
"Sayang lama kalilah kamu didepan kaca! " Protes ukasya sambil memeluk tubuh killa dari belakang.
"Namanya juga lagi skincarean mas. Kalau kita kaum hawa gak pandai pandai merawat diri yang ada nanti suami suami kita di gondol kucing lagi! " Ujar killa.
"Ck.. Emang mas ikan asin di gondol kucing segala! " Protes ukasya kemudian memanyunkan bibirnya.
"Sudah ah sayang jangan terlalu cantik nanti kalau mas makin ter killa killa gimana? " Ujar ukasya sambil tersenyum lalu mencium pipi killa.
"Ya harus itu mas hehehhee! " Ujar killa dengan cengengesan.
"Tapi nanti kalau kamu mau keluar rumah jangan terlalu cantik cantik ya , mas takut nanti kamu dilirik orang! " Ujar ukasya kemudian cemberut.
Akhirnya killa kemudian memalingkan mukanya menghadap ke ukasya. Lalu killa melingkarkan kedua tangannya dileher ukasya dengan sambil bergelayut manja.
"Mas ukasya ku sayang. Kamu tenang saja, killa make up cantik pakek banget kalau hanya dirumah saat bersama suamiku tercinta. Dan kalau mau keluar ya killa make up ala kadarnya saja yang penting .nanti kalau mas mau ajak killa jalan tidak malu maluin! " Ujar killa menjelaskan kemudian tersenyum dengan manis.
"Terimakasih ya sayang! " Ujar ukasya kemudian mengecup keningnya.
Kini keduanya berjalan kearah tempat tidur, lalu duduk ditepian ranjang.
"Oh iya sayang mas boleh tanya gak? " Ujar ukasya.
"Boleh mas , tanya apa? " Timpal killa.
"Hmmm... Kira kira kamu gak ada cita cita gitu buat pijitin mas, badan mas capek banget tahu ditambah lagi , tadi habis jatuh dari atas pohon mangga! " Ujar ukasya sambil merayu.
"Heleh, bilang saja mas lagi pengen minta dipijit bukan? Gitu kok pakek mengajukan pertanyaan konyol! " Sahut killa seakan-akan dia sudah mengerti kalau suaminya lagi memberikan kode pada dirinya.
"Hehehe...bukan begitu sayang. Tadi mas beneran tanya kok, iya kan siapa tahu kamu ada gitu cita cita seperti itu kan mas gak akan menolak tentunya hehehe! " Ujar ukasya
"Ogah ah males, enak disitu gak enak di aku dong! " Candanya.
"Kok gitu sih sayang. Kan itu kewajiban kamu merawat suami dan nanti pun kamu juga dapat banyak pahala, juga termasuk tergolong istri sholehah. Tapi kalau kamu enggan iya sudah kalau gitu mas cari istri lagi lah! Yang mau merawat suaminya sendiri."ujar ukasya sengaja menggoda killa.
"Argh... Masssssss! "Teriak killa dengan kesal dan bersungut-sungut, kemudian dia melotot ke arah ukasya lalu mencubit pinggangnya.
__ADS_1
"iiihhhhhhh rasakan! " Sungutnya.
"Aw... Aw... Sayang ampun! Sakit... Sakit! "Keluh ukasya.
"Makanya jangan macam macam! Awas saja kalau sampai berani serong dibelakang aku sama cewek lain , bakal killa potong itu adeknya! " Ancam killa, kemudian melepaskan cubitannya itu.
"Ampun.. Ampun.. Sayang, kamu ngeri banget sih omongnya! "
"Biarin, siapa suruh main main sama killa! " Ujar nya kesal.
"Hehehe, iya... Iya.. Maaf. Mas tadi cuma bercanda kok sayang. Mana mungkin aku cari lagi, kan orang yang paling mas cinta dan sayang banget cuma syakilla seorang gak ada yang lainnya lagi. Ya walaupun kata pak ustadz jatah suami itu ada empat ( boleh nikah lagi sampai empat kali) tapi mas gak sanggup dan gak siap! " Ujar ukasya kemudian memeluk tubuh killa sambil menciumi pipinya, karena saat ini calon maducan (mama muda cantik) itu sedang mode merajuk.
