Bidadari Untuk Preman

Bidadari Untuk Preman
Pantai


__ADS_3

Aliyah menikmati suasana cerah di pantai ini, begitu juga dengan Jack. Tampak nya pantai menjadi mood booster mereka setelah berantem lucu tadi 😂😁


Aliyah menatap wajah Jack, nampaknya Jack sudah sembuh dari sakitnya.


"Jack apa kemarin kamu sakit" tanya Lia.


Jack mengangguk kan kepalanya.


"Aku minta maaf ya Jack" balas Aliyah


"kenapa minta maaf? bukan salah kamu kok aku sakit, kemarin hujan ya aku jadi deman" jawab Jack.


"bukan karena aku to.." belum selesai bicara Jack sudah memotong.


"apa? kamu mau bilang karena kamu tolak terus aku sakit?" sambung Jack.


Aliyah mengangguk kan kepalanya.


"Aliyah, gak apa apa kok, kamu kemarin emang nolak aku, tapi aku yakin sebentar lagi kamu akan jatuh cinta padaku" ucap Jack dengan percaya diri tingkat dewa 😂


Aliyah mencibir dan tertawa mendengar ucapan Jack barusan.


"eh kamu jangan ketawa Lia, liat aja besok kamu yang bakal ngejar ngejar aku" ucap Jack tambah percaya diri.


Sekali lagi Aliyah hanya membalas nya dengan tertawa.


"Aliyah ayo duduk di sana sambil minum kelapa muda" ajak Jack.


Merekapun duduk di tepi pandai di bawah pohon dan membeli kelapa muda.


"maaf bang, kelapa mudanya tinggal satu" ucap penjual itu


"loh ini masih banyak kok di bilang tinggal satu" jawab Jack


"maaf bang, ini udah di beli orang semua nya" balas penjual


"hah, serius buk? saya beli dua aja buk, tolonglah buk" Jack memelas


"maaf bang gak bisa" balas penjual itu


"tolonglah buk, ibuk liat deh itu istri saya lagi hamil muda, dia ngidam kelapa muda buk, tolonglah buk, kasihan dia.." ucap Jack berbohong. Jack memang banyak akal


Akhirnya penjual itu termakan rayuan dan kebohongan Jack, lalu memberikan dua kelapa muda pada Jack.


"dimana belinya di jakarta? lama amat" seru Lia.


"biasa aja dong, ini tuan putri" balas Jack sambil membungkuk kan badannya memberikan kelapa muda ke Aliyah.


Aliyah tersenyum manis dan menerima kelapa muda itu.


Di warung tadi tampak sedikit heboh, ada pria datang dan protes kepada penjual kepala muda itu.


"eh buk saya udah bayar lunas bahkan lebih, kok malah kelapa saya kurang satu, gimana sih" ucap pria itu lantang.


"maaf tuan, tadi ada orang yang beli satu kelapa untuk istrinya yang lagi ngidam, jadi saya kasih aja" jawab penjual


"ahh bikin kesal aja, mana mereka?" balas orang itu.


penjual itu menunjuk ke arah Jack dan Aliyah.


pria itu langsung menghampiri mereka, dan saat melihat Aliyah dia pun kaget, ternyata pria itu adalah Fero.


"loh Aliyah, kok kamu di sini?" tanya Fero


"eh mas Fero, Lia..Lia mampir aja mas" jawab Lia, dia cemas Fero mengadu pada orang tuanya karena dia jalan sama Jack.

__ADS_1


"tapi tadi penjual itu bilang kamu..oh..jadi kalian bohongin penjual itu ya demi kelapa muda" ucap Fero sambil tertawa.


"bohong? maksudnya" tanya Lia.


"gak apa apa, aku ikhlas kok kelapa muda itu untukmu" jawab Fero sambil mengedip kan matanya.


Jack agal kesal dengan kedatangan Fero, nampaknya Jack cemburu.


"Aliyah ini siapa?" tanya Fero.


Aliyah menatap ke arah Jack. Tanpa ragu Jack memberi jawaban.


"kenalin aku Jack teman Aliyah sekaligus pelindungnya" jawab Jack sedikit songong.


"Pelindung apaan si Jack" balas Aliyah


"iya..pelindung kamu dari cowok cowok genit yang berkeliaran di luar sana" jawab Jack sambil menatap ke arah Fero.


Fero menerima telpon, dan segera pergi.


"Aliyah aku sibuk banget hari ini, kapan kapan kita ngobrol lagi ya, aku main ke rumah kamu, bye Aliyah" ucap Fero lalu pergi.


