Bidadari Untuk Preman

Bidadari Untuk Preman
Galau part 2


__ADS_3

"Apa aku harus berubah demi mendapatkan hati Aliyah? tapi aku akan berusaha dulu membuat Aliyah suka padaku apa adanya diriku sekarang ini. Aku ingin melihat apakah Aliyah bisa jatuh cinta padaku, aku harus yakin dulu pada diriku" gumam Jack dalam hatinya.


Jack adalah cowok yang baik dan tulus, walaupun pekerjaan preman pasar tapi Jack tidak seburuk preman pada umumnya. Dia aslinya lembut dan perhatian apalagi pada Mamanya, satu satunya orang yang ia miliki setelah ayah tirinya meninggal 3 tahun lalu. Jack sangat berbakti dan baik kepada mama nya, tidak pernah melawan dan selalu merawat mama yang sedang sakit.


"haah..sudah semalam suntuk aku memikirkan ini lebih baik aku tidur, semoga esok haru berjumpa dengan sang bidadari Aliyah" ucap Jack pada bantalnya..


.


Malam ini Aliyah sudah merasa benar benar sehat, dia sudah seminggu beristirahat di kamar tanpa keluar rumah, ia sangat bosan sekali. Aliyah tampak memainkan ponselnya mengecek sosial media, tentu saja Aliyah punya sosmed tapi dengan nama samaran (@ukhti_Khairan) pantas saja saat Jack stalking tidak ketemu 😂😂


Aliyah melihat-lihat sosmed nya dan Lia terkejut dengan salah satu postingan pengikutnya, jantung Aliyah berdebar tapi rasanya juga ngilu di ulu hatinya.


Lia melihat postingan @AbiKurniawan orang yang sama dengan yang Jack lihat tadi siang. Dia adalah pria yang sangat di sukai oleh Lia, Lia diam diam suka pada mas Abi, namun sayang kini mas Abi sudah beristri.


"masya Allah istri mas Abi sedang hamil, mereka tampak sangat bahagia sekali" ucap Aliyah sembari me like postingan itu.


"astagfirullah...sadar Lia kamu tidak boleh suka lagi padanya, dia sudah milik wanita lain, ya Allah..hamba mohon hilangkan rasa ini ya Allah engkau yang maha membolak-balikkan hati manusia, jatuhkan lah hati hamba pada insan yabg tepat bagi hamba ya allah" ucap Aliyah lagi.


Setelah selesai dengan sosial media nya Aliyah melihat foto foto di galeri ponselnya, Aliyah begitu rindu dengan kakak nya yang berada di Jakarta, sewaktu Aliyah kuliah di jakarta Aliyah sering pergi menjenguk kakaknya, namun setelah wisuda 6 bulan lalu dan pindah ke padang Lia belum sempat lagi ke jakarta dan menjenguk kak Nissa kakak nya.


"Kak Lia rindu,,kakak baik baik ya di sana, insya allah secepatnya Lia jenguk kakak lagi" ucap Aliyah dengan air mata yang sudah menetes di pipi nya.


"seminggu ini aku begitu bosan di rumah, aku gak sabar menunggu besok pagi ke pasar dam bertemu dengan bunga" batin Aliyah.


Apakah Aliyah tidak rindu juga dengan Jack?? 😅😅


.


Keesokan paginya Aliyah berangkat menuju pasar raya, seperti biasa pukul 9 pagi Aliyah bergegas menuju ke tempat biasa menunggu Jack. Hari masih pagi namun matahari sudah bersinar terik, membuat mata Aliyah silau dan ia pun menutupi wajahnya dengan tas yang ia bawa, lalu Lia berjalan ke seberang trotoar, tiba tiba dari awah yang berlawanan sebuah angkot melaju dengan kencang Aliyah yang terlambat menyadari angkot itu datang seketika langsung berlari namun angkot masih menyenggol sedikit tubuh Aliyah sehingga membuuatnya terjatuh ke jalan, tangan Aliyah terbentur cukup keras ke aspal.


"astagfirullahal'azim ya allah.." ucap Aliyah menahan rasa sakit.


Tidak jauh dari situ Jack melihat Aliyah yang jatuh dan berlalu secepat mungkin menolongnya.

__ADS_1


"Aliyah, kamu gak apa apa? ayo cepat berdiri aku bantu" ucap Jack.


Jack membantu Aliyah duduk di bangku.


"Aliyah...tangan kamu terluka, tunggu di sini sebentar aku beliin obat luka dulu, tunggu jangan bergerak" ucap Jack.


5 menit kemudian Jack datang dengan kotak P3K. Jack hendak menyentuh tangan aliyah yang berdarah namun Aliyah menepisnya.


"biar aku saja" ucap Lia.


"Aliyah tangan kamu aja terluka begitu gimana kamu mau ngobatin sendri, biar aku bantu Lia, tolong jangan menolak" pinta Jack.


Jack dengan sigap mengobati tangan Lia yang terluka dan membalutkan perban ke tangannya.


Aliyah melihat raut wajah Jack yang sangat cemas, Jack mengobati Aliyah dengan baik layaknya seorang perawat.


"Jack, kamu memang baik" batin Aliyah.


"Aliyah..kamu baru aja sembuh kenapa udah terluka lagi sih, aku mohon hati hati Aliyah jangan terluka lagi" ucap Jack


"gak penting, bahagia aku jadi berkurang karena ketemu kamu yang terluka begini" ucap jack lagi.


"hah bahagia? maksud kamu?" tanya Aliyah.


"ehm bukan bukan, bukan apa apa kok" jawab Jack.


"aku minta maaf seminggu yang lalu tidak jadi.." kata Aliyah namun langsung di potong okeh Jack.


"udah udah, aku gak butuh penjelasan kok, yang penting kamu sekarang datang" sanggah Jack.


Aliyah pun menyampaikan niatnya untuk bertemu bunga. Mendengar perkataan Aliyah Jack ikut bahagia, akhirnya bunga mendapatkan donatur tatap, kemudian mereka berdua bergegas menuju kediaman bunga.


skip...

__ADS_1


Setelah selesai memberikan bantuan berupa uang tunai kepada bunga dan ibunya mereka pun langsung pamit dan kembali ke pasar raya.


Di jalan pulang Jack memulai aksi jahilnya dengan berjalan mundur di depan aliyah sambil menatap wajah Aliyah.


"Jack jangan jalan seperti itu nanti kamu jatuh" ucap Lia.


"enggak lah emang nya aku anak kecil, jalan kek gini tu asik tau, dan aku bisa lihat wajah kamu yang cantik dengan jelas, oops" ucap Jack keceplosan.


"apaan si kamu, ya udah kalau gitu aku duluan" balas Aliyah.


Aliyah melangkah mendahului Jack, Jack pun langsung berbalik badan dan memegang tas Aliyah minta di tunggu.


"Jack jangan tarik tarik tas" ucap Aliyah yang agak kesal kemudian refleks mendorong badan Jack hingga ia jatuh ke selokan dan bajunya kotor.


"Aliyah...kamu...aku jadi jatuh kan" ucap Jack kesal.


Aliyah tertawa tanpa rasa bersalah melihat Jack yang jatuh itu.


"hahaha, astagfirullah..maaf Jack maaf" ucap Aliyah.


"aku gak mau tau ya, kamu belikan aku baju baru" kata Jack masih kesal.


"hah baju baru? oke oke tapi aku anggap ini permintaan kedua kamu ya, jadi permintaan kamu tinggal satu" ucap Aliyah.


.


.


.


.


.

__ADS_1


hmmm kayaknya ada yang makin akur ni..hehehe..lanjut yaak


__ADS_2