
"Hey loh... Ngapain disini? " Tanya ukasya dengan tatapan tajam seperti singa yang akan menerkam mangsanya.
"Gak lihat loh gue lagi makan sambil duduk! " Ujar wildan dengan nada sinis.
"Ck.. Alasan saja loh! Bilang saja loh mau cari kesempatan dekat dekat killa, iya kan? " Ujar ukasya dengan mencengkeram kedua kera baju wildan.
"Kalau emang iya kenapa? " Ujar wildan menantang hingga kini mereka menjadi sorotan mata anak anak yang ada di dalam kantin.
Seketika killa langsung berdiri panik kemudian melerai mereka.
"Eh... Eh... Kak sudah sudah , malu di lihatin yang lain. Hentikan! " Teriak killa.
"Ok! Sekarang loh selamat karena ada killa di sini. Awas saja loh nanti sampai dekat dekat killa lagi habis loh! " Ancam ukasya.
Sedangkan para siswa mulai kebingungan dengan kejadian itu, mereka semua terus bertanya-tanya sebenarnya ada hubungan apa antara killa dan ukasya ataupun wildan, hingga dia jadi rebutan kedua pangeran disekolah itu.
Tak selang beberapa kemudian ukasya menggandeng tangan killa dan memeluk killa lalu mencium keningnya sontak saja semua mata yang melihat jadi terkejut.
"Astagah... Astagah.. Apakah mereka pacaran? "
"Iya ya apa mereka pacaran"
Begitulah isi perbincangan para siswa yang ada.
Ukasya kemudian tersenyum tipis sedangkan killa masih dalam mode syok.
"Perhatian teman teman, gue akan beritahukan perihal penting hari. Bahwa gue dan killa sudah pacaran, jadi jangan coba coba mendekati atau macam macam dengan nya mengerti! " Teriak ukasya.
Sedangkan semua siswa disana semua pada terkejut dengan kalimat yang sudah dilontarkan dari ukasya, bahkan killa pun juga sampai melongo karena sangat terkejut nya.
"Kakak apa ucapan kakak serius? " Tanya killa tak percaya.
"Iya sayang ucapan mas serius banget karena kita gak bisa buka rahasia pernikahan kita maka mari kita kenalkan kita sebagai hubungan sepasang kekasih iya ,gak papa kan! " Bisik ukasya kepada killa membuat killa jadi malu tapi juga bahagia.
Akhirnya kini killa menganggukan kepalanya setuju sambil tersipu malu.
"Ya sudah yuk kita pergi dari sini! " Ajak ukasya.
"Iya"
Kemudian killa dan ukasya pergi meninggalkan kantin menuju taman sekolah, sedangkan teman teman mereka hanya mampu menggelengkan kepala karena merasa takjub dan juga tak percaya.
"Gila itu bener teman kita ukasya kah sen , apa gue mimpi ya? " Tanya hasan.
"Iya bener kata loh, gue juga merasa begitu. Memang daebak banget dah teman kita satu itu! " Sahut husen.
"Iya loh bener gak kayak kita jones huhuhuhu! " Ujar hasan.
"Idih najis loh saja, gue kayak ya.. Kan masih ada dek ruri ya kan darling! " Ujar husen sambil mengerjapkan sebelah matanya kearah ruri.
"Idih najis minggir loh, yuk bestie kita ke kelas males banget disini ketemu kutu ayam! " Ujar ruri dengan jutek.
Sedangkan kedua temannya Hanya tertawa melihat nya lalu mereka berdua ikut jalan dibelakang ruri.
"Mampus loh dicuekin hahahhaha" Ledek hasan.
Sedangkan qailla yang sedari tadi menyaksikan tragedi dikantin merasakan sesak dihatinya.
"****... Sial! Dasar j@**ng... Dia punya pelet apa sih sampai ukasya dan wildan merebutkannya?. Lihat saja loh killa gue hancurkan loh... Kalau gue gak bisa dapatkan ukasya atupun wildan kembali maka loh pun juga tidak akan! " Sungut qailla
Sedangkan ditempat lain killa dan ukasya kini sedang berduaan sambil bercanda seperti sepasang kekasih yang lagi bucin hihihihi....
