Bidadari Untuk Preman

Bidadari Untuk Preman
Merasa Bersalah


__ADS_3

"Jack..maaf kalau aku kelewatan, jangan nangis" ucap Aliyah yang ikut sedih juga.


"Tanyakan lagi pada hatimu, apa benar hanya ada aku? atau kamu masih mencintai pria di masa lalu mu" jawab Jack yang kemudian pergi begitu saja meninggalkan Aliyah.


"Jack..kenapa pergi? kamu bilang kamu gak akan ninggalin aku. jack!!" teriak Aliyah.


Jack menghentikan langkahnya dan berbalik ke belakang. "aku akan datang besok, aku harap kamu sudah memberiku jawaban pasti, agar aku tidak berharap lebih pada yang yang tidak jelas"


"aku pulang Aliyah. assalamualaikum" jack pun pergi


Jack melangkah pergi dengan kekecewaan dan kesedihan, hatinya sakit sekali.


Sesampainya di rumah Jack langsung merebahkan badannya di kasur dan mencoba menghilangkan penat dan sedihnya.


"kenapa jadi begini sih? bukan ini yang aku mau Aliyah, kenapa kamu bisa berfikir seperti itu, aku bahkan tidak pernah mengingat anak kecil itu lagi, kenapa kenapa kenapa" ucap Jack yang mangacak-acak rambutnya.


#flashback


kejadian itu sudah lama sekali, saat itu Jack masih umur 6 tahun, ini adalah hari pertamanya sekolah Jack menangis di depan gerbang karena tidak ingin berpisah dengan mamanya.


"ma..Jeffry gak mau sekolah, jeffry mau main aja di rumah sama mama" ucapnya


"jangan nangis dong sayang, jagoan masa cengeng" balas mama


"nanti siang mama jemput, sekarang masuk ya jagoan, kalau papa sama oma tau jef gak mau sekolah pasti mereka sedih, sana masuk" bujuk mama

__ADS_1


Akhirnya Jack masuk kelas, namun ia menyendiri di pojok kelas dan menangis, seorang anak perempuan menghampiri Jack.


"hei jangan duduk di situ, sini duduk di bangku depan, kata buk guru yang duduk paling depan di kasih permen loh" ucapnya


"wah beneran aku mau" jawab Jack


Mereka pun duduk bersebelahan, anak perempuan yang manis dengan rambut ikal ikal.


Lanjut pada jam istirahat mereka pun pergi ke kantin, setibanya di kantin Jeffry melihat abangnya yang saat itu kelas 5 SD, ia berlari menghampiri abangnya.


"heh ngapain sih kesini, udah aku bilang kamu jangan dekat dekat sama aku, aku benci sama kamu" ucap anak laki laki yang tak lain adalah abang nya Jack. Kemudian ia mendorong Jack hingga terjatuh dan Jack menangis kesakitan.


"apa lo cengeng dasar anak manja, awas ya kalau ngadu ke papa dan oma" ucapnya lagi.


Tiba-tiba anak perempuan teman sekelas Jack tadi datang dan sengaja menabrak abang Jack hingga makanan yang di pegang nya tumpah berserakan ke bajunya.


"hu...beraninya jangan sama anak kecil dong" cibir anak perempuan itu.


kesal mendengar cibiran anak itu, abang pun berniat untuk memukul anak perempuan itu, tapi belum saja kena pukul ia pura pura menangis.


"huaaa...abang ini jahat mau mukul aku dan temanku, hua hua hua.." tangisnya dengan sangat keras hingga membuat seisi kantin melihat.


"eh ini kenapa pada ribut di sini, udah bubar bubar atau bukde panggil guru kalian masing masing biar kalian di marahin mau" ancam ibu penjual makanan di kantin.


Mereka pun langsung bubar, abang Jack pergi dengan teman temannya begitu pun Jack pergi dengan anak perempuan itu.

__ADS_1


Hanya sehari itu saja kenangan Jack dan anak perempuan itu, karena keesokan harinya ia tidak bisa sekolah dan pergi meninggalkan rumah dengan mamanya, ia dan mamanya di usir oleh papa kandungnya sendiri.


Flashback of


.


Aliyah tidak bisa tidur malam ini, ia merasa bersalah dengan sikapnya tadi terhadap Jack.


"Ya Allah..kenapa aku ini? aku tadi terlalu emosional hingga berkata seperti itu, padahal Jack sama sekali tidak berniat membuatku sedih, malah aku yang buat dia sedih, maafkan aku Jack" cuma Aliyah dalam hatinya.


"Semoga Jack mau memaafkan aku" ucap Aliyah.


Esok pagi nya Aliyah kembali menyiram bunga setelah ayah dan umi berangkat kerja, Aliyah melihat lihat ke depan gerbang berharap Jack datang menemuinya lagi.


Ting dong..suara bel berbunyi, Aliyah bergegas menuju gerbang, dan ternyata itu bukan Jack melainkan kurir paket yang membawa buket bunga yang besar dan sangat cantik.


"permisi kak, ini ada paket atas nama Aliyah" ucap kurir


"iya pak, saya sendiri"


"silahkan tanda tangan disini kak, terimakasih" ucap kurir yang langsung pergi


"siapa yang krim bunga pagi pagi gini? tidak ada nama pengirim hanya ada sepucuk surat di dalam buket nya" ucap Aliyah.


"bunganya cantik sekali" gumam Aliyah dalam hati.

__ADS_1


.


__ADS_2