
Setelah tamu umi pulang Aliyah meminta izin untuk pergi keluar pada umi nya.
"mau kemana sayang?" tanya umi
"Lia mau keluar sebentar mi, Lia mau beli buku" jawab Lia. Lia tidak bohong, dia memang hendak membeli buku di toko buku terkenal di pasar raya, ya sekalian ingin bertemu Jack kalau Jack sudah sembuh. 😂😂
"gak ketemu sama teman yang ganteng itu?" tanya umi lagi
"apa sih umi, Aliyah gak ada apa apa kok sama dia" jawab Lia.
"ya gak apa apa lah sayang, kapan lagi si kamu jadi dewasa, kamu wajar kok jatuh cinta di umur yang sekarang" jawab umi.
"iya umi..Aliyah belum berfikir untuk cinta cinta dulu, kalau sudah bertemu dengan pria yang tepat Aliyah mau langsung nikah aja, hehehe" balas Aliyah.
"Aliyah pamit, assalamualaikum"
"wa'alaikumsalam hati hati sayang" balas umi
.
Aliyah sampai di pasar raya, dia tidak melihat Jack di tempat biasa, akhirnya Aliyah pergi ke toko buku.
Aliyah masuk dan mencari buku yang dia inginkan. Ternyata di toko buku itu juga ada Jack, tapi Aliyah tidak melihat jack, dan Jack pun pura pura tidak melihat Aliyah. Jack mengikuti Aliyah diam diam, Jack menutupi wajahnya dengan buku agar Aliyah tidak lihat.
Aliyah berhenti di depan rak buku puisi, dia melihat dengan detail judul buku buku itu, dan ketemu..buku puisi terbaru yang Aliyah cari, agak tinggi Aliyah harus naik bangku kecil untuk mencapai tinggi buku itu.
Aliyah berusaha meraih nya namun masih kurang sedikit lagi, dia pun jinjit di atas bangku kecil itu, dan dia berhasil mengambilnya namun Aliyah kehilangan keseimbangan diri dan terpeleset..
seett... dengan cepat Jack menangkap tubuh Aliyah yang hampir terjatuh ke lantai.
Jack memegang pinggang Aliyah dan aliyah refleks bergantung pada leher dan bahu Jack. Mereka saling bertatapan, Aliyah kaget sekali melihat Jack menangkapnya, wajah Jack begitu dekat Aliyah dengan jelas melihat wajah ganteng Jack, hidung mancung dan mata teduh itu, seketika pipi Aliyah memerah dan jantungnya berdegup kencang.
Hal yang sama juga di rasakan oleh Jack, detak jantung Jack tidak beraturan. Jack benar benar pangling melihat wajah cantik Aliyah. 😍😍
Setelah sekian menit menatap satu sama lain, Aliyah tersadar dan langsung mendorong tubuh Jack hingga terjatuh.
"aduh, kenapa malah di dorong si, udah di tolong juga" ucap Jack.
"udah aku bilang jangan pegang pegang" bentak Aliyah.
__ADS_1
"heh kamu tu hampir jatuh coba gak aku tangkap bisa bisa kamu patah tulang" balas Jack.
"lebay kamu masa sampai patah tulang gitu" jawab Aliyah.
"kamu ngapain di sini?" tanya Aliyah.
"ya beli buku lah, masa beli cabe di toko buku" jawab Jack.
Aliyah kesal mendengar jawaban Jack.
"buku?" tanya Aliyah
"iya, ini buku yang aku cari, buku puisi terbaru karya xxx" ucap Jack sambil mengambil buku yang ada di tangan Aliyah.
"eh Jack, itu punya aku, aku duluan yang ambil Jack" ucap Aliyah.
"udah cari aja lagi" jawab Jack.
Jack pun segera ke kasir membayar buku itu.
Aliyah bertanya kepada pelayan toko dan ternyata buku itu sudah habis, yang Jack ambil tadi adalah buku terakhir.
"enak aja ini udah aku beli, jadi ini buku aku" jawab Jack.
"ih kamu nyebelin" balas Aliyah.
Aliyah merebut buku itu dari Jack, tapi Jack malah menjahilinya, Jack mengangkat buku itu tinggi tinggi, karena jack yang lebih tinggi dari Aliyah membuat Aliyah kesusahan meraih buku itu dari tangan Jack, terjadilah perebutan buku.
Aliyah jinjit jinjit untuk dapat meraih buku dari tangan Jack itu, hingga akhirnya Aliyah kehilangan keseimbangan lagi karena jinjit jinjit, Aliyah terpeleset dan hampir jatuh, dan lagi lagi jack menangkap Aliyah.
terjadilah hal romantis seperti di dalam toko tadi 😍😂
"kamu sekarang punya hobi baru ya, terjatuh di depan aku" ucap Jack.
"kamu..ih.." balas Aliyah.
Aliyah pergi meninggalkan Jack dan langsung naik angkot yang ada di jalan. Aliyah kesal tapi dia juga salah tingkah tadi dan senyum senyum sendiri di atas angkot.
Melihat Aliyah yang naik angkot Jack pun menyusul nya dan ikut naik angkot juga.
__ADS_1
"ngapain kamu ngikutin aku?" tanya Aliyah kesal
"narsis banget si, siapa juga yang ikutin kamu, emang aku mau naik angkot ini kok" balas Jack.
Jack senyum senyum gak karuan melihat wajah lucu Aliyah yang kesal, baginya Aliyah yang kesal sangat cantik dan menggemaskan.
"ngapain kamu senyum senyum liatin aku ha?" tanya Aliyah galak
"astagfirullah..sejak kapan kamu jadi galak gini" jawab Jack.
Aliyah malu.
"jangan galak galak Aliyah, kamu makin cantik kalau marah" rayu Jack
Aliyah tersenyum malu mendengar rayuan jack barusan.
"ya jangan senyum senyum sendiri juga, nanti di kira orang gi..." Jack tidak malanjutkan ucapan nya.
"ih kamu nyebelin banget ya hari ini" jawab Aliyah.
"nyebelin apa ngangenin?" balas Jack
"percaya diri banget kamu" balas Aliyah.
Sekarang angkot yang mereka tumpangi melewati pantai padang yang indah, Aliyah melihat ke luar jendela dan merasa takjub, Aliyah sudah lama tidak main ke pantai, Aliyah sangat suka pantai sebenarnya, sama seperti Jack suka pantai juga.
"pak pak berhenti di sini pak" seru Jack
"ayo turun Aliyah, cuaca lagi bagus, pasti seru main di pantai" tambah Jack
Aliyah bengong.
"ayo cepat..mau aku tarik tangannya?" balas Jack.
Aliyah pun turun mengikuti kata Jack. Kini mereka berada di pantai, angin laut sepoi sepoi menerpa wajah sangat menyejukkan...
.
__ADS_1