Bidadari Untuk Preman

Bidadari Untuk Preman
Pergi ke Jakarta


__ADS_3

Sepulang dari pantai Aliyah mendapat kabar tentang kakaknya di rumah sakit jiwa. Ya..kak Nissa kembali mengamuk di rumah sakit. Mendengar kondisi kakaknya itu Aliyah berniat untuk menjenguk kak Nissa besok ke Jakarta.


Khadijah Annisa (25 tahun) adalah kakak kandung Aliyah, anak ke-2 dari keluarga Bakhri, Nissa sama cantiknya dengan Aliyah gayanya sangat modis dan kekinian, dia berhijab tapi tidak sesyar'i Aliyah, pekerjaannya adalah seorang dokter.


Namun nasib buruk menimpanya satu tahun lalu, sehingga membuat mentalnya terganggu hingga akhirnya ia harus di rawat di RS jiwa.


Aliyah tau umi dan ayah sangat sibuk sehingga tidak bisa menjenguk kak Nissa, oleh sebab itu Aliyah pergi sendiri.


Tidak hanya menjenguk kak Nissa, Aliyah juga mengurus berkas persiapan S2 nya di luar negeri.


Selama dua pekan Aliyah di Jakarta, tanpa memberitahu Jack dia pergi, tapi Aliyah sudah menitipkan pesan pada Windy, jika bertemu Jack.


"wind, kalau kamu ke rumah bang Riyan dan ketemu Jack, bilang ke dia aku ke Jakarta ada urusan ya" pesan Aliyah sebelum keberangkatan ke Jakarta.


Aliyah ke Jakarta selama satu bulan. Kepergian Aliyah yang cukup mendadak itu membuat Jack sedih dan kesepian. Setelah momen indah di pantai mereka kini harus berpisah sementara.


"di setiap kebahagiaan kadang Allah selipkan kesedihan" mungkin hal ini yang sedang di rasakan oleh Jack.


.


Hari ini Windy menjemput Aliyah ke bandara.


Aliyah sudah tidak sabar sampai di Padang lagi, dia sangat merindukan kota Padang, umi dan ayah, Windy, dan.. ya mungkin Jack juga 😂

__ADS_1


Aliyah membuka ponselnya dan tidak sengaja melihat foto Jack yang masih tersimpan di ponselnya itu.


"hem apa kabar Jack" gumam Aliyah


"astagfirullah...aku gak boleh liat liat foto cowok kayak gini, apalagi Jack bukan muhrim ku" ucap Aliyah.


Aliyah sadarlah mungkin dirimu sudah jatuh cinta, namun rasa cintamu pada sang maha pencipta lebih besar. Sehingga rasa cintamu pada makhluk ciptaan-NYA bisa kau tutupi.


Kehadiran Jack memberi warna baru di hidup Aliyah yang polos tanpa warna, dan mungkinkah Jack insan yang sudah Allah siapkan untuk Aliyah kelak? semua sudah di takdir kan, biarlah sang waktu yang memberi jawaban.


.


"makasih ya wind udah jemput aku" ucap Aliyah yang sudah sampai di depan rumah itu.


"sama sama Lia, kapan kapan main lagi yuk" jawab Windy.


"okey aku mau ajak kamu ke suatu tempat yang keren, tapi bawak pasangan ya, jangan jadi obat nyamuk" balas Windy


"hah, apaan si wind, kalau gitu aku gak jadi pergi" jawab Lia.


"ih jangan gitu dong, ajak Jack" balas windy lagi


"udah udah pulang sana, kalau gak mau mampir" jawab Lia.

__ADS_1


"galak deh, pasti efek kangen ni, hahahaha, ya udah bye assalamualaikum" ucap Windy


"waalaikumsalam" jawab Aliyah.


.


Aliyah masuk ke dalam rumah di sana sudah ada umi dan ayah yang menunggu.


"assalamualaikum mi yah" ucap aliyah


"wa'alaikumsalam anak cantik udah pulang" jawab umi dan ayah.


"gimana kondisi kak Nissa nak?" tanya ayah


"alhamdulillah sekarang kak Nissa udah tenang yah, dan udah gak ngamuk lagi" jawab Aliyah


Seketika wajah umi langsung sangat sedih, mungkin umi sedih teringat pada Nissa, anak cantik kesayangan nya yang malang itu.


"umi..umi Jangan sedih dong, kak Nissa pasti sembuh mi" jawab Aliyah sambil memeluk umi


"iya nak, semoga kakak kamu cepat sembuh ya" balas umi.


"amin"

__ADS_1


.


.


__ADS_2