
"Garel! apakah ini nyata kau ada disini? apa kah kau akan menjemputku? " tanya emily dengan wajah yang berbinar.
"emily kenapa kau lakukan ini? lepaskan mereka berdua cepat! ". pinta garel dengan wajah cemas.
" apa lepaskan mereka? hahahaha tidak akan pernah! aku lakukan ini karena demi mu garel. aku ingin balas dendam kepada mereka semua. aku ingin mereka merasakan sakit yang sama dengan ku yang terpisah dari mu! " teriak emily.
"kau jangan gila emily! hubungan kita sudah lama berakhir! " sahut garel.
"hahahaha sungguh sangat sakit sekali kau lebih perduli dan memilih wanita manja seperti hilma daripada aku garel tega kamu! jangan ada yang mendekat kalau tidak ingin mereka kenapa-napa! " teriak emily meluapkan amarahnya.
"jangan gila kau emily lepaskan fara sekarang! " sahut afgan.
"hahahaha lepaskan jangan mimpi kamu! " ujar emily sambil menggores lengan fara.
"awwww! " teriak fara sambil meringis kesakitan.
"fara! " teriak afgan.
"kau benar-benar gila emily benar Kata mereka kau itu sudah tidak waras lagi! kau sendiri yang sudah menghancurkan hubungan kita selama ini,kau tidak ingat ha! tapi sekarang apa kau justru bersikap seolah-olah paling tersakiti! sebenarnya yang paling tersakiti itu aku,karena kau dari awal cuma ingin memanfaatkan ku untuk membalas dendam atas kematian saudara mu rennynataliaa yang bunuh diri karena ditolak oleh afgan sahabat ku dan Rionel glow atmajaya,jadi berhentilah berpura-pura!" teriak garel.
"hahaha... ternyata kau sudah mengetahui segalanya! kalau begitu ya baguslah, sekarang aku tidak perlu lagi berpura-pura menjadi orang baik dihadapan mu. dan sekarang saatnya aku bersenang-senang hahhahaha! hemm... enaknya siapa dulu ya yang lenyap! kau ataukah kau hilma? menurut kalian semua siapa dulu yang kalian tumbalkan hahhahaah! " seru emily sambil mengacungkan pistolnya yang tadi diletakkan di pinggangnya.
"emily hentikan! jauhkan senjatamu itu mereka tidak bersalah di sini. karena urusanmu cuma dengan keluarga kaydo Uzumaki bukan mereka yang tidak punya salah apa-apa! "hardik afgan sambil menatap tajam kearah emily. walaupun sebenarnya dia sangat panik sekali tapi dia berusaha tenang dihadapan emily.namun karena afgan tipe orang yang bermain rapi jadi dia segera memberi kode kepada Rionel glow atmajaya untuk segera bergerak menjalankan misi yang sudah direncanakan. rionel yang sadar hanya tersenyum simpul kearah afgan ketika emily mendekati fara kembali.
"membosankan sekali. ayo cepat habisi mereka. aku sudah sangat jengah melihat drama kehidupan kalian . debat terus tidak ada habisnya kayak drama di ikan terbang! " gerutu rionel.
emily yang mendengar ucapan rionel segera mengubah ekspresi nya lalu berbalik menghadap rionel sambil tertawa.
"hahahahha... kau benar sekali rionel. perkataan mu itu sangat benar sekarang akan aku habisi mereka satu persatu! " seru emily kemudian menarik pelatuknya. Tiba-tiba...
__ADS_1
"loh! " ujar emily tercengang.
"ayo cepatlah lama sekali! " teriak rionel.
sedangkan afgan sudah tersenyum lega melihatnya.
"ah.. iya! " ujar emily mulai panik.
sial kenapa tidak ada isinya!. batinnya menggerutu.
"kenapa kau bengong emily. cepatlah. kalau kau tidak mampu sini biar aku bantu kamu melenyapkan mereka semua! " ujar rionel kemudian disambut baik oleh emily.
"baiklah! "
kemudian rionel segera melangkah maju sambil mengacungkan pistolnya kearah faradinelis arasya. saat emily merasa sangat puas akan bisa menghancurkan mereka semua. tiba-tiba. ..
"hahahah.. kenapa wajahmu panik begitu emily? lihatlah permainan ini sangat menyenangkan bukan. dan yang aku lakukan sudah benar. aku tidak lagi bercanda dengan mu. karena tadi aku sudah mengatakan padamu. aku sangat lelah lebih baik kita akhiri segalanya sekarang! bersiaplah untuk menemui ajalmu emily! "ujar rionel membuat emily semakin panik dan memegang .