"Kakak kenapa tadi bertindak seperti itu sih? Killa malu tahu tadi kita jadi tontonan". Ujar killa.
" Biarin, abis mas itu cemburu lihat wildan selalu mepet mepet ke kamu sayang... Mas gak rela! " Ujar ukasya.
"Cie cemburu ni! " Ujar killa sambil tersenyum..
"Eh tapi kak lucu tahu masak sekarang status ku jadi aneh sih? "
"Aneh gimana sayang? " Tanya ukasya.
"Iya aneh... Masak aku menjadi pacar suamiku sih kayak judul novel saja ya hihihihi! " Ujar killa.
"Ahhh... Iya, iya sayang. Lucu juga ya? "
"Iya mas hehehe"
"Tapi gak papa lah sayang yang penting aku tetap bisa dekat dengan mu kapanpun dan dimanapun tanpa harus sembunyi sembunyi kayak paling jemuran , iya gak? "
" Hmmm... Iya juga ya kak hehehe "
Beberapa saat kemudian bell pun berbunyi.
Kini killa dan ukasya segera masuk kedalam kelasnya masing-masing.
Setelah killa berada didalam kelas , kini dia justru jadi bahan candaan sahabatnya.
"Cie senang nya yang habis pacaran sama pangeran ukasya! " Ujar linna.
"Ais apaan sih loh lin , jangan gitu dong gue malu tahu! "
"Cie ciee ciee".
Beberapa saat kemudian bu nita pun masuk kelas kini pelajaran sejarah pun dimulai.
__ADS_1
Dua jam kemudian kini bel pulang pun berbunyi dan kini semua siswa bersiap siap untuk pulang kerumah. Namun ternyata ukasya kini sudah menunggu killa didepan kelasnya.
"Cie killa... Lihat tuh loh ditunggu pangeran loh tuh didepan pintu! " Ujar linna.
"Apaan sih loh itu lin dari tadi godain gue terus malu gue itu! "
" Ngapain sih malu, loh beruntung banget sih bisa dapatin kak ukasya super paket komplit tahu! "
"Argh... Loh ma lebay... Gue ma biasa saja! Ya sudah ya, gue duluan bye! " Ujar killa.
Kemudian menghampiri ukasya.
"Mas kok sudah disini saja sih? "
"Iya sengaja mas tunggu istri mas tercinta ini! "
"Ais gombal deh! "
"Loh mas bicara beneran tahu sayang, yuk kita pulang kerumah mas sudah gak sabar pengen berduaan sama kamu didalam kamar" Ujar ukasya sambil tersenyum
"Ahhh... Mas ini ma omes deh sekarang! "
"Iya gak papa dong omes sama istri sendiri daripada sama cewek lain kan tambah dosa iya gak? "
"Iya sih hehehhe"
Kini mereka segera berjalan menuju parkiran. Sesampainya di parkiran mereka segera masuk kedalam mobil, Tiba-tiba mereka dikejutkan oleh hasan husen yang ternyata sudah masuk didalam mobil.
"Astaga kak hasan sama kak husen kapan masuknya kagetin saja tiba-tiba sudah dibelakang saja! "
Sedangkan hasan dan husen hanya cengengesan saja menanggapi pertanyaan killa.
"Eh monyet ngapain kalian berdua masuk mobil gue? " Tanya ukasya ketus.
"Hehehe biasa lah, kita nebeng! " Ujar keduanya.
"Ck... ****! Sana loh minggat dari mobil gue, gue mau pulang berduaan dengan killa ! Cepat keluar ganggu kita pacaran saja loh! "
"Ais galak bener yang lagi bucin . Iya iya kita keluar! Yuk bray kita keluar disini hawanya sudah mencekam seperti di kuburan serrem! "
"Ck... Sialan kalian! Dasar teman laknat". Umpat ukasya.
