Berawal dari kesalahan

Berawal dari kesalahan
Part 31


__ADS_3

El dkk memasuki lapangan basket untuk latihan basket sebelum besok dia harus bertanding dengn tim-tim dari sekolah lawan yang memang tidak bisa di sepelekan kemampuannya.


saat memasuki lapangan mata El langsung melihat ke arah kursi penonton yang tadi dotempati feby tapi disana hanya ada mala dan diana dia sama sekali tidak melihat feby.


padahal tadi El jelas-jelas menemui feby disana tanpa pikir panjang El berjalan ke arah diana dan mala untuk menanyakan keberadaan feby.


" gue kesana dulu ya " pamit El pada kedua sahabatnya keduanyapun hanya mengangguk setuju.


" feby dimana ?" tanya El to the point kepada kedua sahabat feby yang menatap kaget ke arah El.


" rapat osis " jawab diana acuh dan El hanya ber-oh saja lalu meninggalkan mereka yang dibuat heran dengan kelakuan El.


" langsung pergi aja tuh anak " kata diana bersungut kesal.


" udah lah biarin aja ,kaya nggak tahu aja El gimana" mala tetlihat acuh dengan kelakuan El.


" bisa-bisanya feby deket sama orang kaya gitu " gumam diana pelan.


•••


diruang osis feby dan bima masih membahas tentang perubahan acara yang diusulkan oleh beberapa anggota osis.


rapat kali ini ternyata diminta oleh salah satu anggota osis yang merasa keberatan dengan agenda acara yang sudah mereka sepakatai.


satu jam berlalu rapat osis pun selesai dan tinggal menunggu hari untuk menyiapkan acara promnight sekolah sebagai tanda perpisahan dengan kakak kelas mereka.


" bim gue duluan ya " pamit feby pada bima yang masih membahas sesuatu dengan bendahara osis.


" ok feb " jawab bima acuh karena masih sibuk.


feby pun akhirnya keluar ruangan osis sendiri,jarak ruang osis dan lapangan basket memang cukup jauh .


ditengah perjalanan feby merasa ada yang mengikutinya,feby menengok tapi tak ada siapapun merasa ada yang aneh feby berjalan semakin cepat.


tak ada seorangpun disana karena sekolah juga sudah bubar dan kebanyakan siswa yang masih berada disekolah sekarang sedang menonton latihan basket.


keringat dingin mengalir deras dari tubuh feby,merasa takut karena ditempat yang saat ini feby lewati sangat sepi.


langkah kaki yang mengikuti feby semakin mendekat dan semakin mendekat ,saat feby akan menengok orang itu lebih cepat membius feby hingga feby kehilangan kesadaran.


•••


dilapangan basket latihan akan segera usai karena sudah hampir dua jam mereka berlatih.


mala dan diana sedari tadi cemas karena feby tak kunjung kembali padahal biasanya rapat osis hanya akan berlangsung satu jam dan ini hampir dua jam feby tak kunjung kembali.

__ADS_1


" di kok feby nggak balik-balik sih "tanya mala yang mulai cemas.


" iya nih ,tumben banget belum balik " diana merasakan hal yang sama.


" coba lo telvon di ,ponsel gue lowbat " terlihat jelas kekawatiran diwajah mala.


" nomernya nggak aktif mal " diana mulai mencemaskan feby.


" terus gimana " mala bingung harus berbuat apa ,hari sudah mulai petang dan feby tak kunjung kembali.


" kita bilang sama El aja biar mereka bantu cari feby di "


" lo yakin " tanya diana.


" ya gimana lagi nggak mungkin kita cari sendiri disekolahan yang luas ini "


" yaudah kita samperin mereka " kata diana akhirnya.


" El " panggil mala saat berada disamping para pemain yang sedang latihan.


El hanya berdehem karena dia sedang minum.


" tumben kalian nyamperin kita " tanya adit karena biasanya mereka lah yang menghampiri para cewek lebih dulu.


" kenapa wajah kalian cemas gitu " tanya vano yang melihat kecemasan diwajah mereka berdua yang hanya diam.


" kita mau minta tolong " jawab mala gugup.


" mana feby ?" tanya El sebelum mala.menyelesaikan omongannya.


" feby belum balik dari tadi makanya kita mau minta tolong bantu cariin feby " diana yang membuka suara.


" emang dia kemana ?" tanya vano yang juga ikut mencemaskan feby.


" tadi katanya rapat osis tapi udah hampir dua jam nggak balik " mala menjawab pertanyaan vano.


" pasti bima yang buat ulah " kata El mulai tersulut emosi.


" kita cari sekarang " vano bergegas menuju ruang osis diikuti yang lainnya.


" kalo sampai bima yang lakuin ini gue nggak akan ampuni dia " El terlihat cemas sekaligus marah.


brak..


suara pintu yang dibuka paksa membuat kedua orang yang berada didalam sana menengok kaget ke arah pintu.

__ADS_1


" apaan sih kalian nggak bisa apa sopan dikit ?" tanya bima kesal.


tanpa aba-aba El langsung menarik kerah baju bima " dimana feby " teriak El marah


" lepasin lo apaan sih ,gue nggak tahu dimana feby " balas bima juga berteriak.


" nggak usah bohong lo,jawab dimana feby "El semakin marah karena bima tak kunjung menjawab.


" El lo tenangin diri lo percuma kalo lo emosi dia nggak akan jawab " vano mencoba menenangkan El.


El akhirnya melepaskan cengkraman pada kerah bima.


" gue beneran nggak tahu dimana feby , feby udah pergi setengah jam yang lalu "bima akhirnya menjelaskan .


" lo beneran nggak tahu " tanya vano meyakinkan dia menahan El untuk tetap diam.


" iya gue cuma berdua sama dia,emang kenapa ?" tanya bima heran.


" jadi feby udah pergi sejak setengah jam yang lalu terus dia kemana ?" tanya diana mulai frustasi.


" emang feby kemana ?" tanya bima mulai bingung.


" feby nggak balik,kita juga nggak tahu dia kemana nomernya nggak bisa dihubungi " adit mulai menjelaskan.


" feby tadi baik-baik aja terus dia kemana ?" bima mulai kawatir dengan feby.


" kalopun feby balik dia harus lewat lapangan untuk pergi ke gerbang sekolah,jadi gue yakin dia masih di sekitar sekolah ini " vano mencoba menemukan jawaban atas hilangnya feby.


" mending kita mencar kita cari di seluruh sekolah " diana memberikan usul dan mereka mengangguk setuju.


" kita bagi jadi beberapa tim,gue sama El ke timur dan selatan,adit sama mala ke utara terus bima sama diana ke barat. ketemu atau nggak nanti kita kumpul lagi disiini " vano memberi intruksi dan mereka langsung berpencar.


setengah jam berlalu mereka kembali berkumpul ditempat semula .


" gimana?" tanya vano pada teman-temanya .


" gue cari di perpustakaan nggak ada " adit terlihat lesu.


" gue juga udah cari di seluruh toilet cewek tapi nggak ada "


" gue juga udah cari di seluruh toilet cewek nggak ada "


" di taman sama kantin juga nggak ada "


" gue juga udah cari di lab ipa nggak ada "

__ADS_1


" rooftop pun nggak ada "


" lo kemana sih feb " El menunduk ,meremas rambutnya kuat merasa putus asa karena tidak juga menemukan feby .


__ADS_2