
"Oh begitu.. Tapi kalau adapun juga gak papa kok kan kalian kelihatan cocok banget tuh, iyakan kak ukasya? "
"Iya bener tuh sayang! Tapi gue masih ada tanda tanya ni sama si kunyuk satu tuh! " Ujar ukasya sambil melirik husen seketika husen langsung gelagapan .
"Eh... A-anu... I-itu... Se-sebenarnya gue..." Ujar husen dengan gugup namun terpotong oleh hasan.
"Ck.. Lama banget loh jelasinnya mending gue saja yang jelasin! Gini loh sya dan killa sebenarnya husen sama Reni itu sudah jadian . Na pas waktu itu gue tinggal kerumah kalian dia ada bilang ke gue mau tembak Reni karena dari dulu dia sudah naksir berat sama Reni. Akhirnya dia memberanikan diri buat omong deh dan entah tuh Reni dikasih jampi jampi apa sama dia sampai mau Terima cinta dia! " Ujar hasan.
"Ck.. Dasar saudara laknat loh! Dia Terima gue karena sebenarnya dia juga ada rasa sama gue iya gak sayang! " Sahut husen sambil menggandeng tangan Reni.
"Ah... Iya sayang hehehhe! " Ujar Reni.
"Ya Tuhan ternyata Reni sudah jadian ni dengan kak husen kenapa gue gak dikasih tahu sih katanya kita sahabatan! " Ujar killa.
"Iya ni bener loh tega ren masak iya sahabat loh sendiri gak dikasih tahu, gue kira tadi yang dibonceng kak husen bukan loh ternyata beneran loh! " Ujar ruri kesal.
"Hehehehe maaf bestie, gue belum siap kasih tahu ke kalian karena baru tadi malam kita jadian iya kak say? " Jawab Reni.
"He.em! "
"Sudah sudah ayo buruan masuk, bentar lagi bel masuk bunyi! " Ujar ukasya
Akhirnya mereka berenam masuk kedalam kelas masing-masing.
***
Flashback Pov. Husen
Di siang hari yang indah ketika hasan dan husen tengah jalan berdua tiba-tiba bertemu Reni yang tengah berjalan sendirian.
"Jambret... Jambret... Tolong... Jambret! " Teriak Reni.
" Eh san loh ada dengar orang minta tolong gak! " Tanya husen.
"Mana sih. Gak ada ah.. Loh salah dengar mungkin! " Ujar hasan.
"Itu loh ada kok makanya dengarkan yang seksama! "Ujar husen kemudian hasan dan husen pun terdiam berusaha mencari sumber suara tersebut.
" Tolooong... Jambreeeeeet! " Teriak Reni.
"Oh iya betul sepertinya suaranya ada di sebelah sana yuk kita samperin! " Sahut hasan.
Akhirnya hasan dan husen segera menghampiri orang yang sedang teriak minta tolong tersebut. Sesampainya di TKP ternyata Reni sedang berusaha mengejar jambret.
"Eh itu bukannya Reni ya si adek kelas kita? " Tanya hasan.
"Eh ya lo bener san, jangan... Jangan...! " Ujar husen lalu segera berlari menghampiri Reni disusul oleh hasan dibelakangnya.
"Eh sen tungguin! "
"Reni.. Jadi loh yang ke jambret! " Tanya husen.
__ADS_1
"Iya kak, tolongin Reni kak ambilkan tas Reni dibawah kabur! " Ujar Reni panik.
"Ok loh tenang disini ya, gue sama hasan akan kejar tuh jambret ! " Ujar husen
"He.em! "
"Ayo san kejar tuh ba*in**n! " Ujar husen kesal lalu menarik hasan.
"Woy jambret tunggu! Balikin gak tuh tasnya! " Teriak husen dan hasan bersamaan sehingga membuat para warga sekitar langsung turun tangan membantu mengejar dan menangkapnya.
Beberapa menit kemudian akhirnya jambret itu dapat dihentikan oleh warga dan hampir juga diamuk masa. Hasan dan husen segera menghampirinya dan meminta tas itu.
"Dasar jambret kurang ajar. Mana tasnya! " Ujar husen.
"Ampun.. Ampun.. Tolong jangan gebukin saya lagi! Ini saya kembalikan! "
"Hajar saja biar kapok! " Ujar para warga yang ngamuk.
