Cinta Nadhira

Cinta Nadhira
Bab 43 Membahas Nadhira Cs


__ADS_3

Matahari sudah menampakkan sinarnya, Namun Nadhira dan semua Santri yang lain sudah rapi semua, karena akan mengikuti ujian nasional.


Waktu di Asrama Nadhira sudah di pandang oleh semua penghuni Asrama, terutama yang ikut bergabung di Nadhira Cs, Nadhira bertanya-tanya di dalam hatinya, ''kenapa mereka semua memandangku begitu.'' gumam Nadhira pelan.


''Ya sudah kita berangkat ke kelas yuck, nanti telat lho?'' Ajak Nadhira pada teman yang juga sedang melototi nya.


''Nadhira, apa kamu lupa yang kamu ucapkan semalam?'' tanya teman kelas Nadhira yang ikutan Nadhira Cs.


''Sekarang kita sekolah dulu, kita sebentar lagi bakalan menghadapi ujian lho, masak harus bahas masalah Nadhira Cs sekarang?'' jawab Nadhira yang di tanggepi serius oleh penghuni Asrama.


''Kalian sabar dulu kenapa sich? sebenarnya ini bukan masalah pada Nadhira Cs kok, kalau kalian ingin lebih detailnya tunggu Nadhira pulang sekolah, Oke?!'' Ujar Nadhira meninggalkan Asrama begitu saja, semua yang ada di sana kaget dengan sikap Nadhira yang sekarang, sikap Nadhira tidak seperti biasanya kalau berbicara.


''Sudahlah, kita sekolah dulu, jangan di pikirin lagi Oke, kita tunggu Nadhira nanti siang.'' Ucap Yuli dan juga Santi.


Semua temannya mengiyakan perkataan Yuli dan Santi.


Mereka semua keluar dari Asrama menuju kelasnya.


Karena Yuli, Santi dan juga Selvy satu sekolah yang sama.


mereka bertiga kelas 2 SMA, sedangkan Nadhira masih kelas 3 MTS, dan sekarang bahkan ujian kelulusan untuk Nadhira dan yang lainnya.

__ADS_1


*-*-*-*-*-*-*-*


Karena semua Santri lagi menghadapi ujian kelulusan sekolah nya, Dayat menghapus kegiatan Ponpes nya untuk sementara, sampai selesai Ujian sekolah baru kegiatan Ponpes nya di adakan kembali.


Tepat jam 2 siang semua Santri yang bergabung di Nadhira Cs sudah berkumpul di kelas yang sudah kosong.


Nadhira mulai menghampiri tim nya dan langsung to the poin pada mereka.


''Sebenarnya ini bukan masalah besar, namun Ustadz meminta Nadhira untuk menyampaikan perihal ini pada kalian semua, selaku tim Nadhira Cs.'' Nadhira memulai perkataan nya dengan membawa sang Ustadz.


''Kata Ustadz beberapa hari ini ada yang mengundang Nadhira Cs, namun Ustadz Dayat menolak dengan alasan Nadhira Cs sedang mempersiapkan ujian kelulusan sekolah nya.'' tambah Nadhira.


''Menurut kalian Ustadz benar apa salah.'' tanya Nadhira pada semuanya.


''Yang lain gimana, keluarkan unek unek kalian semua.'' Timpal Nadhira.


''Ya mau ngomong apa lagi Ra, kalau Ustadz sudah membuat keputusan kayak githu, ya kita hanya bisa mengikuti ucapan Ustadz Dayat saja, itu menurut aku? nggak tau kalau yang lain?'' Ujar Fani yang di angguki Nadhira.


''Kak Fani dan kak Selvy siip, Nadhira kasih jempol 2 buat kalian.'' sahut Nadhira dengan kedua jempolnya.


''Yang lain juga boleh ikutan ngomong kok.'' gumam Nadhira yang di angguki semuanya.

__ADS_1


''Mau ngomong apa Ra? sudahlah kita fokus sekolah dulu, Nadhira Cs istirahat dulu nggak apa apa, iya kan!'' Ucap Ririn pasrah.


''Sebenarnya masih ada yang menunggu tampilan Nadhira Cs, bapak itu rela mengundur acaranya, hanya karena Ustadz kita memberi tahu bahwa Nadhira Cs masih serius belajar, karena akan menghadapi ujian, dan bapak itu setuju menunggu kita selesai ujian dulu, baru kita tampil di rumah Bapak tua itu.'' tutur Nadhira terus terang pada semua timnya.


''Beneran? masih ada yang mau menunggu kita sampai selesai ujian?!'' Tanya Selvy tak percaya.


''Iya beneran kak Selvy, mana mungkin Ustadz Dayat bohong pada Nadhira sich?'' sahut Nadhira memandang ke arah Selvy.


''Ya, bukannya githu Dek? tapi aku masih tidak percaya saja pada orang tua itu, yang dengan suka rela menunggu kita kita ini.'' tukas Selvy bahagia, terlihat dengan sangat jelas kebahagiaan Selvy karena selama ini Selvy tak sebahagia ini.


''Satu lagi kak, bagaimana kalau Nadhira Cs pamornya turun drastis, hanya gara-gara Ustadz Dayat banyak yang menolak undangan dari orang orang.'' Tanya Nadhira lagi.


Namun belum juga ada yang bergeming, mereka sibuk dengan pikiran masing-masing yang sudah anjlok.


''Nggak apa apa lah Put, mau pamor Nadhira Cs naik atau turun, aku nggak peduli, sebenarnya kita kesini untuk mencari Ilmu, bukan mencari uang, iya kan.'' Tutur Santi.


Ucapan Santi di angguki oleh semua anggota Nadhira Cs, akhirnya masalah satu sudah terselesaikan juga, kini semua anggota Nadhira Cs sudah membubarkan diri, dan kembali ke Asrama masing-masing.


*-*-*-*-*-*-*-*-*-*


Di tempat lain Herman sedang mengobrol ria di rumah Adhi beserta yang lainnya juga, mereka semua membahas akan memberi kejutan pada Nadhira di saat dia pulang ke rumahnya.

__ADS_1


Eza dengan semangat 45 nya menyimak acara menyambut kepulangan pujaan hatinya


__ADS_2