CINTA SETELAH HALAL "Perjodohan Anak SMA"

CINTA SETELAH HALAL "Perjodohan Anak SMA"
MULAI MERASA TERUSIK DENGAN KEHADIRAN ORANG KETIGA


__ADS_3

"Lepasin, asal loh tahu ya dia ini Calon pacar gue lepas! " Ujar wildan dengan menaikan rahangnya kuat.


"Cihhh... Oh ternyata loh punya mainan baru. Yakin loh mau sama cewek udik ini? Makin rendah saja selera loh ya !"ujar ukasya Dengan wajah yang menyeringai dan menatap ke arah killa dengan tajam.


JedaR....


Rasanya seperti ada petir yang menyambar di hati killa. Killa Langsung membulatkan matanya , dia terus mengutuk ukasya tanpa henti didalam hati nya. Memang benar lelaki yang ada dihadapan nya saat ini dan juga menyandang status sebagai suaminya itu memang benar benar keterlaluan, dia terlihat begitu arogan, sangat menyebalkan dan suka sekali merendahkan orang lain.


Killa merasa geram banget melihat lingkah suaminya itu, tangannya terus mengepal rasanya ingin sekali menonjok muka nyebelin itu tapi disini killa menahan diri sebab masih ada Wildan di sampingnya.


"Diam kamu killa, jangan ada lagi penolakan ayo ikut gue sekarang juga! " Ujar ukasya sambil menarik tangan killa menuju ke tempat lain meninggalkan Wildan sendiri.


"Sudah stop ukasya berhenti disini nanti yang lain pada curiga kalau melihat loh tarik tangan gue, lepaskan! " Teriak killa akhirnya disana ukasya keberadaan mereka sudah jauh dari Wildan dan juga tempatnya sepi.


"Gue kasih tahu loh ya, jadi cewek itu jangan keganjenan loh itu sudah bersuami sadar loh masih saja godain cowok lain. Mau lo mendapatkan dosa hah! ". Ujar ukasya kesal.


" Apaan sih loh begitu saja marah. Dan gue ralat ya ucapan loh, gue ini cewek baik baik tidak seperti yang loh pikirkan! Gue dikasih tumpangan sama kak wildan itu semua karena loh yang telah turunin gue begitu saja dijalan sepi kalau gue tadi sampai kenapa napa apa loh mau tanggungjawab hah. Mana tanggungjawab loh sebagai suami hah! Gitu kok bicara soal dosa sama gue terus sikap loh itu gimana! "Teriak killa kesal.kemudian dia pergi begitu saja meninggalkan ukasya dibelakang nya.


Apakah gue sudah keterlaluan ya tadi. Tapi tidak lah, perasaan biasa saja dia saja yang baperan. Gumam ukasya seperti ada rasa bersalah dihatinya.


Ketika killa hampir sampai di depan kelas nya.


" Hai killa, tungguin gue! " Seru Lina.


Membuat killa terhenti langkah nya dan mencari sumber suara tersebut.


"Oh loh ternyata shelina aku kira siapa, btw kenapa muka lo kelihatan bahagia banget" Ujar killa sambil menaikkan sebelah alisnya.


"Hehehe itu tadi gue habis ketemu para cogan sekolah ini di parkiran. Btw beberapa hari ini loh kemana sih, kok tiba-tiba tidak masuk sekolah? Mana loh liburnya bareng pangeran pujaan hati ku kak ukasya" Tanya Lina, sedangkan killa segera menelan savilanya dengan kasar


"Dasar loh ini ya. Pikiran nya cogan mulu. Ma-maksud loh lin, apa emang si kak ukasya juga lagi libur sekolah? Emang loh tahu darimana"Tanya killa dengan gugup.


" Iya kan gue selalu update terus berita cogan cogan ". Ujar linna sambil tersenyum manis membuat killa gelli sendiri.


" Dasar ya loh lin,pasti lo lagi bayangkan mereka semua ya tahu gue otak loh itu" Ujar killa dengan menggelengkan kepalanya karena merasa heran dengan temannya itu.


