Berawal dari kesalahan

Berawal dari kesalahan
part 37


__ADS_3

3 hari telah berlalu ini saatnya feby pulang kerumah setelah keadaanya membaik.


" pagi-pagi gini ngapain sih lo suruh kita kesini ?" tanya mala dengan wajah bantalnya jam masih menunjukan pukul 5 pagi.


" iya nggak biasanya lo " diana ikut mengeluh tanpa menyadari adanya wahyu dan feronika yang tersenyum melihat tingkah mereka berdua.


" gitu aja ngeluh,lo pada nggak lihat gue udah cantik gini " tanya feby menaikan kedua alisnya seraya tersenyum.


" eh iya kenapa udah rapi gitu lo " mala mendekat seraya mengerjab-ngejabkan matanya memastikan penglihatannya.


" lo udah boleh pulang kenapa rapi gini ?" tanya diana heran.


" iya sayang feby hari ini boleh pulang dan dia minta kami jemput pagi-pagi sekali karena dia ingin kembali sekolah " kata feronika mendekati mala dan diana.


" eh om sama tante kita kok nggak lihat ya " mala cengengesan.


" kalian aja yang belum melek " kata wahyu mendekati brangkar putrinya.


" hehe si om bisa aja " diana tertawa mendengar penuturan wahyu.


" yaudah sekarang kita pulang " ajak feronika langsung disetujui semua orang lalu mereka menuju parkiran dan pergi pulang kerumah.


sesampainya dirumah feby,mala dan diana bersiap untuk pergi kesekolah.setelah selesai bersiap mereka turun untuk sarapan.


" pagi mam " sapa feby dengan senyum indahnya.


" pagi tan "sapa mala dan diana .


" pagi sayang sini duduk dan untuk kalian mulai sekarang panggil tante mama oke "kata feronika dengan tersenyum lembut.


" siap tan,eh ma " kata diana dan mala barengan.


" paggil om papa juga ya " wahyu menimpali.

__ADS_1


" siyap pa "


" yaudah sini duduk sarapan dulu " feronika menyiapkan sarapn untuk suami,putri dan kedua sahabat putrinya.


" ma feby udah selesai nih ,feby berangkat dulu ya " pamit feby lalu mencium kedua orang tuanya.


" kita juga pamit ya ma pa " diana dan mala.ikut berpamitan dan salim kepada kedua orang tua feby.


mereka berangkat satu mobil karena feby belum di perbolehkan memakai mobil.


jalanan lumayan lenggang untuk pagi ini sehingga tidak butuh waktu lama mereka sampai disekolah.


sesampainya di parkiran disana sudah ada El dan kedua sahabatnya yang bersandar di mobil mereka.entah sejak kapan El jadi jarang terlambat.


El terkejut saat melihat feby yang keluar dari mobil langsung menhampirinya.


" lo kok udah sekolah sih? udah sembuh? kapan juga lo keluar dari rumah sakit ? kok nggak bilang sama gue ? kan bisa gue jemput " El bertanya secara beruntun yang membuat kedua sahabat El tertawa melihat tingkah El.


" satu-satu dong tanyanya "kata feby tersenyum melihat kekawatiran El.


"ya deh,gue udah sembuh kok,terus gue pulang tadi pagi dijemput mereka berdua jadi lo nggak usah khawatir lagi ok " kata feby tersenyum lembut.


" lebay lo " kata diana dengan suara mengejek.


" kita bukan penjahat kali santai feby aman sama kita "mala tertawa melihat tingkah El yang menurutnya berlebihan.


" sirik aja kalian ,udah gue anterin kekelas " kata El menarik tangan feby menuju kelas feby tanpa menunggu jawaban feby .


El mengantarkan feby sampai kedalam.kelas setelah itu dia kembali kekelasnya.


" belajar yang bener,ntar pulang gue yang anter " kata El sebelum keluar kelas seraya mengacak rambut feby gemas.


setelahnya El langsung keluar dari kelas feby menuju kelasnya.disana feby dibuat mematung karena tingkah El yang tiba-tiba menjadi sangat manis jantungnya berdebar tak beraturan.

__ADS_1


feby bertanya-tanya apakah ini cinta sungguh rasanya sangat berbunga-bunga.


sesampainya di kelas El langsung menuju kursi tempatnya duduk disana sudah ada kedua sahabatnya. tak berselang lama bel masuk berbunyi dan gurupun masuk.


El dan kedua sahabatnya sama sekali tidak memperhatikan guru mereka sibuk dengan kegiatan masing-masing.


jam pertama usai,El langsung beranjak dari duduknya.


" mau kemana lo ?" tanya adit yang melihat El beranjak berdiri.


" bolos,lo mau ikut nggak ?" tanya El menatap kedua sahabtnya.


" ikut lah males juga gue,lo gimana van ?" tanpa menjawab pertanyaan adit vano langsyng beranjak berdiri dan keluar kelas bersama El menyisakan adit yang tengah menggerutu karena selalu ditinggal kedua sahabtnya.


" tinggal aja terus,emang gue anak teraniaya " kata adit memelas lalu beranjak mengikuti kedua sahabatnya.


mereka sekarang ada di atap sekolah ,tidur di atas meja tak terpakai yang sengaja di taruh disana.


" El kapan lo tembak feby ?" tanya adit memecah keheningan .


" ntar malem ,van gue sewa cafe lo " kata adit masih memejamkan matanya.


" hm " vano berdehem mengiyakan ,mereka memang sudah merintis usaha mereka sejak masih duduk di bangku SMP.


Vano memiliki beberapa cafe yang cukup terkenal teraebar di seluruh wilayah,adit mempunyai beberapa bengkel yang juga tersebar di seluruh daerah sedangkan El mempunyai usaha supermarket yang cukup banyak tersebar di sana.


" kenapa lo harus sewa cafe vano ?"tanya adit penasaran .El hanya acuh meneruskan mimpinya adit yang meraaa di acuhkan hanya berdecak malas lalu ikut menyusuri alam mimpi.


bel pulang berbunyi membangunkan ketiga pria tampan yang tengah tertidur di atap sekolah.


" woy pada mau balik nggak ?" tanya adit dengan suara keras.


" ck bawel lo kayak emak-emak komplek " lata vano berdecak karena suara adit yang cempreng mengganggu tidurnya.

__ADS_1


" iya lo kalo mau bangunin biasa aja " kata El beranjak turun mengambil tasnya lalu menemui feby dan mengantarnya pulang karena El akan mengajaknya keluar nanti malam.


__ADS_2