" Hai kalian berdua. cepat kesini dan bantu lepaskan para wanita itu sekarang, jangan hanya seperti patung disana cepat! lambat sekali. apa harus aku juga yang melakukan itu semua. apa kalian mau menunggu mereka berdua kehilangan nyawanya karena yang satunya kehabisan darah dan yang satu keracunan minuman hingga kehilangan janinnya! " seru rionel kembali kepada afgan dan garel. membuat kedua pria itu segera berlari menghampiri pasangan mereka masing-masing.
"apa-apaan ini rionel bukankah kau ada dipihak ku kenapa sekarang kau justru menyerangku dan menyelamatkan mereka semua!" teriak emily.
"hahahahaha... sorry emily! dari awal aku selalu berada di pihak afgan. dia sahabat ku dan aku tidak akan mungkin menghianati dirinya. dan maaf lagi karena aku cuma akan mendengarkan perintah dari afgan! dan asal kau tahu emily sebenarnya ini semua adalah bagian dari perintahnya untuk menjebakmu agar keluar dari persembunyian mu itu. dengan cara aku berpura-pura mendukung semua rencana mu itu, kalau aku sih! sangat suka sekali menjalankan perintah nya. apa lagi aku bisa menikmati setiap inci tubuhmu yang indah itu hhahahahahah... Terima kasih karena kau dengan suka rela memberikan kenikmatan dunia itu kepada ku hahahaha... kau sungguh sangat bo*** dan naif sekali. percaya begitu saja dengan ku! " ujar rionel dengan lantangnya membuat emily terduduk tidak berdaya selama ini dialah yang masuk jebakan mereka. padahal dia sangat percaya diri sekali kalau mereka semua akan hancur secara bersamaan .
disaat emily terus bergulat dengan pikirannya itu. kini rionel kembali mengeluarkan suaranya.
"hei afgan.. kak garel... sebaiknya kecoa ini kita apaan? " tanya rionel.
"terserah mau kau apakan dia. aku gak perduli! " seru garel.
__ADS_1
"kau langsung ringkus dan bawa saja ke markas kita Rio. nanti kita eksekusi dia bersama sama . sekarang aku mau bawa kerumah sakit dulu fara untuk mengobati lukanya! sebelum terlambat dan bisa sia2 persiapan acara pernikahan ku nanti!" ujar afgan kemudian merangkul posesif pinggang fara.
"eh tunggu sebentar. ada yang ingin aku selesaikan! " seru fara kemudian berjalan menuju emily tiba-tiba...
"plak.. ini balasan untukmu yang sudah menampar hilma. Plak.. plak.. ini untuk rasa sakit yang dialami hilma. plak.. plak.. ini untuk mu yang sudah berani menampar pipi ku yang sebentar lagi akan menikah! " seru fara sambil menampar pipi emily bolak balik hingga disudut bibirnya keluar darah sedar dan terdapat robek.
"oh iya lupa mana pisaunya tadi! " tanya fara kemudian mengambil alih pisau itu dari tangan emily dengan gerakan cepat dia merebutnya.
tiba-tiba...
"sret... " suara pisau menggores lengan emily. sedangkan emily meringis kesakitan.
"itu untuk kau yang sudah berani melukaiku dan sret... ini untuk keponakan ku yang mau kau lenyapkan! " sungut fara.
"ck... emang badas kakak ipar ku ini! sepertinya kau tidak salah memilih pasangan bro! " seru rionel.
"hahahha... kau benar sekali. aku sangat bangga terhadapnya.! " ujar afgan kemudian berdiri disebelah fara lalu merebut pisau itu yang membuangnya jauh.
"sudah sayang! ayo kita pergi dari sini! kita harus kerumah sakit . lihat lenganmu terluka harus segera diobati sebelum infeksi nanti! " ujar afgan kagum terhadap calon istri,karena selama ini dia terlihat sangat pendiam, lembut, baik hati dan juga polos.tapi ketika melihat salah satu anggota keluarga dalam bahaya dia langsung berubah menjadi seperti singa betina yang siap menerkam bangsanya.
kemudian merengkuh pinggang fara kembali dibawanya dalam pelukannya.
"baiklah.. tapi hilma bagaimana? " tanya fara cemas.
"dia pasti akan baik baik saja. tadi garel sudah bawa hilma kerumah sakit terlebih dahulu! " ujar afgan.
"baiklah.ayo tapi nanti aku boleh kan menjenguk hilma. aku takut terjadi apa apa dengan keponakan ku! " ujar fara sedih.
"tenanglah mereka pasti akan baik baik saja. percayalah. dan ok... biar kamu lega nanti kita akan menjenguk nya! " ujar afgan kemudian fara segera menganggukkan kepalanya setuju
__ADS_1