Sedangkan linna hanya cengengesan menunjukkan deretan giginya itu.


"Sudah ayo bangun dari mimpinya, ayo kita masuk kelas keburu telat bisa kena hukuman kita nanti" Pinta killa.


"Eh tunggu dulu killa. Mumpung kita lagi lewatin ruang OSIS , yuk ikut gue masuk katanya mereka lagi mau merekrut anggota baru. Kita daftar yuk kayaknya kalau loh jadi wakil atau sekretaris itu cocok deh posisi nya buat loh"ujar linna.


"Oh No, No, No, gue tidak mau linna, gue tidak berminat sama sekali! "


"Ayolah demi sahabat loh yang cantik ini plissss... Ikut ya" Bujuk linna.


"Sekali tidak ya tidak, kalau lo mau ikut, silahkan loh saja". Ujar killa.


" Ah kok gitu sih katanya kita teman"


"Iya sudah iya ayo masuk tapi gue tidak ikutan ya, gue cuma temenin loh untuk daftar ok"


"Iya ok. Yes ini baru namanya teman".


Linna menarik tangan killa masuk kedalam ruangan.


" Loh istri tua juga sama istri muda ku juga ada disini to. Mau daftar kah? ". Ujar billi.


" Idih najis! Kalau iya mau apa loh! " Ujar linna kesal.


"Ah mending kita daftar ke KUA saja yuk. Tidak perlu ikut kesini".


" Idih ogah najis banget".sungut Linna membuat killa hanya tersenyum dan menggelengkan kepalanya karena heran dengan mereka yang seperti kucing dan tikus kalau ketemu.


"Woi, biasa saja kali lihatnya,dijaga itu mata loh. Awas copot nanti! "Ujar ketus linna.


"Ah... O. M. G kenapa baru aku tersadar ya ternyata dikelas kita ada bidadari turun dari ? " Tanya Billy.


"Pinggir loh sebentar, hallo kenalin gue Billy , loh bisa panggil gue dengan aa', abang atau mas boleh kalau nanti kita sudah menikah"Ujar nya sambil menggeser rudi dan mengulurkan tangannya kepada killa yang sedari tadi tersenyum karena tingkah konyol nya.


"Eh plangton , sini urusin tuh teman  Loh yang otaknya lagi gesrek! "Ketusnya.


"Dedek sayang jangan galak galak gitu dong nanti luntur lo cantik nya. Sudah jangan cemburu begitu kamu tetap yang utama kok" Goda Billy.


"Idih najis dasar kadal air". Ujar linna.


Killa kemudian mengulurkan tangannya disambut oleh Billy" Gue syakilla, siswi baru salam kenal ".


"Sudah sudah , ayo killa nanti keburu penuh pendaftaran nya"


"Iya ayo"


"Permisi kak mau daftar , apa masih bisa? " Tanya linna.


"Mohon maaf pendaftaran nya sudah penuh lain kali saja ya" Ujar nya.


"Iya sialan gara-gara kadal air kita terlambat deh" Ujar linna dengan memelas.


"Sudah sabar ayo kita ke kelas saya keburu datang pak guru nanti". Ujar killa yang hanya disetujui dengan anggukan oleh linna.


" Eh tunggu. Apa kamu juga ikutan daftar? ". Tanya Wildan


"Iya kak benar kami berdua mau daftar". Ujar linna tanpa memberi kesempatan untuk killa menolak.


" Ok, sarah tolong catat nama mereka berdua ya, jangan lupa" Ujar Wildan.


"Tapi kan ini sudah penuh pendaftarannya wil" Ujar sarah.

__ADS_1


"Sudah tenang saja kamu. Aku kan ketuanya jadi jangan dipikirkan"


"Apa apaan sih lo linna tadi kan gue sudah bilang gue gak minat kenapa lo daftarin sih"ucap killa kesal.


" Sudah loh santai  Itu cantik pasti keterima kok! " Ujar linna dengan tersenyum.


"Tapi, masalahnya-" Ujar killa kepotong.


