Berawal dari kesalahan

Berawal dari kesalahan
part 67


__ADS_3

sesampainya di arena feby langsung turun dari mobil tidak lupa menggunakan kacamata dan masker,dia tidak ingin orang tahu bagaimana wajahnya makanya feby selalu menggunakan masker dan kacamata hitam.


" hay queen " sapa seorang pria yang di ketahui adalah panitia acara.


" hm " jawab feby acuh.


" lama nggak kesini queen kemana aja ?" tanya pria itu menggoda.


" sibuk "


" cuek banget sih queen,jadi bawa siapa aja nih "


" temen "


" ck okelah kita mulai aja " feby langsung masuk mobil tanpa menjawab pria itu.


dewa,aksa dan bayu dibuat melongo dengan sambutan pria tadi mereka sungguh tak percaya feby adalah queen racing.


" biasa aja wajah kalian " kata mala tertawa.


" ini beneran wa gebetan lo queen racing?" tanya bayu masih tak percaya.


" coba lo cubit gue di " diana langsung menampar aksa.


" gue kan cuma minta di cubit kenapa di tampar di " aksa meringis akan tamparan diana.


hahahahah


" mampus lo "


" syukurin main-main kok sama diana " mala dan bayu tertawa puas.


seorang wanita berpakaian minim berjalan didepan dua mobil yang siap untuk balapan dia mulai hitungan.


3


2


1

__ADS_1


dia langsung melempar kain ditangannya dan seketika kedua mobil itu melaju dengan kecepatan dia atas rata-rata ,feby masih memimpin dia terus melajukan mobilnya hingga dia sampai lebih dulu di garis finish.


" menang lagi lo " kata diana menghampiri feby.


" lo bawa mobilnya gue cabut duluan " diana mengangguk paham setelah mengatakan itu feby langsung melajukan mobilnya meninggalkan arena balap.


" cabut mal " ajak diana setelah mendapatkan kunci mobil yang dimenangkan feby ,lalu mereka pergi meninggalkan arena balap untuk pulang kerumah masing-masing.


feby mengendarai mobilnya dengan kecepatan sedang hingga sampai disebuah jalan yang sepi dia melihat sekitar 3 mobil terparkir asal ditengah jalan.


" ck mobil siapa sih ngalangin jalan aja " feby berdecak kesal karena mobil itu menghalangi jalan.


sesaat feby hanya diam didalam mobil hingha matanya menyipit saat melihat ada perkelahaian didepan sana dengan jumlah yang tidak imbang menurut feby.


" cih main kroyokan " feby berdecih melihat sekumpulan pria berbaju hitam yang jumlahnya sekitar 15 orang sedang menghajar satu pria dengan setelan jas.


ada sekitar 8 orang yang masih bisa bertahan dan 7 orang lainnya sudah terkapar.feby cukup kagum dengan kemampuan pria berjas itu tapi menurut feby ini pertarungan yang tidak adil bisa dilihat pria berjas itu mulai kualahan karena tenaganya yang mulai habis dan lawannya yang terlalu banyak.


feby yang sudah malas dan ingin cepat sampai rumah untuk tidur akhirnya keluar untuk membantu pria itu.


" ekhem " feby berdehem dan membuat semua orang melihat kearah feby termasuk pria berjas itu.


" siapa anda ,kami tidak ada urusan dengan anda ?" tanya salah satu pria berbaju hitam itu.


feby coba mengontrol emosinya dia harus tenang untuk menghadapi semut-semut lemah seperti mereka " saya memang tidak ada urusan dengan anda,tapi mobil anda menghalangi jalan saya " jawab feby dengan wajah datarnya .


" cuih jangan ikut campur urusan kami,sebaiknya anda pergi melalui jalan lain " kata pria kedua seraya meludah mengaggap feby penganggu pekerjaan mereka.


" kalo saya menolak ?"


" jangan salahkan kami kalo anda kami jadikan mainan kami " kata pria yang seperinya adalah pimpinan mereka.


" saya tidak takut " jawab feby mendekat ke arah El " karena dia adalah teman saya " feby bisa melihat seluruh luka diwajah El yang membuatnya tak tega dia sungguh menyayangkan wajah tampan El yang rusak karena perbuatan pria yang tak feby kenal.


" wanita sepertimu hanya menyusahkan ,tangkap dia dan selesaikan tugas kalian " kata pria yang sepertinya pemimpin tadi.


mereka mendekat ke arah feby tapi sebelum merekw mendekat feby lebih dulu menendang mereka " bugh " bunyi tendangan feby.


" anda jangan meremehkan saya " feby yang berpenampilan tomboy lebih leluasa untuk menyerang.

__ADS_1


" sebaiknya anda pergi nona biar saya yang hadapi mereka " kata El lemah dia mengkhawatirkan keadaan feby tanpa perduli dengan keadaanya yang sudah babak belur.


" bodoh ! lihat keadaanmu ,bagaimana bisa kamu mengahadapi mereka sendiri apa kamu mau mati ha ?" marah feby pada El.


" kita hadapi bersama " ajak feby lagi.


" banyak omong " pria berbaju hitam melancarkan serangannya namun dapat ditangkis dan dilumpuhkan oleh feby sebelum mereka menyentuh seujung kulit feby.El cukup tercengang dengan kemampuan feby hanya butuh waktu beberapa menit pria berbaju hitam yang jumlahnya 8 orang tadi sudah lumpuh bahkan El hanya melumpuhkan satu orang dan sisanya feby yang melumpuhkan.


" cih cuma segini kemampuan kalian,lemah " ejek feby.


" berani sekali kau " hanya tinggal satu orang yang mungkin adalah pimpinan merka dia langsung menyerang feby ,feby mencekal tangannya dan memelintirnya hingga terdengar bunyi tulang patah,setelah itu feby menendang perutnya dan meninju wajah pria itu hingga dia terpental.


" bilang sama bos lo jangan ganggu dia lagi atau gue bakal cari dia dan bunuh dia dengan tangan gue sendiri " setelah mengatakan itu feby pergi dan tidak lupa memapah El yang sudah mulai lemah menuju mobilnya.


" thanks " kata El dengan suara lemah.


" it's ok,tapi mereka siapa ?" tanya feby


El tidak menjawab feby yang tahu bahwa El tidak ingin bercerita pun akhirnya tidak bertanya lagi dia melajukan mobilnya dengan kecepatan sedang ,sesekali melirik El yang meringis merasakan perih diwajahnya.


" kita kerumah sakit " kata feby tanpa melihat kearah El.


" jangan nona ,saya tidak suka kerumah sakit " El hanya tidak ingin bundanya tahu dan membuat bundanya khawatir.


" baiklah lalu kita kemana ?" tanya feby lagi.


" antarkan saya ke apartemen saya ,biar nanti saya obati sendiri luka saya " jawan El menyandarkan tubuh lemahnya dikursi.


" ck jangan terlalu formal berbicara dengan saya jika hanya berdua "


" Eh,anda sendiri berbicara formal nona ,hehe ssst "


" perih kan makanya jangan ketawa "


El hanya tersenyum tanpa berniat menanggapi ucapan feby.


" aprtemen lo dimana ?" tanya feby berusaha tidak formal dengan mengubah penggilan jadi lo-gue.


" di jalan xx " jawab El tanpa membuka matanya .

__ADS_1


setelah percakapan itu hanya keheningan yang tercipta didalam mobil itu.


__ADS_2