiba saja gelap.


feby membuka matanya saat merasa ada air yang mengguyur tubuhnya , dia mencoba melihat sekeliling tempat yang gelap dan pengap ini adalah gudang sekolahnya.


" gimana rasanya dingin ?" tanya seorang wanita dari arah belakang.


feby menengok " dina " kata feby pelang tapi masih didengar oleh perempuan itu.


dia bersama kedua sahabatnya dan juga dua orang pria yang bertubuh kekar sepertinya itu adalah preman.


" ya kenapa lo kaget " kata dina tertawa sungguh keras.


" cih ngaku-ngaku lo " feby berdecih lalu tertawa.


" kurang ajar ya lo " dina menampar keras pipi feby.


feby tersenyum setelah mendapat tamparan dari dina dia kini tahu dina hanyalah wanita yang mengaku-ngaku menjadi dirinya.


" lo kalo halu jangan ketinggian kalo jatuh sakit " feby tertawa setelah mengatakan itu.


" berani lo sama gue " kini dina menjambak rambut feby.


" buat apa gue takut siapa lo sampai gye harus takut ?" tanya feby dengan beraninya.


" sekolah ini milik gue ,bisa aja gue sewaktu-waktu keluarin lo " kata dina dengan bangganya karena sekolah yang ditempati feby memang milik permana group.


" keluarin aja gue nggak perduli " feby terus menjawab kata-kata dina yang membuat dina semakin geram.

__ADS_1


" ambil air lagi lalu guyur dia " kata dina berapi-api.


byurr..


air satu ember membasahi tubuh feby yang tadi sudah basah tambah basah.


" mau lo apa sih ?" tanya feby yang geram dia tidak bisa melawan karena tangan dan kakinya di ikat.


" gue mau lo jauhin El dia pacar gue nggak usah lo ganggu dia " kata dina dengan nada suara yang meninggi.


" ck gue nggak pernah deketin El " kata feby berdecak malas.


" jadi maksud lo El yang deketin lo ,nggak usah halu lo " dina tertawa mendengar penuturan dari feby.


" kalo lo pacar El kasih tahu pacar lo jangan deketin gue lagi " kata feby mulai kesal.


plak


dina menampar keras pipi feby.


" gue nggak mau tahu jauhin El atau lo bakal tahu akibatnya " kata dina penuh penekanan lalu mengguyur feby lagi dan bergegas keluar dari gudang.


setengah jam berlalu feby mulai kedinginan badannya gemetar hebat lalu semua gelap feby tak sadarkan diri .


flashback off


" ya jadi gitu critanya " kata feby di akhir cerita.


"gila tuh cewek bar-bar banget ya" kata mala kesal.


" iya nggak tahu malu El aja nggak mau sama dia" diana ikut kesal mendengar cerita dari feby.


" udahlah gue ngantuk mau tidur" feby mulai merabahkan tubuhnya lalu memejamkan matanya.

__ADS_1


__ADS_2