Berawal dari kesalahan

Berawal dari kesalahan
part 44


__ADS_3

di kediaman permana terlihat dua orang paruh baya yang sedang duduk di ruang tamu dengan wajah cemas mereka adalah wahyu dan feronika yang tengah menunggu putrinya yang tak kunjung pulang padahal langit mulai mendung dan bentar lagi akan turun hujan.


" kok feby belum pulang ya pa? terus dia kan nggak bawa mobil " tanya feronika cemas dia tidak mau kejadian 3 bulan lalu terulang kembali ,kejadian disaat dina menyakiti feby .memang sampai sekarang papa feby dan dika abang feby belum bertindak apapun mereka ingin tahu sejauh mana dina akan bertindak.


" mama tenang aja mungkin feby lagi di jalan " wahyu mencoba menenangkan istirnya.


disaat mereka tengah dilanda kecemasan karena feby tiba-tiba ada suara ketukan pintu.


tok tok tok ..


" mungkin itu feby ma ,papa buka dulu ya " wahyu beranjak membuka pintu dan dia sangat terkejut dengan orang yang datang.


" siapa pa ?" tanya feronika karena suaminya tak kunjung kembali.


feronika juga dibuat mematung karena melihat siapa yang datang.


" ma,pa " sapa orang itu heran melihat mereka berdua justru diam saja.


" dika ?" wahyu yang melihat putranya yang sudah lama pergi pun sangat bahagia ( jadi abangnya feby namanya aku ganti ya soalnya yang kemarin kurang bagus )


" dika anak mama " feronika tak kalah terkejut dia langsung berhambur memeluk putranya yang sangat amat dirindukanya.


" kok nangis sih ma nggak seneng ya dika balik " tanya dika heran kenapa mamanya malah menangis.


" kamu mau tinggalin mama ,papa sama adek kamu lagi ?" tanya feronika hampir marah.

__ADS_1


" ya habis mama malah nangis nggak suruh aku masuk nih ?" goda dika


" eh iya masuk sayang pasti feby seneng lihat kamu " ajak wahyu lalu mereka duduk diruang tamu.


" emang feby kemana pa ?"


" feby pergi tadi sore sampai sekarang belum pulang " jawab feronika lemah dia sungguh mencemaskan feby.


" dika cari feby ya pa,ma " dika beranjak berdiri tapi ditahan oleh mamanya.


" hunannya derea banget dika kita tunggu aja bentar lagi oke " kata feronika yang hanya di balas anggukan kepala oleh dika.


hujan perlahan mulai reda,saat mereka bertiga tengah diam tiba-tiba pintu rumah terbuka dan munculah sosok wanita yang sangat mereka cemaskan dengan keadaan rambut dan badan yang bash kuyup.


" dek " sapa dika karena dia melihat adiknya terus melamun tanpa menyadari kehadirannya.


febypun mendongak melihat siapa yang ada didepannya dan ternyata dia adalah pria yang selama ini dia rindukan " abang " kata feby langsung berhambur memeluk pria yang ternyata adalah kakaknya.


feby tak perduli dengan keadaan badannya yang basah dan pastinya abangnya juga ikut basah.feby menangis didalam dekapan dika meluapkan segala rindu dan sesak dalam dadanya yang sedari tadi belum juga reda.


" loh kok adek abang nangis kenapa ? abang salah ya ? abang jahat ya ? maafin abang dek tapi jangan nangis lagi " dika panik melihat adiknya tiba-tiba menangis dia tahu begitu banyak kesalahannya.


dika mencoba melepaskan pelukannya agar dia leluasa melihat wajah adik kesayangannya.


" biarin gini dulu sebentar aja hiks feby kangen sama abang hiks " kata feby masih terus menangis akhirnya dika menuruti keinginan adiknya dan mengelus rambut basah adiknya untuk memberikan ketenangan.

__ADS_1


setelah dirasa cukup tenang feby melepas pelukannya menatap marah kearah pria di depannya.


" kenapa abang pergi ? kenapa abang baru balik ? kenapa ninggalin feby bang ? abang tahu feby kesepian ? apa abang tahu feby selalu nangis setiap inget abang ? kenapa bang kenapa abang nggak ajak feby pergi ? teriak feby meluapkan amarahnya.


" dengerin abang ,abang nggak pergi abang selalu ada di hati kamu abang cuma mau buktiin kalo abang mampu dan sekarang abang disini jagain kamu dan selalu ada buat kamu ,kamu jangan nangis lagi " dika menggenggam tangan feby lalu menghapus air mata feby,menariknya kedalam pelukan dika.


" abang janji nggak bakal tinggalin feby lagi " tanya feby mendongak untuk melihat wajah dika.


" abang janji sekarang jangan nangis lagi ya ,terus ganti baju abang juga jadi basah nih gara-gara kamu " dika melepas pelukannya menoel hidung mancung adiknya dengan gemas.


" sukurin itu hadiah dari feby " kata feby tersenyum .


" oh jadi karena ada abang mama sama papa di lupain nih " goda wahyu karena sedari tadi hanya menjadi penonton keharmonisan kedua anaknya.


" enggak dong ma "feby langsung menghampiri mamanya ingin memeluknya tapi mamanya menolak.


" no sayang kamu basah nih handuknya ,sekarang ganti baju dulu mama papa tunggu disini,abang juga sana "


" siap komandan " jawab dika dan feby serempak seraya hormat lalu berlalu pergi kekamarnya.


" seneng deh pa lihat mereka kaya gitu apalagi feby senyumnya cerah banget " kata feronika melihat kearah kedua anaknya yang menaiki tangga menuju kamar masing-masing.


" iya ma ,papa juga sneng lihat feby bahagia udah lama feby nggak sebahagia itu " jawab wahyu merangkul pundak istrinya.


" semoga mereka selalu bahagia ya pa " kata feronika yang dibalas anggukan kepala oleh wahyu.

__ADS_1


__ADS_2