Bunga Lily Untuk Pangeran

Bunga Lily Untuk Pangeran
13.Juan Rico Hoover


__ADS_3

Rico terdiam di kursi belakang mobilnya. Pikirannya masih tertinggal di gelanggang olahraga sepertinya. Di kepalanya masih terekam jelas pemandangan indah namun menyakitkan itu.


Lily duduk berdua dengan Ran. Mereka sangat serasi. Aura positif mereka menyatu, mengikat mereka untuk saling melengkapi. Lily, Gadis remaja yang dia kenal sekarang sudah beranjak dewasa, sangat manis menawan hati. Pembawaannya yang sederhana dan tenang, membuat siapapun nyaman di dekatnya.


Ran salah satu teman terbaik yang dia punya. Yang selalu memberikan pengaruh positif kepada siapapun. Dengan segala kelebihan yang dia miliki, Ran selalu bersikap sederhana dan tenang. Dan itu membuatnya jadi sempurna.


***


Saat itu Angga menghubunginya dan memintanya untuk mencari tahu tentang laki-laki bernama Rakha. Rico terkejut karena yang akan diselidiki ternyata orang yang dekat dengan Lily.


Setelah tahu bahwa laki-laki itu adalah orang brengsek, Rico merasa dia punya jalan untuk bisa mendekati Lily. Setidaknya Rico sudah berubah. Bukan lagi Rico yang dulu yang sering mabuk, playboy dan tidak bertanggungjawab. Rico yang sekarang adalah Rico yang bisa menjaga Lily.


Tadi pagi jam 05.00 selepas shalat shubuh, Angga meneleponnya. Meminta bantuan untuk dikirimkan seseorang untuk menjaga Lily dari kejauhan. Menurut Angga, Lily sedang dekat dengan seorang laki-laki bernama Yudhistira pemilik sebuah kafe di Jakarta Selatan. Menurut Angga dia sudah cari tahu. Tapi dia masih butuh seseorang untuk menjaga Lily. Segera Rico menyuruh salah satu pegawainya untuk berjaga di sekitaran kos Lily dan mengikuti kemana Lily pergi. Sedangkan dia sendiri entah kenapa tiba-tiba tergerak untuk menyusul Lily ke sana.


Saat Pegawainya melaporkan bahwa Lily sudah ada di gelanggang olahraga, Rico yang sudah berada di sana menuju lokasi tepatnya Lily berada. Dia melihat Lily sedang duduk berdua dengan laki-laki berperawakan tegap dengan wajah yang sangat Rico kenal. Pangeran Kenzo Yudhistira.


Pupus sudah harapannya. Dia tak akan mungkin bisa bersaing dengan Ran. Bahkan dia tak mau jika harus bersaing dengan Ran.


Selama ini saja dia merasa minder jika bertemu Lily. Dia merasa tak pantas menampakan rasa sukanya. Apalagi sekarang, ada Ran di sebelah Lily. Manalah mungkin Lily akan melihatnya sebagai kandidat penjaga hatinya.


Orangtua Rico adalah pemilik beberapa hotel berbintang di beberapa kota besar di Indonesia dan juga di beberapa negara Asia. Kakek dari pihak Papinya Rico yang seorang asli Jerman juga pemilik beberapa hotel di Jerman dan beberapa negara di benua Eropa.


Sedangkan Kakek Rico dari pihak Mami memiliki beberapa yayasan sekolah di Jakarta dan di Bandung.


Sewaktu SMA, orangtua Rico mengirimnya sekolah di Bandung dan tinggal di rumah nenek. Karena selama sekolah di Jakarta selalu saja dia membuat masalah. Dalam setahun dia pindah 4 kali sekolah. Berpindah-pindah dari satu sekolah ke sekolah lain di yayasan milik keluarganya. orangtuanya sudah kewalahan dengan kelakuan Rico yang sulit diatur dan selalu saja terlibat dalam perkelahian di sekolah ataupun di luar sekolah. Sehingga pihak dari semua sekolah di yayasan sekolah keluarganya di Jakarta merasa tak sanggup menerima Rico. Karena ulah Rico berdampak buruk untuk reputasi sekolah yang selama ini menjadi salah satu yayasan sekolah swasta terbaik di Jakarta.


Akhirnya Rico bersekolah di Bandung, tanpa ada yang tahu bahwa Rico adalah cucu pemilik yayasan.


Karena wajah tampannya yang keturunan jerman dan gaya sok playboynya, membuat dia disukai banyak murid perempuan di sekolah. Salah satunya Anita, murid perempuan yang juga seorang pemain sinetron.


Suatu hari seorang murid bernama Jamie mengeroyok Rico dengan alasan Rico telah merebut Anita darinya. Pengeroyokan tersebut terjadi di tempat parkir.


Suasana sudah sepi pada saat itu. Awalnya mereka dengan sengaja merebut tas Rico lalu memasukkannya ke dalam tong sampah. Rico tidak terima dengan perlakuan mereka. Terjadilah perkelahian.


