Bidadari Untuk Preman

Bidadari Untuk Preman
Aliyah kesepian


__ADS_3

Sudah 3 hari Aliyah mengunjungi pasar tapi Jack masih belum terlihat batang hidungnya, Aliyah juga selalu mengecek ke rumah Jack, tapi tetap tidak ada orang. Apa Jack pindah? atau bagaimana? dimana Jack? Aliyah kesepian.


"Sudah 3 hari dia masih belum terlihat" ucap Aliyah.


Aliyah duduk di bangku trotoar tempat biasa dia bertemu dengan Jack, hari ini mendung, tidak cerah seperti biasanya. Aliyah masih berada di pasar dia bosan di rumahnya, setidaknya kalau di pasar Aliyah bisa melihat keramaian dan orang banyak itu bisa menghilangkan rasa sepinya.


Tiba-tiba seorang pria menghampiri Aliyah.


"Aliyah bukan si?" tanya orang itu.


"eh, bang Fero kan?" jawab Aliyah.


"iya aku Aliyah" tambahnya.


"wah gak nyangka banget ya kita ketemu di sini, kamu apa kabar?" tanya Fero.


"Alhamdulillah baik bang, kalau abang sendiri sehat?" balas Aliyah.


"Alhamdulillah seperti yang kamu lihat, aku sehat" jawabnya.


Fero adalah kenalan Aliyah, dia teman baik kak Nissa (kakak Aliyah), Fero juga anak sahabat umi Aliyah, Fero anak orang kaya, dan juga juga memiliki wajah di atas standar (ganteng si tapi masih gantengan Jack), penampilan nya sangat mencerminkan dia orang kaya terlihat dari style yang dikenakan nya.


"kamu ngapain di sini sendirian, eh kamu kapan balik dari jakarta?" tanya Fero.


"oh Lia tadi..nyari barang tapi gak ketemu kayaknya gak ada yang jual di pasar ini" jawab Lia.


"udah 6 bulan semenjak wisuda lia langsung balik ke Padang bang" tambanhya.


"oh..lagian kamu aneh juga ngapain shopping di pasar kek gini, ke mall dong Aliyah kamu kan anak orang kaya" jawab Fero.


Aliyah hanya membalas celoteh fero dengan tertawa tipis.


"Kondisi Nissa gimana Lia, apa dia masih di rawat?" tanya Fero.


"hem..kak Nissa masih di rawat bang, kondisinya cukup stabil walaupun kadang dia juga kumat" jawab Lia.

__ADS_1


"abang sendri ngapain di pasar gini" tanya lia balik


"oh iya, mobil aku mongok di ujung jalan sana, dan lagi di bengkel, aku sekarang mau ke caffe itu beli minum sambil nunggu mobil siap" jawab Fero.


"ayo ngopi bareng, aku traktir udah lama kita gak ketemu" ucap Fero.


"kamu masih sama aja kayak dulu, tertutup, tapi..kamu makin cantik" tambah Fero sambil senyum-senyum memandangi Aliyah dari ujung kaki sampai ujung kepala.


"maaf bang Lia udah harus pulang, lain kali aja bang, udah mau hujan, assalamualaikum" balas Lia.


Aliyah pun segera meninggalkan Fero, hujan turun dengan deras membuat Aliyah basah kuyup, akhirnya aliyah memutuskan untuk berteduh di teras toko yang tutup.


"hujan..aku gak bawa payung, padahal udah dekat ke taman" ucap Aliyah.


Aliyah duduk di bangku teras toko itu, tampak dirinya kedinginan karena basah kuyup di tambah lagi hujan deras membuat hawa semakin dingin.


Tiba-tiba ada yang melekatkan jaket kulit hitam ke punggung Aliyah menyelimuti badannya, Aliyah terkejut dan menatap ke belakang ternyata itu JACK!!! orang yang Aliyah tunggu selama 3 hari ini.


Aliyah yang kaget pun langsung berdiri dan menatap Jack seperti tidak percaya bahwa itu Jack.


Ekspresi Aliyah masih seperti orang kaget. Datar dan tidak bersuara menjawab sapaan Jack.


"Kamu..kamu kemana aja si Jack, kamu tau gak aku nyariin kamu dari kemarin, aku nunggu kamu tiap hari, aku pergi ke rumah kamu, tapi kamu gak ada, kamu kenapa pergi tiba tiba gitu" cerocos Aliyah yang kini agak kesal namun cemas, keningnya mengkerut namun matanya berbinar binar.


Jack tersenyum mendengar gerutu Aliyah, melihat raut wajah Aliyah itu Jack refleks memeluk Aliyah dan berbisik.


"Aku kangen banget sama kamu Lia" ucap Jack pelan tepat di telinga Aliyah.


Aliyah kaget dengan tindakan Jack itu, dia langsung mendorong tubuh Jack dan marah.


"apa apaan sih jack, kamu gak sopan banget meluk meluk wanita kayak gitu" bentak Aliyah.


Karena marah Aliyah pergi menerobos hujan meninggalkan Jack. Jack pun berlari mengejar Aliyah dan memegang tangan Aliyah untuk menahannya.


"kamu mau tau kan aku pergi ke mana? jangan marah Lia aku minta maaf" ucap Jack

__ADS_1


"lepasin tangan aku" gerutu Aliyah sembari menyibakkan tangan Jack.


Mereka berdua berdiri di tengah hujan.


"Aliyah aku minta maaf, maaf kalau perbuatan aku tadi membuat kamu kesal, tapi tolong jangan pergi Aliyah, aku butuh kamu" pinta Jack sedih.


"Aliyah.. aku kangen sama kamu" ucap Jack.


Aliyah hanya menghela napas tanpa menggubris perkataan Jack.


Jack memasang kembali jaket itu pada Aliyah, dan menggiring Aliyah untuk berteduh lagi.


"jadi kamu kemana kemarin itu?" tanya Aliyah lirih.


"aku ke rumah sakit Aliyah, mama aku kemarin drop dan harus di rawat beberapa hari" jawab Jack.


"maaf kalau buat kamu cemas dan menunggu" tambah Jack.


Aliyah hanya menganggukkan kepalanya.


"Aliyah...aku mau bilang sesuatu sama kamu" ucap Jack sembari menatap wajah Aliyah dengan serius.


.


.


.


.


.


.


...

__ADS_1


__ADS_2