"siapa si dia?" tanya Jack


"mas Fero, teman kakak aku" jawab Lia.


"teman kamu juga?" tanya Jack lagi


"hem..gak juga, aku gak dekat sama dia, dia dekatnya sama kakak ku, cuma sekarang aja dia mulai dekat sama aku" jawab Lia


"kamu gak usah dekat dekat sama dia, dia mata keranjang tu" balas Jack.


"astagfirullah jack gak baik nuduh gitu, setau aku dia baik" ucap Lia.


"aku tau Lia, dari cara dia lihat kamu aja aku tau kok, mana cowok genit mana enggak genit" jawab Jack.


Aliyah terdiam sejenak.


"oh ya, kalau kamu gimana?" tanya Aliyah


"kalau aku selalu natap wajah kamu kok gak liat yang lain" jawab Jack.


"nih nih liat nih, aku liat kamu kan" tambah jack sambil menyodorkan wajahnya itu ke wajah Aliyah.


"apaan si jack, iya iya iya" jawab Aliyah


Hari pun mulai sore, suara azan ashar berkumandang dari masjid yang berada dekat pantai, masjid yang sangat indah dan terkanal di Padang.



"ayo sholat" ajak Aliyah


"yok" jawab Jack dengan semangat


Selesai sholat mereka menikmati indahnya langit sore di pantai dan angin sepoi sepoi yang menyejukkan.


Desiran ombak seakan membuat hati terlena, Jack pun teringat akan satu puisi kesukaan nya.


"Bagai ombak dan pantai yang selalu berdampingan


*Ak*u akan menunggu layaknya pantai


Menunggumu sang ombak yang akan menghampiriku, " ucap Jack


"kamu tau puisi ini Jack" tanya Aliyah.

__ADS_1


Jack menoleh ke arah Aliyah tersenyum dan melanjutkan puisinya itu.


"Semesta nan agung dengan segala cinta


Salahkah daku jika begitu mencintainya


Di awan putih terlukis wajahnya


Di langit biru inginku ukir namanya


Sang pujaan hati di dalam balutan indah semesta" sambung Jack.. Jack begitu puitis dan sangat cool sekali.


"Hanya namanya yang aku sematkan dalam doa


Di keheningan sepertiga malam aku bermunajat


Wahai sang maha cinta takdir kan aku dengan dia


Denganmu, seluruh alam semesta menjadi saksi cinta kita". Sambung Jack dan Aliyah bersamaan.


"ini puisi kesukaan aku Aliyah" jawab Jack


"aku juga suka puisi ini Jack" balas Aliyah.


Sebentar lagi matahari akan terbenam, cahaya nya membuat langit begitu indah.


"lihat kapal itu Aliyah, terombang ambing di lautan yang luas" ucap Jack sambil menunjuk ke arah kapal yang ada di tengah laut.


"kapal itu seperti aku Aliyah, terombang ambing tak tentu arah, ia mencari pelabuhan yang tepat untuk singgah" tambah Jack lagi.


"dan kamu adalah pelabuhan pertama dan terakhir yang ingin aku singgahi Aliyah" Jack terus bicara.


"namun sayang, untuk saat ini kamu belum mengizinkan kapalku berhenti di pelabuhan mu" ucap Jack.


"Jack..ini masih awal, dan kita masih sangat muda" ucap Aliyah.


"ya aku tau itu, kamu santai aja aku cuma melampiaskan apa yang aku rasakan saat ini"


"gak usah kamu pikirkan, jalani saja dulu" ucap Jack tersenyum.


"Aliyah..matahari akan terbenam, pemandangan nya bagus banget Aliyah, foto aku Aliyah" ucap Jack


Jack berdiri di tepi pantai dengan background sunset yang begitu indah.


"Aliyah..foto aku cepat, aku mau post ke instagram aku" teriak Jack yang sudah siap berpose keren


"Aliyah..buruan keluarin iPhone mahal mu itu, foto aku" seru Jack lagi.


Aliyah pun mengeluarkan ponselnya dan segera memotret Jack.


"gantian, sekarang kamu aku foto" ucap Jack mendorong Aliyah untuk bergaya.


"pose yang bagus Aliyah, biar aku foto, 1..2..3.." ucap Jack memotret Aliyah dengan Android miliknya.


.


.


Gimana seru gak main di pantainya...pantengin terus yaa like komen dan vote terimakasih lope youu



(ini visual Fero ya readers) 😊😘


__ADS_1


(sunset di pantai by author) 😂😂


__ADS_2