Kemudian ukasya segera melajukan mobil nya meninggalkan hasan dan husen dibelakang.
" Argh... Habis da sudah uang Tabungan gue huhuhu! "
"Iya sama ni! "
"Sana pesan kan taxi online gi sen! "
"Ck... Loh kan abang! Please dong ngerti in adek loh yang tampan ini...gue lagi gak ada kuota" Seru hasan.
"Argh... Dasar loh, ni sudah! "
Setengah jam kemudian mobil taksi pesanan mereka pun datang dan kini mereka naik kedalam taksi tersebut.
Sedangkan ditempat lain ukasya dan killa sudah sampai di apartemen mereka,kini kedua sepasang pasutri itu lagi duduk bersama di atas tempat tidur mereka.
Disela canda tawa mereka killa pun nyletuk.
"Hmmm... Kak walaupun kita sekarang sudah gak kayak tom and Jerry, sudah seperti layak nya sepasang kekasih tapi killa Mohon walaupun kakak sudah ucapin qobiltu didepan penghulu disaksikan oleh keluarga kita dan kita juga sudah sah secara agama dan negara. Namun killa Mohon sama kakak, tolong kakak bisa mengontrol diri ya, karena killa belum siap kemana-mana harus bawa balonku ada lima kan killa masih kelas dua SMK kak! " Jelas killa.
"Balon ada lima? Gimana maksudnya? "
"Ais kakak ma gitu saja gak ngerti! Masak iya killa bicara sejujurnya kan malu! " Ujar killa kemudian manyun.
"Apaan sih sayang? Kamu ingin bilang apa sih mas beneran gak ngerti sayang? Jangan manyun gitu dong nanti mas cium loh kamu! "
"Argh... Kakak ma gak peka! Hamil maksud killa itu".
" Oh... Hamil! Kenapa memang nya kalau kamu hasil kan gak ada salahnya , kamu sudah bersuami, mas juga bisa kok nafkahin kamu sama anak kita walaupun mas masih sekolah kek gini! "
"Iiiih... Mas ma gak ngerti! " Pungkaa killa merajuk.
"Jangan ngambek dong sayang, iya deh mas janji gak bakal hamilin kamu dulu sampai kamu benar-benar siap sayang, mas ngerti kok kekhawatiran kamu! "
"Serius mas? "
"Iya cantik. Sudah dah jangan ngambek lagi! "
"He.em" Ujar killa kemudian tersenyum. Lalu ukasya memeluk tubuh istrinya, kemudian dia berbisik.
"Tapi kalau mas cium bibir dan seluruh tubuh kamu boleh kan? "
"Argh... Mas ih omes deh! " Ujar killa sambil memukul dada bidang suaminya.
"Ya gak papa dong kan omes nya sama istri sendiri bukan istri tetangga! "
".iiih mas nakal! "
Kemudian ukasya menggelitik tubuh istrinya sambil mereka bercanda riya. Tak terasa kini candaan mereka berubah menjadi ciuman hangat dan hot.
Lalu ukasya menghentikan panutannya karena dia sudah merasakan miliknya yang sudah mengeras dibawah.
Argh... Sit sial! Kenapa adek gue gak bisa diajakin kompromi sih? Gak bisa banget lihat gue seneng. Batin ukasya kemudian dia beranjak dari tempat tidur nya.
__ADS_1
"Loh mau kemana mas? "
"Eh... Mau mandi kenapa mau ikutan mandi bareng? "
"Argh... Gak deh mas! Killa antri saja. Killa juga mau kedapur dulu siapin makan malam buat kita! "
"Iya sudah mas mandi dulu ya? "
"Iya"
Kemudian ukasya masuk kedalam kamar mandi dengan raut wajah yang sangat kesal.
"Argh sial! Loh yang sabar dulu ya jhoni seperti nya kita harus main solo karier dulu deh huhuhu... Nasib nasib punya istri tapi gak bisa di apa apain! " Ujar ukasya didalam kamar mandi yang kebetulan suaranya masih bisa didengar killa, karena tadi ukasya lupa mengunci pintunya.
