
Tomo Kini berada di Vila rekan kerjanya yang di Padang, Tomo lebih memilih menyewa satu buah vila untuk dirinya sendiri dari pada menginap di hotel mewah. Kesedihan Tomo masih mengalir deras, lalu ponselnya berbunyi Mama Elva menelpon.
"Halo nak, bagaimana? kamu berhasil kan" tanya Elva penasaran.
"maaf ma, aku belum berhasil ma, Jeffry bahkan tidak mau memaafkan aku, dan tidak ingin melihat wajahku" keluh Tomo sedih.
"apa..? benarkah begitu..? lalu bagaimana lagi Tomo..pokoknya kamu harus berhasil membawa dia kembali" ucap Elva.
"iya ma..Tomo akan berusaha ma, Tomo janji"
Dan mereka mengakhiri panggilan telpon itu.
Sementara di rumah nya Elva menjadi gelisah, ia berfikir cucunya itu sangat senang di jemput oleh papanya tapi ternyata tidak, Jack bahkan tidak mau melihat papanya lagi.
"kenapa ini..? kenapa dia tidak mau ikut dengan papa nya? rintih Elva sendiri.
"apa dia dendam kepadaku dan Tomo? tapi..apa mungkin saat itu dia masih sangat kecil" tambah Elva.
Kemudian memori belasan tahun yang lalu melintas di kepala Elva.
Saat itu Jack masih kecil sekitar 4 tahunan, dan dari awal kelahiran Jack Elva tidak menyukai Jack, dia hanya menyayangi Elang cucu pertamanya dari Tomo dan almarhumah istri pertama Tomo. Elva juga tidak menyukai Juita, karena Elva menganggap keluarga Juita itu gila harta dan hanya ingin memoroti Tomo. Oleh sebab itu, Elva berusaha membuat Tomo dan Juita bercerai.
Dan juga saat Tomo menikah dengan Juita, Elang masih sangat kecil baru berusia 3 tahun, dan setahun kemudian lahirlah Jack.
Juita juga menyayangi Elang seperti anak sendiri, tapi tetap saja Jack mendapatkan kasih sayang yang lengkap dari ayah dan ibu kandung nya, apalagi Tomo yang sangat menyayangi Jack. karena itu Elva takut cucu kesayangan nya Elang menjadi tersingkir oleh Jack, dan Elva membuat konspirasi sehingga membuat kedua orang tua Jack berpisah dan Jack di usir.
Tidak lama setelah mengusir Juita dan Jack, Tomo menikah lagi dengan wanita pilihan Elva, tapi pernikahan itu tidak berlangsung lama, hanya dua tiga tahun saja, karena si wanita berselingkuh dan mengkhianati Tomo.
__ADS_1
Begitulah sedikit kutipan dari masa lalu keluarga Jack yang akan di kupas lebih lanjut di next episode.
---Jack masih enggan untuk membaca surat itu dan lebih memilih tidur, dan lagi lagi ia bermimpi lagi.
Jack kembali ke masa kecilnya di dalam mimpi, ia melihat dirinya kecil yang selalu di jahili oleh Elang dan di marahi oleh Elva saat mama papanya tidak di rumah. Jack kecil menangis dan ketakutan di dalam kamarnya. Lalu Jack mendengar suara Elang yang juga menangis dari luar, Jack kecil keluar dan menghampiri Elang kecil, kemudian mereka berpelukan dan menangis bersama. Tidak lama kemudian papa dan mama Juita datang dan memeluk kedua anaknya, papa dan mama menghibur kedua anaknya.
Jack terbangun dari mimpinya, dan sadar bahwa itu hanyalah mimpi, tapi hati Jack berdebar dan seolah olah benar benar merasakan kejadian itu. Jack yang sudah belasan tahun berpisah dengan Elang kini tidak bisa lagi melihat wajah Elang, yang Jack tau hanya Elang kecil saja. Jack merasa sedih di dalam hatinya.
Jam dinding Jack menunjukkan pukul 02.30 dini hari, Jack beranjak dari duduknya dan berniat menunaikan sholat tahajud.
Setelah selesai dengan sholatnya Jack berdzikir dan memanjatkan doa kepada sang maha kuasa. Jack memohon petunjuk dan kemudahan untuk menghadapi masa lalu yang kini kembali menyapa nya, di saat ia sudah benar benar melupakan masa lalu yang membuat nya terluka, kini ia harus merasakan lagi luka itu.
"Ya Allah..hanya kepadamu hamba memohon pertolongan, berilah kemudahan untuk hamba ya Allah, kabulkan doa hamba ya Allah..amin ya rab.." ucap Jack mengakhiri sujud nya.
Jack kembali ke tempat tidur dan mengusap gelang couple di tangan kirinya itu.
"andai kamu ada di sini, apa yang akan kamu katakan kepadaku Lia? apa kamu akan menyuruh aku berdamai dengan papaku? aku sangat ingin kamu di sini sekarang" ucap Jack lagi.
Jack masih belum bisa tidur dan ia melihat ke atas meja lalu mengambil surat itu.
Jack membuka surat itu dengan keberanian.
#isi surat dari papa
Putra papa tercinta...
Maafkan papa yang begitu terlambat untuk menemui mu nak, mungkin kesalahan papa sebesar gunung, tapi rasa sayang papa seluas samudera untuk mu.
__ADS_1
Papa tau ini sudah sangat terlambat, mungkin kamu pernah berpikir sangat tidak menyenangkan memiliki ayah seperti papa ini.
Papa yang tidak bertanggung jawab
Papa yang tidak peduli dengan anaknya
Papa yang bahkan mengusir anaknya sendiri dari rumahnya, menelantarkan nya, dan tidak pernah melihatnya hingga kini kamu sudah tumbuh menjadi pria dewasa.
Entah dengan apa papa bisa menebus semua kesalahan papa, bahkan jika kamu meminta nyawa papa, akan papa berikan nak, asal kamu sudi untuk memaafkan papa dan menerima papa kembali.
Ikut lah bersama papa nak..
dan papa janji akan menebus semua kesalahan papa
papa akan membahagiakan Jeffry dan Mama dengan seluruh jiwa dan raga papa.
Jika kamu memberi papa kesempatan, papa akan melakukan semuanya demi kamu nak, hanya untuk kamu dan mama kamu.
##dan itulah isi surat dari papa.
Hati Jack terenyuh membaca surat itu, dan pintu hatinya mulai terbuka untuk menemui papa dan mencari tahu apa yang telah terjadi.
Papa menuliskan nomor telpon dan alamatnya di Padang di balik surat itu.
Jack memutuskan untuk menemui papanya besok setelah pulang bekerja. Jack mengirim pesan pada papanya.
"Besok jam 5 sore aku akan ke alamat yang ada di surat ini, tolong jelaskan semua yang terjadi dengan sejelas jelasnya" isi SMS Jack.
__ADS_1
.