Bidadari Untuk Preman

Bidadari Untuk Preman
Anya menceritakan masa lalu Jack


__ADS_3

(tolong di baca sampai habis ya,, ini adalah part yang penting)


"kenapa kamu berhenti anya, tolong ceritakan semuanya pada kakak" ucap Aliyah menatap Anya serius dengan bola mata yang membesar.


Aliyah sepertinya sangat penasaran dengan cerita Anya.


Anya mulai bercerita. Anya bercerita sambil mengingat kembali masa masa yang sudah pernah di lalui nya dengan Jack.


"aku mengenal bang Jack sudah lama sekali, sejak dia pindah sekolah, waktu itu aku kelas 1 SD dan dia kelas 3. Dia pindah ke depan rumahku bersama ibu dan ayah tirinya, ayah tirinya Om Baron, om Baron juga sahabat baik papa ku, dan om Baron adalah seorang preman pasar ter sangar dan paling di takuti di daerah ini.


bang Jack itu baik dan pintar, yang aku tahu dia selalu dapat juara saat sekolah, dia juga tidak nakal, bahkan di saat tamat sekolah menengah atas bang Jack di terima di universitas favorit jakarta, universitas xxx, tapi..bang Jack tidak jadi kuliah, karena sebelum hari kelulusannya om Baron (ayah tiri Jack) meninggal dunia.


Aku juga gak tau pasti kenapa om Baron meninggal padahal sebelumnya dia sehat sehat aja, karena ayah tirinya meninggal bang Jack tiba tiba memilih untuk menggantikan posisi ayahnya menjadi preman pasar juga.


Ya..bang Jack agak berubah, dia menjadi sering berkelahi dan terlibat dengan preman nakal, tapi dia tidak pernah berbuat jahat, dia hanya sadis sama preman nakal aja, aku jamin itu. Tapi dia tetap menjadi anak kesayangan mamanya, dia seorang diri merawat mamanya yang sakit parah.


Bang Jack itu sangat baik dan perhatian, banyak cewek yang suka dan ngejar ngejar dia, tapi sekalipun dia gak pernah pacaran bahkan dekat dengan cewek pun enggan, aku juga gak tau alasannya kenapa, tapi..waktu itu aku pernah tanya kenapa dia gak cari pacar padahal dia ganteng dan banyak yang naksir, dan bang Jack jawab "aku tahu cinta itu berbahaya, apalagi kalau aku yang jatuh cinta, aku gak mau kecewain gadis itu karena aku hanya seorang preman dan tidak punya apa apa, jujur aku gak mau membuat anak gadis kesayangan orang tua nya menderita karena bersama orang seperti ku, dan..yang jelas aku belum temui sosok gadis yang tepar untuk mengisi hatiku"


Aku ingat sekali jawabannya itu seakan membekas di otak ku, dan kini aku tau kalau bang Jack udah jatuh cinta sama kak Aliyah, bang Jack sangat tulus aku yakin itu, sampai sampai dia drop dan sakit karena hatinya remuk di tolak kak Lia--


Itulah cerita Anya, Aliyah yang mendengar kini sudah meneteskan air mata mendengar Anya.


"dan kak Lia tahu, siapa cowok yang aku suka itu, dia adalah bang Jack" tambah Anya di akhir ceritanya.


"Anya, aku ingin melihat Jack, apakah boleh" tanya Lia.


"gak usah, itu hanya akan bikin bang Jack makin sakit, kalau emang kak Lia gak suka sama dia, jauhi dia selamanya, jangan muncul lagi di hadapan nya" tegas Anya yang langsung pergi meninggalkan Aliyah.


Aliyah masih tidak percaya dengan yang ia dengar barusan, seperti nya masa lalu Jack sangat berat dan penuh cobaan. Tiba tiba dada Aliyah terasa ngilu, sakit hati nya mendengar cerita Anya tadi, dan dia juga merasa bersalah. Dia ingin minta maaf pada Jack.


.


Malam ini Aliyah terlihat galau, ia duduk di kolam renang rumahnya sambil mencelupkan kakinya ke kolam itu, pandangan Aliyah lurus ke depan dengan tatapan kosong. Ayah melihat Aliyah menyendiri di kolam dan menghampiri nya.


"kenapa belum tidur Lia?" tanya ayah

__ADS_1


"Lia belum ngantuk yah, ingin menghirup udara segar malam ini" jawab Lia.


