Bidadari Untuk Preman

Bidadari Untuk Preman
Jack kembali menolong


__ADS_3

Penglihatan Aliyah sudah mulai buram. namun tidak satupun orang lewat untuk menolongnya. Tiba-tiba seseorang menahan bahunya yang hampir jatuh ke tanah. Namun Aliyah sudah terlanjur pingsan di dekapan orang itu.


"mbak..bangun mbak.." tutur Jack dengan nada agak panik.


Yap.. benar orang itu adalah Jack. Jack kembali menolong Aliyah. Hmm.. apa yang di lakukan preman pasar sepertinya di masjid? Apakah dia sholat? Jack ke masjid itu memang hendak mencari Aliyah. Jack sudah keliling mencari Aliyah di pasar namun tidak melihat Aliyah. Jack teringat sudah waktu zuhur oleh sebab itu Jack mencari Aliyah ke masjid, dan benar saja Aliyah ada di sana.


flashback on...


Teriakan jambret Aliyah di pasar tadi terdengar oleh Jack. Jack pun berlari mengejar jambret Aliyah. Jack tahu betul kemana para jambret biasanya bersembunyi. Tentu saja tahu, karena pasar ini adalah tempat kekuasaan Jack. Jack kemudian pergi ke tempat itu terlebih dahulu. Dan benar dia kedatangan jambret yang sesak napas habis berlarian. Jambret itu adalah Roy. Preman yang kemarin bermasalah dengan Aliyah.


"Anj**** loe lagi ya ternyata.. loe emang mau kenak ya sama gue. Bngs*d loe" Buukkkk tinju Jack melesat manis di pipi Roy. Roy tidak dapat melawan Jack yang jago berkelahi itu.


"Ampun bang Jack..ampun ampun..." ucap Roy yang kesakitan.


" Loe mau mati disini apa loe balikin tas itu!!!" tegas Jack keras..


" Ampun bang...i..ini... tasnya bang" ucap Roy gemeteran.


" Gue tegasin sama loe yaa.. jangan pernah lagi loe ganggu cewek itu.. mulai sekarang dia milik gue.. habis loe kalau masih ganggu dia" ancam Jack dengan nada keras dan menggenggam kerah baju Roy.

__ADS_1


" Iya bang iyaa...gue janji gak akan ganggu fia lagi bang.. ampun bang" seru Roy.


Jack berhasil mengambil tas Aliyah. Ia bergegas menuju tempat Aliyah tadi namun sayang Aliyah tidak ada di sana. Jack sudah keliling tapi tidak melihat Aliyah. Tersadar jam sudah hampir pukul 1 siang jack teringat pasti Aliyah di masjid sholat. Dan ternyata tebakan Jack benar.


flashback off..


Jack terkejut melihat Aliyah yang kini pingsan di hadapannya. Tanpa basa basi Jack menggendong Aliyah. Memang sedikit berat karena Aliyah tinggi dan cukup berisi, tipe badan ideal lah...


Jack menggendong Aliyah ke markas nya. tempat dia dan teman premannya berkumpul.


"Awas.." ucap Jack menyuruh rekannya minggir. Jack pun meletakkan tubuh Aliyah di atas kursi panjang.


" Wah...bang Jack bawa cewe ni..tumben-tumbenan, boleh donk bagi-bagi" goda salah satu preman itu.


" Bgsd loe.. sekali lagi ada yang ngomong abis loe sama gue" balas Jack dengan amarah.


" Ampun... bang gue bercanda tadi bang" ucap preman itu sambil mengelus pipinya yang sakit kena tamparan keras seorang Jack.


" Sekarang loe loe pada bawain air dingin, kompresan, teh panas, dan makanan. Buruan!!!!" seru Jack kepada para preman yang berjumlah 4 orang itu.

__ADS_1


Mereka langsung bergegas mencari barang yang di minta oleh Jack. 5 menit kemudian semua barang itu sudah terkumpul di meja.


" Bang ini semuanya bang. Acong juga bawain obat-obatan nih bang" ucap Acong preman yang cukup dekat dan menjadi andalan Jack.


" Makasih cong. Sekarang kalian semua keluar dari ruangan ini. kunci pintu. Gue gak mau satu orangpun masuk" tegas Jack.


Tanpa pikir panjang mereka langsung menuruti perintah Jack. Jack menghidupkan kipas angin untuk menyegarkan Aliyah karena wajahnya di penuhi keringat dan tubuhnya juga panas. Dengan cekatan Jack mengompres kening Aliyah dan mengelap keringat Aliyah dengan air dingin.


"Ayoo bangun dong..jangan bikin gue panik" rintih Jack..


Jack tidak mengalihkan pandangannya pada Aliyah. Sembari mengusap kening dan wajah Aliyah dengan air dingin. Jack tersadar akan kecantikan gadis yang berada di depan matanya. Jack semakin mendekatkan wajahnya dengan wajah Aliyah. Jarak wajah mereka kini hanya sejengkal. Jack memandangi wajah Aliyah dari jidat hingga dagunya. Jack terpesona dengan kecantikan Aliyah, melihat bibir Aliyah yang begitu indah membuat Jack ingin menciumnya.


"Sumpah...ini cewek benar-benar seperti bidadari. cantik banget gilakk..." ucap jack dalam hatinya.


Sebagai seorang preman aura badboy Jack begitu terlihat hari ini. Saat dia menghajar Roy, saat dia menggendong Aliyah, dan saat ia menjaga Aliyah sungguh macho dan keren.


" Aku ingin menciumnya.." batin Jack kembali berbisik. "Aku rasa dia tidak akan bangun jika aku melakukan itu" tambah Jack..


.

__ADS_1


. bersambung...


haduhh Jack jangan begitu dong...belum muhrim Jack. Duhh si Jack semoga ga berbuat jahat ya sama Aliyah. jadi takut nii karakter preman jahatnya keluar..yuk lanjut...


__ADS_2