Bidadari Untuk Preman

Bidadari Untuk Preman
Waktu bersama


__ADS_3

Seminggu sudah mama Jack di rawat, kondisi mama sudah membaik walaupun bisa saja sewaktu-waktu kembali drop seperti kemarin, namun sekarang mama Juita sudah bisa pulang ke rumah. Aliyah setiap hari datang ke rumah sakit menemani Jack, bahkan Aliyah juga berniat untuk membantu biaya operasi Mama Jack.


"Jack, kamu jangan khawatirkan soal biaya operasi mama ya, biar aku bantu Jack" ucap Lia


"apa? gak Lia aku gak bisa nerima bantuan kamu, akan aku usahakan sendiri Lia" ucap Jack. Tentu saja Jack tidak mau merepotkan Aliyah, sebagai laki laki ia sangat menjaga wibawanya dan bertanggung jawab penuh atas biaya mama.


Aliyah juga mengerti dan tidak mau memaksa Jack, ia paham dengan perasaan Jack. "baiklah Jack, tapi..jika kamu butuh bantuan aku mohon jangan sungkan minta tolong ke aku ya Jack"


"iya Aliyah, terimakasih" balas Jack.


.


Malam ini Aliyah keluar dengan Windy dan Jack, kebetulan ayah dan umi Aliyah sedang di luar kota jadi mereka tidak akan pulang.


"Ayok Lia, Jack sama bang Riyan udah nunggu" ucap Windy.


"Jadi kamu ajak bang Riyan, berarti kita dou.." ucap Lia


"iya...double date, hahaha" ucap Windy yang langsung memotong dan tertawa.


"Windy...aku..aku belum pernah kayak gini kamu.." ucap lia gemas.


"gak apa apa dong, udah sesekali kayak orang pacaran bentar lagi kalian LDR kan hahaha" jawab Windy.


"emang kita mau kemana wind? makan?" tanya Aliyah.


"udah nurut aja" jawab Windy.


Windy dan Aliyah menuju ke tempat janjian mereka dengan Riyan dan Jack, di salah satu mall kota Padang. Windy dan Riyan sudah memesan tiket nonton untuk siang ini.


"Nonton bioskop?" tanya Jack


"Iya Jack, ini udah abang beliin empat tiket" jawab Riyan

__ADS_1


"ini film baru loh, romance lagi, pasti seru deh" ucap Windy memeluk lengan Riyan.


"tapi..aku gak suka nonton film romantis" jawab jack.


"aku juga" balas Aliyah.


Aliyah dan Jack memang setipe, mereka sama sama tidak suka dengan film romantis, ya wajarlah keduanya jomblo bertahun-tahun, bahkan keduanya belum pernah pacaran 😂


"terus gimana? kita ganti film aja ya" ucap Windy.


Aliyah dan Jack pun saling menatap, jujur mereka berdua tidak ingin menonton sepertinya.


"bang Riyan sama windy nonton aja, aku sama Aliyah mau keliling mall aja melihat lihat barang yang tidak mampu aku beli" ucap Jack sambil di akhiri dengan tertawa.


"hem..aku ngerti deh, oke kalau gitu" jawab Windy


"filmnya selesai jam empat sore, nantik kita ketemu di bawah aja ya" ucap Windy


Meninggalkan windy dan pacarnya, Aliyah dan jack memulai berkeliling mall.


"Aku jarang banget ke mall" ucap Jack


"aku juga gak terlalu sering Jack, aku ke mall kalau umi atau Windy minta temenin aja" jawab Aliyah.


"kita mau cari apa ni Lia" ucap Jack


"hem..jalan aja dulu" ucap Aliyah.


Kemudian jack berjalan di samping Aliyah sembari menatap Aliyah dari samping.


"ayo kita belanja makanan" ucap Aliyah.


Aliyah membeli banyak sekali makanan ringan dan berbagai sembako, Jack yang menjadi tukang dorong troli sudah merasa lelah mendorong troli yang sudah penuh itu.

__ADS_1


"Aliyah..sebanyak ini buat apa?" ucap Jack


"hem..kamu liat aja nanti ya, masih muat kan di troli" ucap Aliyah bercanda.


"masih masih hehe" jawab jack.


Setelah selesai dengan belanjaan itu Aliyah menuju parkiran mobil bersama Jack. "kita tunggu mereka di sini saja ya Jack" ucap Lia.


"iya Aliyah.." ucap Jack.


"ini..kita bagi bagi makanan ke dalam paper bag ini ya" ucap Lia sembari menyodorkan beberapa paper bag.


"oh..jadi untuk ini, ayo" jawab Jack.


Pantas saja aliyah membeli banyak makanan ternyata untuk di bagikan ke orang orang yang membutuhkan, di sekitaran mall saja sudah banyak terlihat pemulung dan tukang parkir, mereka pasti akan terbantu dengan pemberian Aliyah.


Setelah selesai mengemas 20 paper bag mereka pun langsung membagikannya ke tukang parkir, anak jalanan, pengamen dan pemulung yang mereka temui.


"ternyata berbagi itu memang sangat menyenangkan Aliyah, melihat mereka tersenyum dan berterimakasih rasanya sangat menyentuh hati" ucap Jack.


"iya Jack..kamu betul" jawab Aliyah.


"sudah hampir jam empat, ayo kita sholat ashar dulu" ucap Jack


Aliyah mengangguk setuju.


"setelah itu aku akan bawa kamu ke tempat yang juga indah, kita sebaiknya berpisah saja dengan bang riyan dan Windy" tambah Jack.


"kita mau kemana Jack?" ucap Aliyah


"kamu tunggu aja ya, aku yakin kamu pasti suka tempatnya" ucap Jack.


Aliyah tersenyum, ia selalu menantikan kejutan kejutan yang Jack berikan.

__ADS_1


__ADS_2