
" Aku ingin menciumnya.." batin Jack kembali berbisik. "Aku rasa dia tidak akan bangun jika aku melakukan itu" tambah Jack..
Tidak kuat menahan nafsunya Jack mendekati bibir Aliyah dan kini kedua hidung mancung mereka bersentuhan. Sadar akan hal itu Jack sedikit memiringkan wajahnya..
cup..
Bibir Jack menyentuh sedikit bibir Aliyah selama 5 detik saja. Kemudian Jack langsung menjauh karena Aliyah nampaknya sudah menggerakkan tangan. Jack gemetar setelah mencium Aliyah. Nyalinya sekita ciut melihat mata Aliyah mulai berbuka. Dia takut Aliyah sadar bahwa barusan dia telah menciumnya. Entah kenapa Jack yang takut 😂 Bukannya harusnya Aliyah yang takut pada preman seperti Jack? (hehehe...)
Aliyah sadar dan penglihatannya seakan berputar-putar melihat langit-langit basecamp Jack itu. Melihat Aliyah yang sadar Jack langsung menyodorkan teh yang tidak lagi panas itu..yaa.. karena Aliyah sudah pingsan hampir 2 jam lebih jadi otomatis teh itu tidak panas lagi..
Jack Membatu Aliyah bangun dan menyuruhnya minum.
"Minumlah dulu mbak, jangan banyak bergerak mbak baru sadar" ucap Jack dengan lembut.
Aliyah hanya menurut dan meminum teh itu. Kemudian Jack langsung menyodorkan roti lapis kepada aliyah.
"Mbak di makan dulu rotinya. Biar lebih bertenaga" tambah Jack lagi.
Aliyah mengambil sandiwich itu dengan sedikit malu-malu. Namun karena perutnya yang sudah sangat lapar Aliyah langsung melahap habis sandwich tersebut. Aliyah tadi pagi tidak sarapan, ia hanya minum segelas susu dan kurma. Wajar jika Aliyah pingsan karena lelah dan perut kosong.
"Mbak gimana udah mendingan belum?" tanya Jack. Dari tadi Aliyah tidak berkata apapun.
"sudah bang, Alhamdulillah" jawab Aliyah.
Aliyah menatap wajah Jack dan dia sadar bahwa Jack adalah orang yang dia cari.
"Maaf saya dimana ini?" tanya Aliyah menatap sekelilingnya.
__ADS_1
"Oh iya ini basecamp gue, tapi mbak tenang aja gue niatnya baik kok cuma mau nolong. Jangan takut ya mbak" tutur Jack gelagapan seperti orang grogi. Dia cemas Aliyah sadar bahwa tadi dia mencium Aliyah.
"Abang yang kemarin nolong saya kan?" balas Aliyah.
Jack tersenyum dan menganggukkan kepalanya.
"Mbak gak takut? penampilan gue yang kayak preman gini" tanya Jack.
Aliyah menghela napasnya.
"Kalau saya takut gak mungkin saya datang untuk cari abang" jawab Aliyah.
"Saya ingin berterimakasih sama abang karena sudah menolong saya kemarin, dan hari ini abang nolong saya lagi. Makasih banyak bang. dan maaf kemarin saya langsung pergi tanpa berterimakasih" tambah Aliyah.
" Oh iya mbak.. santai aja kali gapapa kok" jawab Jack sambil tersenyum. Jack merasa menjadi pahlawan kesiangan 😂😂
Kemudian Jack mengambil tas Aliyah dan menyodorkannya ke Aliyah.
"Hah tas saya..iya betul ini punya saya bang. Alhamdulillah ya Allah..." ucap Aliyah senang.
"kenapa tas saya bisa ada sama abang?" tanya Aliyah.
"Jadi gini, gue tadi dengar mbak teriak jambret. Pas gue berhasil tangkap jambretnya ya tasnya langsung gue ambil" jawab Jack.
"Alhamdulillah..terimakasih banyak bang" tutur Aliyah dengan senyuman yang sangat senang.
"3 kali.. ehemm.." ujar Jack mengkode.
__ADS_1
" 3 kali apa bang?" tanya Aliyah polos
"berarti gue udah 3 kali nolong mbak, kemarin pas di ganggu preman, hari ini gue balikin tas dan nolong mbak yang pingsan" ucap Jack sambil senyum senyum.
Aliyah tersenyum dan mengeluarkan dompet di tas nya.
"abang mau imbalan berapa? akan saya kasih sebutkan saja nominalnya" ucap Aliyah serius.
"hahaha,, mbak pikir gue gak punya uang? gue gak mau uang kok" jawab Jack tertawa. Kemudian Jack mulai menggoda Aliyah dengan mendekatkan badannya ke Aliyah. Aliyah mulai cemas akan situasi ini. dia cemas Jack berbuat jahat padanya.
Aliyah langsung berdiri dan berniat untuk lari. Namun Jack menghalangi jalan Aliyah.
"eh mbak mbak..maaf maaf jangan takut sumpah gue gak ada niat jahat" ucap Jack meyakinkan Aliyah.
"Gini, gue cuma mau kenalan sama mbak, nama gue Jeffry" ucap Jack sambil menyodorkan tangannya layaknya orang ingin salaman.
"Saya Aliyah" jawab Aliyah sambil menempelkan kedua telapak tangannya. tentu saja Aliyah tidak menerima jabat tangan Jack karena itu sudah menjadi kebiasaan Aliyah.
"eh maaf gak sopan ya" ucap Jack sembari menurunkan tangannya. Jack terlihat malu.
"maaf bang sepertinya sudah sore. saya mau pulang pasti orang tua saya nyariin saya" ucap Aliyah yang sudah terlihat gelisah.
"Mbak..gue antar keluar, jika mbak keluar dari sini sendiri gue gak bisa jamin mbak aman di jalan karena di luar pasti banyak preman nakal" ujar Jack menawarkan.
Mendengar ucapan Jack yang ada benarnya Aliyah pun menurut dan menganggukkan kepala. Mereka pun keluar dan berjalan menuju ke pusat pasar.
.
__ADS_1
.
next...