Cinta Ku Tuan Drakula

Cinta Ku Tuan Drakula
Janji Suci


__ADS_3

Semua tamu hadirin diharapkan berdiri dan menyaksikan pengantin memasukin altar. Iringan musik melodi mengiringi pengantin memasuki altar pernikahan. Tuan D telah berdiri di sana menunggu kehadiran Liana. Sedangkan Liana berjalan di dampingi sang Ayah serta dua anak kecil yang berjalan di depannya memakai gaun yang cantik.


Ketika telah sampai di depan Altar. Tuan D menyambutnya dan Liana berdiri disampingnya. Ketika pernikahan akan dimulai jantung Liana berdegup kencang. Tuan D dapat merasakan debaran jantungnya.


Pernikahan yang berbeda alam kini disatukan. Pernikahan seperti biasa yang dilakukan manusia pada umumnya hanya saja ada penambahan hal mistis yang harus mereka lakukan. Tuan D dan Liana harus memberikan beberapa tetes darah untuk diikat kedalam sebuah janji suci.


"Sayang ini akan sakit sebentar, aku akan segera menutup lukamu. Tahan ya?" ucap Tuan D yang dijawab anggukan kecil oleh Liana. Pergelangan Liana diiris.


Screeetzhh


Dan seketika itu juga Tuan D segera menutup lukanya. Tak berbekas dan tidak sakit. Seperti orang yang tertusuk pisau lalu setelah itu tak merasakan apapun.


"Pernikahan apa ini kenapa tangan Liana harus di sayat seperti itu," gumam Steve yang kemudian melihat seluruh orang yang ada di disana.


Tetesan darah Liana sudah tertuang didalam sebuah wadah. Setelah itu giliran darah Tuan D yang harus di persembahkan. Steve melihat darah Tuan D berwarna merah gelap tidak seperti darah pada umumnya lebih menyerupai warna hitam.


Steve mengamati setiap manusia disana tak ada yang mencurigakan. Dan dia mendapati satu dari mereka berkuku tajam dan bertaring. Steve bersiap mengambil pistolnya, namun Lee datang dan membawa Steve dengan kekuatan teleportasinya.


Lee menghempaskan tubuh Steve ke atas ranjang. Di dalam suatu kamar.


"Hah lepaskan aku!" Seru Steve yang tubuhnya seperti terikat sesuatu.


"Aku tidak akan membiarkan mu merusak acara pernikahan ini," ucap Lee


"Ini tidak boleh terjadi, Liana akan menikah dengan drakula," seru Steve.


"Ya dia tahu, dan dia yang menginginkannya. Asal kau tahu ya, Tuan D bukanlah drakula jahat. Dia drakula yang mencintai manusia. Dia menyelamatkan aku yang saat itu tergila-gila dengan bau darah manusia. Sekarang bukan berarti aku tak suka darah manusia namun ada hal mistis yang membuat ku bisa menahannya. Lebih baik kau disini saja dan tidurlah," ucap Lee kemudian membuat Steve tertidur.


Setelah itu Lee keluar dan kembali menyaksikan pernikahan Laina dan Tuan D. Ia berdiri di pojokan dan menyendiri jauh dari kerumunan. Trivia menghampirinya dan bertanya dengan nada berbisik.


"Lee, kau bawa kemana Steve?" Pekik Trivia tetapi dengan suara pelan dan setengah berbisik.

__ADS_1


"Dia ku buat tidur agar tidak mengacau," jawab Lee.


"Tidur? Kau tidak berbuat macam-macam dengannya kan?" Tanya Trivia.


"Kalau aku mau aku sudah melakukannya dari kemarin," jawab Lee dengan kesal.


"Terimakasih jika kau memperlakukannya dengan baik, Aku juga tidak ingin pernikahan Liana berantakan," ucap Trivia kemudian mengalihkan pandangannya ke arah Liana dan Tuan D.


Sementara di belakang Trivia, Lee menatapnya dengan sendu. Karena tak ingin larut dalam kesedihan Lee pun menghilang dan menjauh dari Trivia tanpa sepengetahuannya.


Kini giliran pengucapan janji pernikahan. Janji pernikahan adalah momen yang cukup mendebarkan dan dinantikan oleh sepasang pengantin. Karena janji itu merupakan persekutuan abadi dihadapan Tuhan


Nama Tuan D dan nama Liana telah disebut oleh imam pernikahan. Dan masing-masing dari mereka menyatakan mereka bersedia menerima untuk menjadi suami dan istri yang sah.