"Sudah ya tidak ada apA apa lo tenang saja. Loh gak bakal rugi atau merasa diumbalkan kok nantinya" Ujar linna memotong pembicaraan killa dengan menutup bibir killa dengan jari telunjuk nya.


"Oh iya kak kira kira kapan hasil seleksi diumumkan? " Tanya linna.


"Mohon bersabar ya, ditunggu saja hasilnya sedang akan kami musyawarah kan dan kami janji akan segera diumumkan! "Jawab Wildan


" Gue permisi mau pergi dulu ya masih ada urusan soalnya " Sambung Wildan. Ketika Wildan jalan meninggalkan mereka.


"MasyaAllah, emang bener ya kak Wildan ganteng banget, mana keren lagi ahhh memang ciptakan Tuhan itu indah tidak pernah gagal" Ujar linna dengan mata berbinar binar.


Seketika itu killa langsung membungkam mulut linna, dia merasa malu banget karena tadi linna mengatakan hal konyol dengan suara lantang mana disekitar situ banyak sekali para siswa.


Kemudian dia segera pergi keluar ruang OSIS meninggalkan linna yang belum tersadar dari halunya. Seketika itu killa langsung tersentak kaget langkah nya jadi terhenti karena tangannya ada yang menarik dari samping ruang OSIS.


"Eh kak Wildan ada apa kak? "


"Killa gue mau bicara sesuatu". Ujar Wildan.


Tiba-tiba ukasya yang baru saja keluar kelas bersama geng batalion nya pun langsung menabrak mereka..


Brugggh


....


Seketika genggaman tangan Wildan pun terlepas dari tangan killa. Karena dia merasakan kesal melihat mereka bersama apa lagi gandengan kayak mau nyebrang jalan begitu.


Setelah itu ukasya hanya tersenyum sinis dan terus berjalan dengan cueknya sehingga terpancar aura yang ber damage dan savage disekitarnya.


Akhirnya karena killa tidak ingin membuat keributan dia hanya terdiam saja melihat sikap suaminya.


"Oh iya kakak tadi katanya ingin bicara, mau bicara apa? ". Tanya killa.


" Iya, tapi bisa tidak kita bicaranya hanya dengan empat mata saja boleh? " Tanya Wildan dan tidak secara langsung dia ingin linna pergi meninggalkan mereka berdua saja.


Akhirnya linna menyadari kode Wildan " Iya iya gue ngerti. Baiklah killa gue duluan ya? " Ujar nya.


"Iya lin"


Dan kini mereka hanya tinggal berdua saja namun tidak selang berapa lama ukasya kembali lewat dihadapan mereka. Sehingga mengusik ketenangan Wildan, hingga membuat nya kesal . Karena ini momen yang bagus untuk nya namun diusik oleh nya, akhirnya Wildan menghadang jalannya dan mencengkeram kuat kera bajunya itu.


"Hai brengsek mau loh apa sihh, dari tadi mengganggu! ". Ujar Wildan kesal.


Killa langsung bergidik ngeri, seketika bulu kudunya berdiri semua membuat nya segera lari meninggalkan Wildan dan ukasya sendiri.


"Hey killa loh kenapa lari tinggalin gue. Mau kemana loh? " Tanya Wildan.


"Maaf kak gue duluan ya nyusul linna ke kelas. Nanti keburu gurunya masuk duluan bye" Ujar nya.


" Shitss sial ini semua gara-gara loh" Ujar Wildan dengan kesal. Sedangkan ukasya hanya tersenyum sinis penuh dengan kemenangan. Akhirnya mereka sama pergi ke kelas masing-masing.


Dan kini killa telah bertemu dengan linna.


"Shelinna, Hai tunggu gue! " Teriaknya.


"Oh kamu killa kenapa kamu terengah-engah kayak gitu kayak dikejar setan saja, habis lari maraton loh? " Tanya linna.


"Eh- e hahaha ada ada saja kamu tidak apa apa kok cuma takut telat masuk kelas saja" Jawabnya.


"Waduh killa, mampus ini kita pasti ini kita bakal kena masalah besar" Ujar nya.


"Maksud loh? "


"Pakek nanya lagi lihat noooo... " Ujar shelinna sambil menunjuk kearah gurunya.


