
"Aliyah benar benar gak bermaksud seperti itu ke Jack, tapi..." ucap Aliyah belum selesai bicara.
"sudah gak apa apa Aliyah, mama ngerti kok, seorang wanita memang harus seperti itu, tidak mudah memberikan hatinya pada laki-laki, kamu harus buktikan dan yakin bahwa dia adalah laki laki terbaik untukmu" potong mama Juita.
"mama benar benar bersyukur Jack bertemu dengan kamu, Jack jadi berubah dan mulai memperbaiki diri" tambah mama yang mulai berkaca kaca.
"jangan bicara begitu buk, Aliyah tidak ingin dijadikan alasan oleh Jack untuk berubah, bukan manusia yang bisa merubah manusia lain, melainkan dirinya sendiri dan Allah buk" balas Aliyah yang ikut terbawa suasana.
"iya Lia, tapi mama mohon ke Lia, bantu Jack untuk berubah ya, bantu dia untuk jadi pribadi yang lebih baik lagi" jawab mama yang spontan memeluk Aliyah
"iya buk, insyaallah Aliyah akan bantu Jack" balas Aliyah mengusap punggung mama yang bersedih.
Tentu saja mama Juita sangat bahagia melihat anak kesayangan nya mulai berubah dan keluar dari zona premannya itu, itu adalah keinginan mama dari dulu, bahkan mama tidak pernah membayangkan bahwa anak nya harus menggantikan suaminya sebagai seorang preman.
Melihat Jack yang sekarang mama sangat bahagia, Jack sudah mendapatkan pekerjaan yang lebih baik dan Jack sekarang sudah rajin sholat.
Tidak terasa sudah sore saja, Aliyah dan Mama jack sudah selesai sholat ashar, sebentar lagi orang yang ditunggu akan datang.
Mama di bantu Aliyah menyiapkan makanan untuk Jack nanti.
"kamu pintar memasak ya Lia" puji mama melihat kepiawaian Aliyah tadi di dapur.
"ah enggak kok buk, justru ibuk yang jago banget masak, enak lagi tu" balas Aliyah.
"makasih ya nak udah nolong mama" jawab Mama Juita.
"iya buk sama sama Aliyah senang bisa bantu" balas Aliyah.
Terdengar suara ketokan pintu di iringi salam dari luar.
tok tok tok...
"Assalamualaikum" ternyata Jack sudah pulang.
"wa'alaikumsalam" jawab mama membuka pintu.
"eh anak ganteng mama udah pulang ayo masuk ada tamu spesial di dalam" ucap mama lagi.
__ADS_1
Jack masuk dan dikejutkan dengan melihat Aliyah yang duduk di ruang tamu.
"Aliyah" ucap Jack dengan nada kaget tapi dengan raut wajah yang sangat ceria.
"iya Jack maaf aku berkunjung tiba tiba" jawab Aliyah malu malu. Aliyah hanya tertunduk malu, baru kali ini dia main ke rumah laki laki bertemu orang tua laki laki.
Mama meninggalkan jack dan aliyah untuk bicara karena sepertinya Aliyah ingin membicarakan sesuatu pada Jack.
"apa yang membuat kamu sampai berkunjung ke rumah aku gini Aliyah" tanya Jack santai.
Aliyah terdiam dan hanya bisa menuntuk menatap vas bunga di atas meja. Diri nya juga bingung kenapa bisa terdorong untuk berkunjung seperti ini.
Aliyah tidak tahu harus mulai dari mana, dia ingin berterus terang namun sungguh sulit rasanya, karena ini seperti pernyataan cinta juga bagi Aliyah.
"Aku hanya ingin tahu kabarmu Jack" jawab Aliyah
"alhamdulillah aku sehat dan sekarang aku udah kerja Aliyah" jawab Jack tersenyum.
"iya selamat ya Jack sekarang kamu udah punya kerjaan yang bagus" balas Aliyah.
"Jack..ada yang ingin aku tanyakan" ucap Lia terlihat sedikit tegang
"iya tanya apa lia?" Jack pun jadi penasaran
"kamu pernah bilang kalau kamu akan buat aku jatuh cinta dan suka padamu, dan kamu sangat yakin akan hal itu" ucap Aliyah.