"Dimitri, nama yang bagus," batin Liana dengan senyum.


"Kini kau tahu kan, siapa nama ku. Setelah ini bersiaplah, ancaman akan segera datang. Aku ada disisimu dan kita akan menghadapinya bersama," ucap Tuan D lewat bisikan yang hanya bisa didengar oleh Liana.


"Aku mencintaimu Liana, istriku," ucap Tuan D lalu mencumbu Liana dengan lembut.


Semua yang bersaksi disana bertepuk tangan dan keluarga Liana semuanya menitikkan air mata kebahagiaan. Sementara Arin mengelus perutnya dan berkhayal tentang dirinya yang bersanding dengan Lee, namun raut wajahnya berubah datar.


"Hmmm tak ada yang tulus mencintai ku, sudahlah lupakan saja tawaran tadi. Aku tahu Lee tidak akan menerima dengan mudah, dia pasti berkata 'iya' hanya karena iba melihat keadaanku," gumam Arin.


Setelah pernikahan ini, Tuan D dan Liana akan di nobatkan sebagai Raja dan Ratu. Namun Liana semakin merasakan sesuatu akan mendekat. Raut wajah kebahagiaannya menjadi cemas. Ada gundah dihatinya yang berdegup kencang.


Duaaaar


Kastil Drakula yang itu hancur seketika, bahkan pilar yang berdiri kokoh menjadi tumbang. Tuan D memasang badan untuk Liana, ia memeluk Liana dan melindunginya dalam dekapan.


Keluarga Liana semuanya diboyong ke tempat aman, keluar dari kastil. Sementara Tuan D dan Liana terperangkap disana.

__ADS_1


Tuan D tidak dapat kemanapun dengan kekuatannya seakan terkunci oleh sesuatu. Monster kegelapan pun datang melayang dan mendekati mereka.


"Hahaha, Dimitri, hahaa. Aku bisa kemari karena ini masih tanah kelahiran ku. Ahh aku kalah cepat olehmu namun tak jadi masalah karena Liana belum kau jadikan drakula mu," ucap Edward.


"Itulah bedanya kau dan Tuan Dimitri. Dia masih menghormati ku sebagai manusia, Dia mencintaiku dan kami saling mencintai," ucap Liana.


"Liana jangan mendekat," seru Tuan D yang tak bisa mencegah Liana. Dirinya benar-benar tak bisa bergerak. Monster itu menyegel kekuatan Tuan D.


"Kau tau kenapa kau tidak dapat bergerak, karena salah satu pengikut mu yang berkhianat. Haha dia menaruh sihirku kedalam minuman mu tanpa kau ketahui. Aku lebih cerdik darimu," ucap Edward yang kemudian memanggil pengikut Tuan D.


"Eliot kau! Aku mempercayai mu dan kau mengkhianati ku?" seru Tuan D


"Dia menjanjikan aku darah manusia yang layak ku santap, maafkan aku Tuan," jawab Eliot yang bertugas di dapur.


Drakula lain juga tak dapat berkutit semua karena ulah Eliot, namun Liana bisa bergerak, dia manusia yang ajaib tak bisa tersentuh oleh sihir Edward.


Liana mencoba menyentuh Edward seperti yang dikatakan Ratu Bella namun Ratu sendiri tidak pasti. Sementara Liana juga tidak tahu seperti apa kekuatan yang ia miliki.


"Sayang ku mohon jangan mendekat, dia licik dan tidak akan melepaskan mu jika kau dalam genggamannya," ucap Tuan D


"Liana sayang.... Alexandra ada padaku, kau ingin menemuinya? Aku akan dengan senang hati membawamu ke istana ku dan kau dapat bertemu dengan Alexandra ibumu," goda Edward si monster yang penuh tipu daya.


"Jangan Liana," Seru Ratu Bella.


Namun Liana tak menghiraukannya, ia terus melangkah berjalan mendekati monster itu.


"Tunjukkan dimana ibuku, tapi lepaskan mereka?" ucap Liana kemudian berbalik menatap Tuan D dan menaikkan satu alisnya pertanda sebuah isyarat.


Ada yang mereka rencanakan dan Monster itu tidak tahu.


\=\=\=\=\=\=\=

__ADS_1


Aku juga tidak tahu apa yang mereka rencanakan 😱😨


__ADS_2