Bidadari Untuk Preman

Bidadari Untuk Preman
Jack atau Jeffry?


__ADS_3

Jack menyusuri jalan pulang tanpa menoleh ke belakang melihat Aliyah. ia agak kesal dengan sikap ketus Aliyah. ia pikir aliyah ramah ramah seperti yang terlihat dari wajah manisnya. Namun ternyata Aliyah jutek sekali padanya.


"Hah bengok..mana mungkin cewek kayak dia mau kenal apalagi deket ama loe" ucap Jack pada dirinya sendiri. Jack mengacak ngacak rambutnya.


" Tapi sumpah gue pengen kenal lebih jauh sama dia..gue pengen deket sama dia...haaahh" Jack berbicara sendri lagi.


Nampak nya Jack cukup terobsesi dengan Aliyah. Kenapa bisa? padahal selama ini Jack belum pernah suka dengan cewek loh... iya dia memang preman pasar, tapi dia bukan tipe cowok yang suka main perempuan, bahkan untuk dekat saja Jack enggan.


Padahal jika melihat wajah kerennya dan aura badboy yang super cool itu banyak membuat pedagang muda wanita di pasar klepek-klepek sama Jack. Tidak heran Jack sering mendapat makanan gratis, minum gratis, bahkan pakaian gratis dari pedagang dan karyawan wanita di pasar.


Mengenal lebih jauh tentang Jack.


Jack memanglah preman pasar, profesi ini di lakoni nya sudah hampir 4 tahun saat ia lulus SMK. Ya sebagai preman Jack memang nakal, dia kerap berkelahi dengan preman lain, dia kadang merokok, tapi tidak tidak pernah menyentuh miras dan narkoba, dan dia juga jarang beribadah. Namun, dia tidak seburuk preman yang lainnya.


"Abang ganteng...!!" terdengar teriakan dari arah depan bersumber dari seorang gadis bernama Anya. Teman cewek satu-satunya yang Jack miliki.


"hoyy Anya..udah pulang kampus ya" sapa Jack kembali kepada Anya.


"udah! abang tau gak si aku tu capek kuliah bang huaaa.." jawab Anya sambil pura-pura menangis.


" capek kenapa sii, kamu dodol sii makanya rajin belajar" ucap Jack sambil mengacak acak rambut pendek Anya. Rambut Anya pendek Seperi potongan rambut polwan. Badannya bagus dan tinggi, kulitnya juga sawo matang dengan lesung pipi yang imut.


"bang aku tu udah bilang gak mau kuliah apalagi jurusan teknik. pusing aku bang. Seharusnya aku emang jadi polwan aja huaaa.." ucap Anya yang kembali merengek.


"udah deh jangan maksain diri. Papa kamu lagi kesulitan uang kan, kamu pikir masuk polisi murah tambah lagi abang kamu juga kuliah kan, pasti beban orang tua kamu berat anya. Udah syukur tu kamu bisa kuliah" jawab Jack.

__ADS_1


"hee iya si..seharusnya aku tu nikah aja sama abang yaa kann. wkwkwkk" balas Anya sambil tertawa keras.


"kamu itu cocoknya jadi adik abang, bukan istri abang. hahahah" kata Jack sambil tertawa pula.


"dasar jomblo, di kasih cewek imut kayak aku sok-sok an nolak. huh week" balas Anya sambil menjulurkan lidahnya ke arah Jack.


Kedua manusia ini memang selalu heboh jika sudah bertemu. Mereka berdua sangat lucu jika berantem seperti ini. Anya dan Jack memang dekat dari dulu. Anya lebih muda 2 tahun dari Jack. Kedatangan Anya berhasil mengusir kekesalan Jack. Mereka berdua kini jalan bersama menuju rumah. Rumah mereka dekat dan bersebrangan. Bahkan Anya memanggil Jack dengan nama aslinya Jeffry.


"bang Jeff ayok mampir, nantik Anya buatkan cappucino dingin kesukaan bang Jeff" rayu Anya kepada Jack. mereka kini sudah sampai di depan rumah Anya.


"Paling bisa kamu ya..mana mungkin aku nolak kalau kamu tawarin cappucino" jawab Jack sambil mencubit hidung Anya.


"ihh sakit tau. nyubit-nyubit. kalau nyium gak apa apa. hahahaha" Anya kembali menggoda Jack dengan candaan.


"Abang udah siap nyium cewek hari ini. ehh" Jack keceplosan dan menutup mulutnya.


Mereka pun segera masuk ke rumah. Jack dan keluarga Anya memang sangat dekat. Keluarga Anya sangat baik kepada Jack, dan Papa Anya juga sahabat dari Alm ayah tiri Jack.


Kini Anya dan Jack duduk santai di ruang tengah sambil menikmati cappucino dingin buatan Anya.


"Anya, bang Riyan mana? tumben sore gini gak kelihatan biasanya kan bantuin Mama kamu tu nutup toko" tanya Jack yang melihat rumah Anya sepi sedangkan Mama anya sibuk di samping rumah menutup tokonya.


"Ih biasa lah, palingan juga dia ngebucin sama pacarnya itu" jawab Anya ketus.


"Ya elah...yaudh abang bantu Tante dulu ya kasihan ngangkat-ngangkat perabotan sendirian" balas Jack yang langsung berdiri dan membantu Mama Anya.

__ADS_1


"bang Jeff emang baik banget, perhatian, ganteng, ahh perfect" ujar Anya dalam hatinya.


Jack langsung membantu Tante Ria menutup toko elektronik miliknya. Jack mendorong estalase toko yang berada di teras ke dalam, dan mengangkut barang-barang yang terpampang diluar.


"Makasih ya Jeffry udah bantuin Tante" ucap tante Ria dengan senyuman.


"ahh tante kayak sama siapa aja" balas Jack malu malu.


"ya udah tante Jeff pulang dulu yaa..udah mau magrib kasihan Mama di rumah sendirian" ucap Jack.


"Anya..abang pulang dulu..bye bye" teriak Jack kepada Anya yang berada di dalam rumah.


"iya bang..jangan lupa malam minggu" balas Anya.


"hayo mau ngapain malam minggu haa" tanya mama Anya dengan nada curiga.


"urusan anak muda. mama ga akan paham. hahahaha" jawab Anya.


.


.


.


.

__ADS_1



(visual Anya)


__ADS_2