"sepertinya anak ayah lagi galau, kelihatan sekali loh dari wajahnya" tambah ayah lagi.


"ayah..Lia gak galau kok, cuma.." Aliyah tidak meneruskan perkataannya


"cuma apa, cerita sama ayah" balas Ayah.


"yah..Aliyah mau cepat cepat urus S2" tiba tiba Aliyah mengalihkan pembicaraan.


"hem..ada baiknya ini di bicarakan dengan umi juga nak" jawab ayah.


"ayah..Lia mau tanya, tapi ini hanya pertanyaan saja ya yah, jangan masukin hati dan pikiran" ucap Aliyah.


"iya tanya apa nak" jawab ayah sambil mengelus kepala Aliyah.


"jika ayah punya menantu mantan preman, tapi dia sangat baik dan tidak jahat, apakah ayah mau" tanya Aliyah.


Ayah Aliyah menatap ke atas melihat bulan yang cerah itu, sesaat ayah ingat dengan cerita aliyah yang bertemu dengan preman baik hati itu, ayah berprasangka kalau putrinya itu jatuh cinta dengan preman itu.


"ayah akan terima dia, asalkan putri cantik ayah ini mencintainya, dan dia bertanggung jawab serta mampu membimbing Aliyah di dunia dan akhirat" jawab ayah nya.


"ayah serius? ayah mau?" tanya Aliyah lagi yang masih tidak percaya dengan jawaban ayahnya.


"iya..sekarang ayah yang mau tanya, apa aliyah sedang jatuh cinta?" tanya ayah.


"ah enggak lah yah, aliyah belum jatuh cinta kok" jawab aliyah senyum senyum malu.


"belum tapi akan, iya kan?" rayu ayah kembali


"ayah...enggak yah.." jawab Aliyah.


"Aliyah mau tidur udah ngantuk, malam ayah selamat tidur" ucap Aliyah.


Sesampainya di kamar aliyah terbaring dan menatap langit langit kamarnya.

__ADS_1


"apa yang aku pikirkan si, kenapa aku tanya gitu ke ayah, dasar bodoh Aliyah.." ucapnya sambil memukul mukul kepalanya.


"Jack. aku ingin menemuinya besok, semoga dia sudah sehat" ucap Aliyah dalam hati.


.


Pagi yang cerah Aliyah berdandan cantik hari ini, eh tapi emang aliyah selalu cantik kok tiap hari, 😂 Aliyah memakai gamis maroon dengan jilbab senada.


Tapi Aliyah bingung apa yang akan dia katakan jika bertemu Jack, mereka pasti akan canggung.


"kenapa aku semangat sekali mau ketemu dia?" gumam Aliyah, karena dari tadi dia memang bersemangat.


"gak gak Aliyah, kamu gak boleh suka dulu, kamu harus pastikan Jack itu pantas mendapatkan hatimu" ucap Aliyah lagi.


Karena ada tamu uminya yang datang Aliyah harus menemani uminya dulu dan menunda pergi ke pasar sampai nanti siang.


"assalamualaikum tante, saya Aliyah" sapa Aliyah pada colega uminya itu.


"wa'alaikumsalam, masya allah cantik banget si anaknya jeng Rani ini" jawab tante itu, yang lebih muda dari umi Aliyah.


"terimakasih tante" balas Aliyah tersenyum malu.


"eh tapi tunggu dulu deh, rasanya tante pernah liat kamu deh Aliyah, di...dimana ya" ucap tante itu.


"oh iya, belum lama ini kan, di butik tante yang di pasar raya, kamu pergi belanja sama cowok, ih tante ingat loh, cowok kamu ganteng banget ya..tante ingat" ucap tante itu sambil tertawa.


Wajah Aliyah seketika jadi pucat dan cemas, dia takut di marahi umi nya karena jalan sama cowok, apalagi itu jack!!


"tante itu cuma teman Aliyah bukan pacar tante" jawab Aliyah.


"aduh anaknya jeng Rani ini masih polos rupanya, iya teman, tapi kan bisa jadi mantu, ya kan jeng" ucap tante itu sambil menyenggol umi Aliyah.


"hehehe, iya Lia, umi gak tau kamu punya teman cowok yang ganteng, kenalin dong sama umi dan ayah, ajak ke rumah" balas umi Aliyah.


.

__ADS_1



__ADS_2