Rico dikeroyok empat orang murid. Salah satu murid babak belur dihajar Rico, karena dia memang jago bela diri sejak kecil. Tapi Rico pun babak belur karena dikeroyok dan dipegang kedua tanganya oleh dua orang teman Jamie dan dihajar Jamie.


Kejadian itu membuat kakek marah. Hingga akhirnya Rico dihukum. Hukumannya berupa harus membantu petugas membersihkan sekolah setiap jam pulang selama satu bulan dan tidak mendapatkan uang saku selama hukumannya berlaku. Dia hanya boleh pergi ke sekolah dengan diantar jemput oleh sopir kakek.

__ADS_1


Saat perkelahian itu, sekolah sudah sepi. sejak satu jam yang lalu. Angga yang seorang ketua OSIS baru saja selesai mengisi majalah dinding sekolah bersama Adit temannya. Saat mereka kembali ke kelasnya di lantai 3, dari balkon ia melihat Rico dikeroyok. Angga berteriak untuk menghentikan pengeroyokan. Namun murid-murid yang mengeroyok Rico tidak memperdulikannya. Saat itu Angga memanggil Adit untuk merekam kejadian sebagai bukti, sementara dia pergi ke ruang guru meminta bantuan guru dan petugas keamanan sekolah.


Sesampainya di sana, Jamie dan dua temannya kabur. Yang tertinggal di sana hanya Rico dan Doni yang sudah terkapar nyaris pingsan. Rico disalahkan dan Doni memberikan kesaksian palsu. Pada saat itu Angga hendak membela Rico namun dilarang oleh Rico.


Pada saat itu Jamie kabur dari tempat kejadian, mereka mencari Adit dan merebut ponsel Adit lalu menghapus rekaman kejadian tersebut. Karena saat itu Jamie melihat Adit sedang merekam, Jamie menyusul Adit ke lantai 3. Sebelum Jamie dan dua temannya datang, Adit segera mengirimkan video ke Angga dan menghapus riwayat pengiriman.


Namun kabar yang beredar adalah Rico menghajar Doni hingga nyaris pingsan karena Rico memaksa meminta uang dari Doni, namun Doni tidak mau memberikannya. Kabar itu disebarkan oleh Jamie, Doni pun memberikan kesaksian seperti itu di depan pihak sekolah sebelum kemudian dibawa ke rumah sakit.


Semua murid percaya akan berita itu dan semua menjauhi Rico. Hanya Angga dan Adit yang yang mau berteman dengannya. Angga bahkan selalu menemani Rico membersihkan sekolah setiap hari selepas jam sekolah usai.


Angga memberitahukan soal video itu ke Rico. Namun Rico tetap saja melarangnya memberikan itu ke pihak sekolah. Dia memikirkan nasib Adit nantinya. Khawatir Adit yang akan jadi korban pengeroyokan Jamie nanti.


Beberapa hari kemudian, orangtua Doni datang ke sekolah dan hendak melaporkan Rico ke polisi dengan membawa hasil visum. Padahal Rico pun wajahnya terluka dan perutnya masih terasa sakit hingga saat itu.


Angga yang mengetahui kejadian sebenarnya tidak bisa tinggal diam.


Orang tua Rico diwakili pengacara keluarga dan orangtua Doni bertemu di sekolah waktu itu. Pada saat itulah, Angga meminta ijin untuk masuk dan memperlihatkan video pengeroyokan tersebut.


Akhirnya Jamie, Donie dan kedua temannya dikeluarkan dari sekolah. Rico tetap menjalani hukuman, hanya masa hukumannya diringankan menjadi dua minggu. Angga tetap menemani Rico menjalani hukumannya.


Sejak saat itu, Angga menjadi teman terdekatnya Rico. Dan Kakek hanya mengijinkan Rico pergi main jika bersama Angga.


Mereka sering belajar bersama di ruang belajar dan perpustakaan di rumah Angga.


Terkadang Rico melihat Lily bernyanyi seraya bermain gitar. Suara Lily sangat merdu.


Rico menanggap Lily seperti adiknya sendiri. Karena Rico sendiri adalah anak bungsu dari empat bersaudara laki-laki. Jadi dia merasa senang memiliki adik perempuan.


Masakan Mamanya Angga juga sangat enak. Tante Adeeva memang juara rasa masakannya.


Mereka terpisah saat Rico melanjutkan kuliah di Jepang jurusan bisnis. Angga tetap kuliah di Bandung jurusan tekhnik industri.


Saat kuliah di Jepang Rico berkenalan dengan Pangeran Kenzo Yudhistira. Seorang mahasiswa asal Indonesia berwajah eropa namun memiliki nenek seorang warga negara Jepang bernama Nenek Yumi dan masih tinggal di Jepang. Rico memanggilnya Ran, seperti nenek Yumi yang memanggilnya Ran Kenzo. Sedangkan Kakek Ran adalah seorang warga Indonesia asli Bandung bernama Kakek Abdullah, pemilik beberapa restoran Indonesia di Jepang.


