
sekarang waktu sudah menunjukan pukul 19.30 ,El sudah bersiap dengan setelan celana panjang dan juga jas formalnya sungguh pemandangan langka bagi seorang Elrangga yang terkenal fuckboy sekarang terlihat rapi dan tampan.
El turun dari kamarnya yang berada di lantai dua seraya membenahi jam tangannya,jam tangan keluaran terbaru yang limited edition pastinya.
kedua orang tua El yang sedang bersantai di ruang keluarga dibuat kagum sekaligus heran dengan penampilan putra sematawayangnya yang tiba-tiba berpakaian rapi.
" Eh anak bunda mau kemana rapi gitu " tanya widya menggoda putranya.
" wah ayah mencium bau-bau cinta ini bun " bima semakin gencar untuk menggoda putranya yang dibuat glagapan karena ayah dan bundanya.
" ayah bunda apaan nggak ya ,El cuma mau keluar aja bentar " jawab El malu-malu.
" kalo nggak kenapa malu-malu gitu sih ?" tanya widya mendekati El.
" siapa perempuan yang bisa buat anak bandel ayah dandan serapi ini " tanya bima seraya menaik turun kan alisnya.
" udah lah El mau berangkat dulu dah yah bun " pamit El lalu berlalu dari sana sebelum ayah dan ibunya semakin menggodanya.
" kenalin sama ayah bunda ya sayang jangan lupa " teriak widya yang tak dihiraukan El.
" anak itu mirip sama kamu " kata widya menatap ke arah suaminya yang sedang tersenyum.
" yah semoga saja siapapun perempuan itu akan secantik dan sesabar kamu " bima mencolek dagu istrinya seraya tersenyum jail.
" ih kamu apaan sih " widya jengah dengan sikap suaminya yang seperti ini.
" kamu nggak mau kasih adik buat El " bima menggoda istrinya.
" nggak ada,El udah besar " widya bersungut lalu meninggalkan bima yang tertawa puas melihat istrinya .
•••
setelah menempuh perjalanan kurang lebih 30 menit El akhirnya sampai di jalan depan komplek tempat dimana dia biasa menjemput feby,sampai sekarangpun El masih belum di perbolehkan untuk mengantar feby sampai rumah.
El bersandar disamping mobilnya sebenarnya dia tidak nyaman menggunakan jas tapi demi feby dia rela supaya feby lebih terpesona dengan ketampanannya.
__ADS_1
dari arah komplek feby berjalan dengan anggun berbalut mini dress diatas lutut warna biru muda dengan wedgess setinggi 7 cm dan rambut yang dicepol memeperlihatkan leher jenjangnya menabah kesan Elegan serta make up yang natural menambah kesan cantik .feby berjalan pelan kearah El.
El yang menyadari kedatangan feby langsung dibuat mematung melihat penampilan feby. dia sungguh terpesona karena baru kali ini dia melihat feby berpenampilan seperti ini.
" cantik " kata El tanpa sadar.
" gimana El " kata feby setelah sampai didepan El yang akhirnya menyadarkan El dari lamunannya.
" eh gimana feb ?" tanya El setelah sadar dia langsung glagapan karena ketahuan tengah menatap feby .
" tadi lo bilang apa ?" kata feby menahan senyum karena melihat gelagat El.
" nggak kok nggak papa,udah siap kita berangkat sekarang ?" tanya El mengalihkan pembicaraan.
" ayok " kata feby langsung dibukakan pintu mobil oleh El.
sepanjang perjalanan El hanya diam dan sesekali melirik ke arah feby yang sibuk memperhatikan kedepan.
" em kita mau kemana ya El ?" tanya feby memecah keheningan.
" baiklah "
setelah menempuh perjalanan hampir 1 jam akhirnya mereka sampai di cafe milik vano yang mengarah langsung ke arah pantai.
El langsung mengajak feby masuk kedalam.cafe dan El sudah menyiapkan tempat yang langsung mengarah ke pantai.
tempat yang disiapkan El untuk dinner bersama feby.
feby dibuat kagum dengan dekorasi yang ada disana sungguh sangat indah dan romantis menurut feby.
" feb " panggil El pelan.
" eh iya El " feby menoleh kearah El ya?g tengah tersenyum menatapnya .
__ADS_1
" kita kesana " El mengulurkan tangannya dan disambut feby dengan senang hati.
merekapun langsung menuju kemeja yang telah disediakan ditemani dengan angin pantai yang sejuk dan menenangkan.
" lo suka tempatnya " tanya El setelah sekian lama mereka hanya diam karena feby tengah menatap hamparan laut yang indah.
" sangat suka " kata feby tersenyum tulus senyum yang selalu membuat El terpesona.
" syukurlah kalo lo suka " El mulai menyantap makanan yang disediakan diikuti feby .mereka berbincang banyak hal hinggal makanan mereka habis.
El menggenggam tangan feby ,feby hanya diam saja membiarkan El melakukan apa yang akan dilakukan.
sesaat kemudian El mulai berbicara.
" Entah sejak kapan gue juga nggak yakin feb ,entah sejak kapan gue mulai sering memikirkan lo ,mulai sering mencari tahu tentang lo bahkan gue hampir gila saat melihat lo disakiti gue nggak bisa lihat lo terluka bahkan hari-hari gue semua hanya tentang lo " El menjeda kata-katanya menarik nafas dalam-dalam lalu menghembuskannya.
feby dibuat penasaran apa kelanjutan kata-kata El jantungnya sudah berdegub tak beraturan.
" gue suka sama lo feb,gue sayang sama lo ,lo mau nggak jadi pacar gue " kata El setelah sesaat diam mencoba memberanikan diri mengungkapkan isi hatinya .
feby hanya diam saja dia benar-benar syok karena El tiba-tiba menyatakan cinta kepadanya . feby sebenarnya juga sudah mulai suka dengan El tapi dia masih bingung.
setelah beberapa saat diam feby akhirnya menjawab " gue nggak bisa El " kata febu dengan wajah sedih.
El langsung menunduk lemah
" oke gue ngerti kok feb " kata El dengan suara lesu.
" maksud gue,gue nggak bisa nolak lo El " kata feby tersenyum yang langsung ditatap tak percaya oleh El.
" jadi ?" tanya El antusias.
" ya jadi kita jadian " jawab feby tersenyum sangat manis.
El sangat bahagia dengan jawaban feby hingga tak henti-hentinya tersenyum .karena waktu semakin malam El mangantarkan feby untuk pulang .didalam mobil El menggenggam tangan feby dengan tangan kirinya sedangkan tangan kanannya memegang setir sesekal El mencium tangan feby yang membuat wajah feby merona karena tingkah El yang sangat manis.
__ADS_1