"Sudah sudah bapak bapak dan mas mas. Jangan main kroyokan, alhamdulillah ini tas dan isinya sepertinya masih utuh. Saya mohon segera bawa saja si pencuri ini kepihak berwajib biar diproses! " Ujar husen.
"Baiklah mas! " Ujar salah satu mereka.
"Iya sudah ayo bawa pencuri ini sekarang! " Ujar mereka bersamaan.
"Terimakasih bapak bapak atas bantuannya! " Ujar hasan.
"Iya sama sama mas lain kali hati-hati ya! "
Tak selang beberapa menit Reni pun datang menghampiri.
" Eh ni tas loh! Lain kali hati hati! " Ujar husen
" Iya kak terimakasih,oh iya Kak gimana jambretnya? " Tanya reni
"Tenang tadi jambret nya sudah ditangani oleh para warga tadi dibawa ke kantor polisi".sahut hasan.
" Oh begitu, terimakasih ya kak hasan dan husen sudah tolong Reni! "
"Iya sama sama! "
"Iya sudah Reni duluan ya kak, soalnya Reni buru buru! "
"Eh tunggu ren! "Ujar husen.
" Eh iya kak, ada apa ya? Oh iya lupa ini imbalannya! " Ujar Reni sambil menyodorkan uang.
"Maaf Reni kami menolong kamu iklas kok jadi gak perlu berlebihan! " Ujar husen.
"Tapi kak! "
"Sudah gak papa kalau loh maksa, gini saja gue minta nomor loh saja entar kapan kapan loh traktir gue, gimana? " Ujar husen.
__ADS_1
"Ok kak ini nomor gue 08******! "
"Ok Terima kasih! "
"Iya kak sama sama kalau gitu Reni pamit ya, bye! "
Kemudian Reni segera berlari meninggalkan mereka berdua.
"Ngapa loh senyum senyum gitu? " Tanya hasan.
"Gak papa , gue lagi happy aja! " Ujar husen dengan tersenyum.
"Heleh... Bilang aja kamu lagi kasmaran iya kan? " Ledek Hasan.
"Sok tau loh! Sudah ah yuk kita jalan lagi, habis ini gue mau ke minimarket! " Ujar husen.
"Ngapain loh? "
"Nyuci baju pakek tanya lagi, loh lupa apa tadi sebelum kita pergi mama ada nitip suruh beli sabun dan kawan-kawannya! " Ujar husen kesal.
"Eh iya hehehe gue lupa! "
"Ck... Dasar loh ma emang pelupa! " Sungut husen.
"Tenang... Tenang. .... Woles bray kan masih ada loh yang agak pinteran dikit dari gue hehehe! "
"Argh... Tau ah... Dosa apa mak gue dulu ya. Kenapa gue bisa punya kembaran macam tahu bulat kayak loh! " Ujar husen
"Enak saja loh nyamain adek sendiri kayak tahu bulat dasar abang laknat loh! "
"Idih gak sadar loh itu emang kayak tahu bulat dari luar keren tapi dalamnya kompong (dodol)! " Ledek husen.
"Ck... Dasar loh iya sini loh! " Sungut hasan.
Akhirnya mereka saling kejaran kejaran seperti upin dan ipin yang tengah bertengkar rebutan mainan.
Beberapa saat kemudian akhirnya kini hasan dan husen telah selesai jalan jalan dan juga membeli pesanan mama mereka.
Hari sudah menunjukan pukul tujuh malam kini husen yang tengah merasa bosan sedang memainkan ponselnya dengan terus menggulirkan layar ponselnya kebawah dan keatas.
Tiba-tiba dia berhenti di sebuah kontak yang bernama Reni saraswati, seketika senyum manis tersungging di sudut bibirnya.
"Reni! " Ujarnya sambil tersenyum.
"Kira kira dia lagi apa ya jam segini?"
"Hemm.. Sibuk gak ya dia? Kira kira kalau gue hubungi dia akan ganggu gak ya? " Ujarnya sambil berpikir.
Tiba-tiba hasan pun masuk kedalam kamar.
"Woy... Kenapa loh bengong mana pakek senyum senyum? Apa jangan jangan loh gila ya sekarang? " Ujar hasan
__ADS_1