Keluarga Ran adalah keluarga yang sangat hangat dan sangat baik. Rico juga pernah bertemu Mamanya Ran, Tante Hana Rose. Juga Papanya Ran yang seorang warga Perancis bernama Om Curtis. Kadang Rico iri melihat kehangatan keluarga Ran yang saling menyayangi. Mereka selalu berbicara dengan bahasa yang baik dan menenangkan. Saling perhatian satu dan yang lainnya. Ran anak tunggal.


Satu tahun pertama, kuliah Rico berantakan. Dia selalu saja sibuk bermain dan juga malah menekuni profesi DJnya hingga tidak fokus kuliah.

__ADS_1


Akibatnya dia tertinggal satu tahun kuliah dari Ran. Lalu di keluarkan dari kampus. Pindah ke kampus lain, namun bukan Universitas. Dia mengambil program diploma di sebuah College dengan bantuan kerabat Nenek Yumi.


Rico mendapat peringatan keras dari Papinya. Jika dalam satu tahun lagi kuliahnya masih berantakan, Papi akan mengirimnya ke Jerman tinggal bersama kakek Stephen Hoover. Itu harga mati. Dan Rico tidak mau itu terjadi.


Ran dan nenek Yumi selalu menyemangati Rico untuk terus giat belajar. Ran lulus terlebih dahulu dan melanjutkan pendidikan pasca sarjananya di Inggris.


Rico masih tetap sering pulang ke rumah nenek Yumi. Karena di rumah nenek Yumi juga banyak mahasiswa Indonesia yang menetap.


Akhirnya Rico lulus walaupun dengan nilai pas pasan. Dan ia pun pulang kembali ke Indonesia.


Saat itu Rico diperintah Papinya untuk mulai mengurus salah satu hotel milik keluarga yang ada di Bandung. Karena ke empat kakaknya masing-masing sudah memegang hotel di Jakarta, Bali, Lombok dan Malaysia.


Namun kelakuan nakal dan gemar hura-hura masih saja melekat.


Dia kembali lebih sering bersenang-senang dengan teman-temannya di club dibandingkan bekerja.


Sampai pada akhirnya hotel yang dia kelola nyaris bangkrut. Karena uang perusahaan dia hambur-hamburkan. Orangtuanya sengaja membiarkan keadaan tersebut sampai Rico pun kehabisan uang. Orangtuanya mencabut semua fasilitas untuk Rico.


Hotel di Bandung diambil alih oleh Papinya. Rico tidak diberikan jabatan apapun. Apartemen, mobil dan jatah uang semua sudah ditarik.


Saat itulah Rico bertemu Angga lagi. Angga membawa Rico ke rumahnya. Bertemu Papanya Angga, Om Dharmawan.


Rico dinasehati perlahan dan diajak bekerja di perusahaannya sebagai manajer di bagian business support development. Dia bertanggungjawab atas pengembangan strategi bisnis dan market.


Sebuah pekerjaan yang serius dan butuh tanggungjawab penuh yang sempat membuat Rico tidak percaya diri. Namun Om Dharmawan dan Angga percaya bahwa Rico bisa melakukannya. Mereka menyemangati Rico untuk berusaha mandiri dan membuktikan pada orangtuanya bahwa dia bisa berubah menjadi pribadi yang baik.


Selama satu bulan Rico tinggal di rumah Angga. Setiap hari dia melihat Lily yang sudah kuliah saat itu. Entah kenapa perasaan Rico berubah ke Lily. Dia tak hanya menganggapnya sebagai adik tapi lebih dari itu. Dari semua wanita yang pernah Rico temui, belum ada yang seperti Lily. Dia berbeda.


Karena itu tiga bulan kemudian, setelah dia bisa mengumpulkan uang sendiri dari gajinya, dia menyewa salah satu apartemen milik Om Dharmawan dengan hanya membayar biaya service charges bulanan apartement saja. Daripada dia harus bertemu Lily setiap hari.


Sejak itulah kehidupannya berubah. Rico bekerja dengan tekun. Belajar hidup dengan disiplin. Tidak lagi membuat masalah. Orangtua Angga mengajarkan banyak hal yang membuatnya bisa berubah. Dalam waktu satu tahun, Rico mampu bertahan tanpa bantuan dari keluarganya. Sampai akhirnya Papinya menyuruhnya pulang.


***


"Pak Rico, kita sudah sampai" sopirnya membuyarkan lamunan Rico. Dia sudah sampai di rumah Angga. Di halaman nampak Angga dan Andin sedang duduk di gazebo taman.


Rico segera turun dan menghampiri mereka.

__ADS_1


***


__ADS_2