"iya..aku memang bilang begitu, kenapa Aliyah apa kamu terganggu dengan ucapan ku itu?" jawab Jack mulai khawatir.
"aku ingin tahu kenapa kamu bisa begitu yakin, memangnya apa yang sudah kamu lakukan?" tanya Aliyah.
Jack agak bingung dengan pertanyaan Aliyah, butuh waktu untuk berpikir menjawab pertanyaan itu. Namun Jack tersadar, dan tahu maksud dari pertanyaan itu.
Jack tersenyum..
"kenapa kamu ingin tahu Aliyah?" tanya Jack balik.
"jawab aku dulu Jack" ucap Aliyah.
__ADS_1
"aku juga ingi tahu apa yang membuat kamu jauh jauh kesini menunggu ku pulang kerja dan menanyakan hal itu" ucap Jack lagi.
"Aku tidak akan jawab sebelum kamu jawab pertanyaan ku dulu"
"oke aliyah aku jawab, aku selalu menyebut namamu dalam doaku, aku tidak berhenti berdoa kepada Allah agar membalik kan hatimu untuk menerima aku, karena kamu kan yang bilang kalau allah maha membolak-balikkan hati hambanya, aku sadar Aliyah di saat aku mengejar cintamu Allah malah menjauhkan mu dariku, oleh sebab itu aku mengejar cinta Allah dan berdoa semoga kelak Allah mengirimkan kamu untuk ku, di saat kamu pergi ke Jakarta aku tidak pernah lupa membisikkan namamu di sepertiga malam ku" jawaban Jack yang begitu dalam dam tulus.
Aliyah terdiam dan ternganga mendengar jawaban Jack.
"Aliyah..aku begitu menginginkan kamu, namun aku sadar siapa aku, aku hanya meminta kepada Allah untuk memberiku hidayah dan pertolongan untuk menjadi orang yang lebih baik lagi, aku sedang berusaha mepantaskan diriku kepada Tuhanku Aliyah"
"aku teringat akan sebuah ungkapan, jika jodohmu bukan orang yang kamu sebut dalam doamu, maka bisa jadi jodohmu adalah orang yang selalu menyebut namamu dalam doanya" ucap Jack.
"jadi apa aku salah menyebut namamu dalam doaku walaupun kamu tidak pernah menyebut namaku dalam doamu?" tanya Jack.
Jack sudah selesai dengan ceritanya yang sangat panjang itu. Aliyah kini masih membisu dan terpaku menatap meja, Aliyah tersadar bahwa jawaban yang Allah berikan dalam sholat istikharah nya adalah jawaban dari doa Jack.
"terimakasih Jack sudah menjawabnya" ucap Aliyah
"dan sekarang jawab pertanyaan ku tadi Aliyah" pinta Jack.
"seperti Allah mendengar permintaan mu jack, semenjak pertemuan kita dan semenjak kamu mengungkapkan isi hatimu, perasaan ku sungguh tidak bisa aku pahami, aku tidak mengerti apa yang aku rasakan, aku sholat dan meminta petunjuk dari Allah, dan Allah mengirimkan kamu dalam mimpiku sebagai jawaban itu" ucap Aliyah.
Mama Jack yang mendengar percakapan mereka menangis haru di belakang.
Jack masih tidak percaya mendengar omongan Aliyah berusan, sungguh rasanya hati Jack sangat senang seperti ribuan kupu-kupu berterbangan di hatinya yang sempat kecewa itu.
"Aku memang bodoh Aliyah jika mengejar mu sendirian, aku tidak akan mendapatkan hatimu jika aku tidak mendekati pencipta mu dulu" ucap Jack lagi.
"aku akan membuktikan bahwa aku adalah laki laki yang pantas untukmu Aliyah, aku mohon beri aku kesempatan untuk membuktikannya padamu"
"Aku akan menunggu nya Jack, tapi jangan jadikan aku sebagai alasan mu untuk berubah, tetaplah jadikan Allah sebagai alasanmu Jack, cintai Allah dahulu baru kamu boleh mencintai makhluk ciptaannya" jawab Aliyah.
Jack mengangguk dan tersenyum.
.
.
__ADS_1