"Aduh iya ni mampus kita itu kan bu nanik guru kimia yang killer kan? " Jawab killa.


"Ho.oh, na itu loh tahu. Ayo tunggu apa lagi jangan bengong mau loh dihukum? " Ujar linna sedangkan killa hanya menggelengkan kepalanya.


Kemudian mereka segera berlari dan akan masuk ke kelas mereka.


Tok


Tok


"Permisi maaf Bu kami terlambat" Ujar keduanya.


"Kenapa kalian bisa telat masuk kelas. Apa kalian tidak dengar bell sudah berpunyi dari tadi? ". Ujar bu nanik.


" Eh iya bu maafkan kami" Ujar mereka sambil tertunduk.


"Kalian sudah tahu kan peraturan nya ketika mata pelajaran saya. Dari mana saja kalian? "


"Iya bu sudah, maafkan kami. Kami janji tidak akan mengulanginya tadi kami habis ada keperluan diruang OSIS! "


"Oh ok seperti yang sudah menjadi kesepakatan walaupun itu dari ruang OSIS kalian tetap harus ibu hukum karena kalian telat lebih dari 20 menit! Sekarang kalian keluar kelas saya kalian berdiri didepan selama satu jam pelajaran"


"Baik bu" Ujar mereka.


"Ya sudah sana kerjakan dan besok besok jangan diulang kembali"

__ADS_1


"Baik bu kami mengerti" Jawab mereka kemudian mereka segera keluar dan berdiri di sebelah pintu masuk.


Satu jam kemudian. "Ayo linna, killa kalian silahkan masuk dan duduk ditempat kalian. Hukuman kalian sudah selesai! " Perintah bu nanik.


"Baik bu, terimakasih! " Jawab mereka kemudian segera duduk di bangku mereka.


"Ayo anak anak segera kerjakan tugas kalian".


Teng...


" Anak-anak pelajaran hari ini cukup sampai disini. Kerjakan halaman selanjutnya besok lusa dikumpulkan "


"Baik bu" Jawab para siswa.


Sepulang dari sekolah. Killa langsung masuk kedalam rumah. Dia melihat diruang tengah ternyata mertuanya sedang nonton televisi.


"Assalamu'alaikum ma? " Dia langsung mencium tangan wanita parubaya tersebut.


"Wa'alaikumsalam, sudah pulang nak" Tanya laiba.


"Sudah ma, killa naik ke atas dulu iya ma. Killa capek? " Ujar nya.


"Iya, eh tunggu sayang suamimu mana kok mama tidak lihat dia? " Tanya laiba karena tadi killa pulang tidak mendengar suara mobil milik ukasya.


"Killa tidak tahu ma, tadi killa mau pulang tidak lihat mobil ukasya di parkiran, killa kira sudah pulang duluan jadi killa naik taksi tadi".


"Kurang asem, dasar anak bandel . Biar nanti mama kasih dia pelajaran" Ujar laiba geram.


Kemudian killa segera naik keatas kamarnya. Ditengah langkah nya killa tersenyum licik, karena baru saja dia habis mencemari nama baik ukasya didepan orang tuanya.


"Cihhhh... Rasain loh, siapa suruh tadi loh tinggalin gue digang sepi".


Sesampainya didalam kamar dia segera mandi membersihkan tubuhnya yang bau keringat. Setelah selesai dia kemudian merebahkan tubuhnya di atas kasur.


" Ahhhh nyamannya".


Ceklek....


Tiba-tiba pintu kamar terbuka. Dan ternyata itu adalah suaminya yang baru saja pulang.


Killa segera terbangun dari atas ranjang karena dia malu ukasya melihat nya dengan memakai handuk yang hanya dililit kan saja sehingga membuat lekuk tubuhnya yang indah yang seksi juga kulit putih nya jadi terlihat.


"Arhg.... Sial lo sengaja lo ya goda goda gue terus! Ah loh sudah menodai mata gue cepat pakai baju" Seru ukasya sambil menutupi matanya.