Sedangkan killa yang sudah merajuk itu kini sudah membelakangi suaminya, walaupun ukasya memeluknya tetap saja moodnya tidak berubah jadi baik.
"ih.. Jauh jauh sana, jangan dekat dekat killa! Lepaskan gak usah peluk peluk! Sana cari saja isba idamanmu! " Ujar killa kesal sambil melepaskan diri dari dekapan suaminya.
"Isba? " Ujar ukasya kebingungan namun masih dengan mode setia memeluk killa.
"Istri baru! "
"ih mas! Dasar gak peka! " Ujar killa makin merajuk.
"Hehehe iya iya ma'af. Gak kok mas gak bakal dua in kamu kok sayang, sudah ya jangan ngambek lagi! " Bujuk ukasya namun killa no respon.
"Iya sudah kalau kamu tetap ngambek, mas bakal hukum kamu diatas kasur! " Ancam ukasya.
"idih apaan sih mas kenapa nyambungnya jadi kesitu dasar omes! "
"Biarin kan gak papa omes sama istri sendiri. Ayo ya kita tanding sayang pleaseee! " Pinta ukasya.
"idih.. Ogah ah mas! Killa masih sebel banget sama mas! "
"Ayolah sayang satu ronde saja! "Rayu ukasya.
"Pokoknya gak, ya gak! "Tolak killa mentah-mentah.
__ADS_1
"Argh... Sayang lihat nih sudah ada yang tegak tapi bukan keadilan! " Ujar ukasya sambil menunjuk kebawah.
"Bodoamat, siapa suruh ngeselin! "Sahutnya.
" Argh sayang, kamu ma tega! Aku kan sudah minta maaf masak masih gak boleh masuk sih? " Buruknya lagi.
"Gak boleh , ya tetap gak! " Tolak killa kembali.
"Ahhh.. Sayang ihhh...! " Ujar ukasya merengek, kemudian memanyunkan bibirnya seperti anak kecil yang lagi mode ngambek , karena tidak diturunin beli mainan.
Killa melihat tingkah suaminya, yang menurutnya itu sangat konyol sekali. Namun mampu meluluhkan pertahanannya , sehingga yang awalnya dia mode ngambek itu sedikit luluh dan tersenyum kearah ukasya. Yang mana kini ukasya tengah tidur miring dengan membelakangi dirinya.
Seketika killa langsung ikut merebahkan tubuhnya disamping ukasya. Kemudian dia memeluk tubuh ukasya dari belakang.
"Mas jangan ngambek dong! killa gak bisa tidur nih, kalau tidak dipeluk oleh mas! " Bisiknya.
Ukasya yang sebenarnya cuma pura-pura ngambek itu, kini mulai tersenyum. Sebab dia telah berhasil membuat killa tidak ngambek lagi.
"Ih mas! "
"Hm"
"Takut! "
Kemudian ukasya segera membalikkan tubuhnya. Kini ukasya sudah berganti posisi tidur dengan menghadap ke arah killa. Lalu dia mengangkat kepala killa dan diletakkan di atas lengan tangannya. Kemudian killa dipeluk nya dengan erat dengan posisi killa menghadap kearah dada bidang ukasya. Lalu ukasya mengecup kening killa sambil berbisik.
"Tidur lah sayang, mas akan melindungimu di malam yang cerah ini, supaya kamu tidak mimpi buruk! "
Killa yang mendapatkan perlakuan lembut dari suaminya itu langsung mengulas senyum semanis gula. akhirnya kini sepasang pasutri itu terlelap dalam tidurnya, dengan diterangi sinar rembulan di dalam redupnya cahaya lampu kamar.
****
Keesokan harinya.
Mereka bangun seperti biasanya, dan mengerjakan aktivitas seperti biasanya. Namun kini mulai hari ini, killa sudah tidak diperbolehkan untuk mengerjakan pekerjaan rumah sebab kondisinya yang saat ini tengah hamil. Jadi mertuanya nanti kesini dengan mengantarkan seorang pembantu, supaya bisa meringankan pekerjaan killa. Karena semua khawatir dengan keadaan killa yang tengah hamil muda dan masih disibukkan dengan sekolahnya apa lagi dia masih umur 17 tahun
__ADS_1