
Aliyah melangkah mendahului Jack, Jack pun langsung berbalik badan dan memegang tas Aliyah minta di tunggu.
"Jack jangan tarik tarik tas" ucap Aliyah yang agak kesal kemudian refleks mendorong badan Jack hingga ia jatuh ke selokan dan bajunya kotor.
"Aliyah...kamu...aku jadi jatuh kan" ucap Jack kesal.
Aliyah tertawa tanpa rasa bersalah melihat Jack yang jatuh itu.
"hahaha, astagfirullah..maaf Jack maaf" ucap Aliyah.
"aku gak mau tau ya, kamu belikan aku baju baru" kata Jack masih kesal.
"hah baju baru? oke oke tapi aku anggap ini permintaan kedua kamu ya, jadi permintaan kamu tinggal satu" ucap Aliyah.
.
Sekarang mereka berdua sudah berada di toko baju, Aliyah menyuruh jack untuk memilih baju yang dia sukai. Sementara melihat lihat baju, Aliyah fokus pada baju koko modern yang kerap di pakai oleh pria pergi ke masjid, baju itu bewarna cream polos dengan 3 kancing di bagian dada, dan saku di kanan, Aliyah suka melihat pria dengan baju seperti itu, apalagi di tambah dengan peci waw keren abis.
Sadar akan sikap Aliyah yang memandangi baju itu Jack pun langsung mengambilnya.
"Aku mau yang ini" ucap Jack
"kamu seriusan mau yang ini?" jawab Aliyah kaget. (masa preman pakai baju begituan hilang dong aura premannya)
"iya.." balas Jack singkat.
Jack memasuki kamar ganti dan langsung berganti pakaian dengan baju tadi, keluar dari situ penampilan Jack berubah drastis, seketika tampang premannya hilang, Jack begitu ganteng dan keren baju itu sangat cocok untuknya.
"wah...bagus banget, cocok banget untuk abang, ini mah udah mirip model bentukannya" puji penjaga toko yang masih muda itu.
Aliyah melihat ke arah Jack, Jack memang sangat berbeda jika sudah berganti pakaian, dia sama sekali tidak terlihat seperti preman.
"aku ambil yang ini ya" tanya jack pada Lia
"iya" balas Lia
"sumpah gue seneng banget di belikan baju sama Aliyah, ini bakal jadi baju favorit gue" ucap Jack dalam hati.
Setelah selesai beli baju adzan zuhur berkumandang.
" ehm Jack seperti nya kita berpisah disini saja, saya mau ke masjid sholat lalu pulang ke rumah, terimakasih sudah temani ketemu bunga, assalamualaikum" ucap Lia
__ADS_1
"tunggu Lia..ayo aku temani, kita berpisah setelah sholat saja" balas Jack.
Sesampainya di masjid Aliyah langsung masuk untuk berwudhu begitu pula dengan jack, Jack juga ikut sholat hari ini. Jack sadar dirinya sudah lama tidak sholat padahal mamanya sering mengingatkan untuk sholat, tapi jack hanya bilang nanti nanti saja.
15 menit berlalu kini semua jamaah masjid keluar, di gerbang depan Jack dan Aliyah berjumpa lagi, kemudian seorang laki laki paruh baya menghampiri Jack dan mengajaknya bicara.
"assalamualaikum Jack, sudah lama tidak kelihatan ya" sapa pria tua yang berkopiah putih seperti seorang haji.
"waalaikumsalam pak haji, lumayan sibuk akhir akhir ini pak" jawab Jack.
"biasa nya kamu kan rutin sholat jumat dan jamaah di sini dulu, tapi kenapa sekarang sudah jarang, besok sholat lagi ya" kata pak haji lagi.
"insyaallah pak haji siapp" jawab jack sambil memberi hormat dengan senyuman.
"apa? sering sholat di sini? jadi cowok ini sholat?" tanya Aliyah dalam hati.
"astagfirullah...aku ga boleh ngomong gini, dia kan islam wajar dong dia sholat, bahkan wajib dia sholat, jika dia tidak islam barulah di pertanyakan, astagfirullah..aku ga boleh mikir gini lagi" ucap Aliyah dalam hati.
Pak haji menatap Aliyah yang menunduk di samping Jack
"ini siapa Jack, tumben kamu jalan sama cewek, biasanya mana pernah" tanya pak hani lagi.
"oh ini, hem.. dia.." Jack bingung mau menyebut Aliyah siapa, Aliyah tidak ingin berteman dengan nya, dan tidak mungkin Jack menyebutkan Aliyah orang yang dia suka, terlalu lama mikir Aliyah pun akhirnya menjawab pertanyaan pak haji.
"waalaikumsalam..Aliyah" balas pak haji.
"kalau begitu saya duluan ya, lanjutkan kegiatan kalian, assalamualaikum" tambah pak haji.
"waalaikumsalam" jawab keduanya.
Jack agak kaget mendengar jawaban Aliyah yang mengatakan bahwa dia teman aliyah, sejujurnya Jack bahagia di akui sebagai teman, hati jack rasanya di penuhi oleh bunga-bunga. Saking senangnya jack sampai senyum senyum sambil menggigit bibirnya sendiri. hahaha lucu sekali ekspresi Jack.
"kamu kenapa senyum-senyum gitu?" tanya Aliyah heran.
"oh eh, ga ada apa apa kok" balas Jack.
"Aliyah supir kamu mana?" tanya Jack
"pak yono menunggu di taman sana, jadi aku jalan saja ke sana lagian kan dekat kok" jawab Aliyah.
"aku antar ayo" balas Jack.
__ADS_1
Aliyah tidak menolak dan mereka pun jalan bersama menuju taman. Hampir tiba di dekat taman Aliyah sudah melihat mobil pak yono di parkiran, lali tiba tiba sekelompok preman datang menghampiri jack dan Aliyah.
Mereka sepertinya sedang marah terlihat jelas dari raut wajahya, tidak hanya itu salah seorang preman membawa balok kalu yang besar.
"woi Jack, dasar baji**** lo, habis lo kali ini sama gue" ucap preman itu.
Jack kaget melihat kedatangan para preman itu, mereka adalah musuh lama ayah tirinya yang ingin balas dendam pada Jack.
"gue bunuh lo Jack" ucap preman itu lagi.
"Aliyah cepat lari, cepat!!!!" ucap Jack keras.
"tapi Jack kamu gimana sepertinya mereka mau nyakitin kamu jack" balas aliyah ketakutan.
"jangan pikirin aku, cepat lari Aliyah, aku gak mau kamu kenapa kenapa, cepat!!!" balas Jack sambil mendorong Aliyah pergi.
plakkk... preman itu memukul Jack.
perkelahian pun terjadi, Jack melawan 4 orang preman sekaligus, badan mereka besar besar, namun jack adalah petarung yang hebat.
"Aliyah lariii!!!" ucap Jack lagi.
Aliyah yang takut namun cemas melihat Jack akhirnya lari menuju pak yono, Aliyah terus berlari dan menoleh ke belakang melihat Jack yang bertengkar dengan preman preman itu.
"ya Allah..semoga dia gak apa apa ya Allah" ucap Aliyah.
Aliyah sampai di mobil dengan wajah yang cemas dan memerah seperti ingin menangis.
"non Aliyah kenapa?" tanya pak yono.
Aliyah tidak ingin menceritakan Jack tadi ke pak yono, takut pak yono mengadu ke umi nya.
"gak apa apa pak, ayo kita pulang" jawab Aliyah.
.
.
.
.
__ADS_1
.
.