"Issss... Loh si kenapa masuk tidak ketok pintu dulu? "


"Ngapain gue ketok pintu. Inikan kamar gue iya terserah gue. Buruan masuk walk in closed! "


"Iya tapi hadap kebelakang dulu sambil tutup matanya ".


" Iya buruan".


Killa langsung berlari masuk ke ruang ganti yang ukuran nya lumayan luas.


"Argh gila itu tubuh gadis kampung kenapa seksi sekali. Mana montok sekali gunung kembar nya aisssst.... Stop ukasya loh harus sadar jangan sampai tergoda iman loh, dia itu musuh dalam selimut yang lagi nyamar jadi istri loh"ujar nya.


Dan kini killa yang sudah selesai perganti pakaian langsung celingukan mencari keberadaan ukasya. Dan ternyata dia melihat suaminya itu telah tertidur pulas. Akhirnya killa keluar dengan mengendap-endap, namun tiba-tiba ukasya menarik tangannya.


Hingga kini killa terjatuh di atas dada bidang ukasya. Kemudian dia membalikkan tubuh killa disebelah nya.


"Uhhh... Ternyata kecil kecil berat juga ya loh..! "


Sontak mendengar ucapan itu killa segera bangun dan akan meninggalkan ukasya sendirian karena dia lagi tidak mood bertengkar dengan suaminya. Namun ketika akan berdiri ternyata ukasya menahan tangannya dan merebahkan kembali tubuhnya dan kini dia di bawah tubuh ukasya dikunci dan di kukung oleh nya.


"Hey loh tadi habis bicara apa saja mama jawab? " Tanyanya dengan tatapan yang tajam.


"Apaan sih gue gak ada bicara apa apa"


"Halah, bohong loh. Cepat bilang habis ngadu kan loh? " Ujar ukasya dengan menggenggam kuat tangan killa.


"Aw.. Sakit ukasya, lepaskan gue. Nanti gue teriakin kalau lo sampai-" Ujar killa tidak jadi.


"Sampai apa hah. Teriak saja sana. Paling paling nanti kita di kira lagi begituan kan kita suami istri".


" Ist apaan sih lo minggir, gue gak ada ngadu yang tidak tidak kan memang beneran tadi loh tinggalin gue sendiri pulang. Ya mama tanya aku jawab lah!.


"Arhg dasar ya loh . Kenapa masalah sepele saja pakai ngadu segala".


" Ya habis loh keterlaluan. Gue ini istri loh mana tanggungjawab loh! "


"Bodoamat, asal loh tahu ya, loh itu cuma istri diatas kertas ya. Dan ingat gue tidak ada Terima lo sebagai istri gue ngerti! " Teriaknya.


"Terus kenapa loh tidak segera ceraikan saja gue ha atau kenapa dulu loh tidak setuju untuk membatalkan rencana mereka? ".


" Hemmm.. Iya karena gue pengen balas dendam pada tingkah kurang ajar loh, gue pengen menyiksa loh faham".


"Brengsek, kenapa ada lelaki seperti loh di dunia  ini, mana hidup lagi"


"Iya ada lah. Dan sekarang aku tanya kenapa loh tidak berakting berperan jadi istri yang baik lagi kayak tadi pagi hem?


Seketika killa tanpa aba aba dan menjawabnya lagi, gadis itu langsung menyeringai , timbullah ide licik untuk membalas ukasya karena membuat jantungan mau copot dan hatinya jadi dag dig derrr dibawah sana.


Dia terus maju dengan tak gentar sedikit pun karena killa merasa dirinya lah yang berkuasa sebab dia punya backingan dari orang tua kandung ukasya yang akan selalu membelanya.


Dia langsung menatap wajah tampan ukasya kemudian dia berusaha meraih tengkuknya mencoba mendekatkan bibirnya ke bibir ukasya, karena dia dikukung dibawah ukasya memudahkan dia untuk melancarkan aksi jahilnya. Sekarang kedua bibir dua pasutri itu hampir saja mau menempel satu sama lain membuat ukasya dadanya bergemuruh tidak karuan


__ADS_1


__ADS_2