Sedangkan dibalik pintu killa yang lagi menguping omongan suaminya barusan merasakan kasihan dan juga merasakan berdosa pada suaminya.
"Apa gue keterlaluan ya sama suami gue.. Kasihan banget kamu mas... Maaf kan killa ya mas killa belum siap melayani mu secara batin! "
"Apakah gue berdosa ya bersikap seperti ini dan menolak ajakan suami gue! "
"Argh sudah lah nanti gue coba cari informasi saja, hmmm sebaiknya sekarang gue kedapur saja lah masak yang enak buat mas ukasya biar bisa menebus kesalahan gue! "
Lalu killa segera berjalan menuju dapur . Sesampainya disana killa segera memotong motong sayuran dan beberapa daging yang kemarin dia belli dengan suaminya.
Sedangkan ditempat lain tepatnya didalam kamar mandi ukasya dengan menikmati permainannya sendiri.
Dia membayangkan sedang bercumbu dengan killa.
"Ahhhh... Killa! "
Beberapa menit kemudian ukasya merasakan akan sampai pada puncak kenikmatannya.
Setelah selesai ukasya segera mandi, kemudian dia segera menuju walk in closed untuk berganti baju.
Setelah selesai berganti baju kini ukasya langsung pergi ke dapur.
"Hemmm harumnya sayang, lagi masak apa ini? " Tanya ukasya sambil memeluk istrinya dari belakang.
"Argh.. Mas ma kebiasaan kagetin deh! Ini lagi bikin semur daging... Mas mau gak? "
"Wiiih kayaknya enak tuh! Mas mau dong... Sudah laper banget ini! "
"Iya sudah mas sekarang duduk sana di meja makan biar killa siapin semuanya! "
"Ok sayang! "
Lalu ukasya segera duduk di atas kursi meja makan. Kini killa segera menata semua keatas meja makan. Kemudian dia meletakkan nasi dan lauk-pauk kedalam piring ukasya.
"Ini mas ayo dimakan semoga mas suka ya? "
"Iya sayang, apapun masakan dan apapun yang kamu hidangan mas pasti suka! " Ujar ukasya sambil mentoel pipi killa.
"Argh mas bisa saja, yuk dimakan! "
"Terimakasih sayang! "
"Sama-sama"
Kini killa dan ukasya sedang melahap makanan dengan perasaan yang bahagia, karena kini kedua pasutri itu hidup nya seperti berwarna .
Karena ternyata gara-gara terpaksa menikah di usia muda kini kedua nya jadi saling bisa mencintai.
Bahkan didalam lubuk hati ukasya dia sudah berjanji akan terus mendampingi, mencintai dan melindungi istri kesayangan nya saat ini sampai maut memisahkan mereka.
Sedangkan killa sendiri perasaan nya beberapa hari ini sudah dibuat kalang kabut oleh ukasya padahal selama ini mereka seperti tom and Jerry.
Namun karena setiap hari bertemu, hidup satu atap lah yang buat mereka jadi tresno jalaran soko kulino.
"Masakan kamu enak banget sayang, enak gak salah deh papa sama mama memilihkan istri buat aku, sudah cantik, manis, imut, penyayang,pinter, pandai pula memasaknya makin cinta saja rasanya heheheh! " Puji ukasya.
"Ahhhh.mas ni ma berlebihan deh! Pasti lagi ngegombal deh ini, iya kan? "
"Loh mas gak lagi gombal ini serius sayang! "
"Argh... Jadi malu mas. Terimakasih ya sudah mau Terima killa! "
"Iya mas juga berterimakasih kamu sudah mau Terima kekurangan mas dan sabar banget hadapin mas sayang! " Ujar ukasya lalu mengecup kening killa.
"Mas sudah selesai belum makannya? "
"Sudah sayang"
"Iya sudah sini piringnya biar killa cuci! "
"Mas bantuin bawa ke dapur boleh? "
"Boleh mas kalau gak keberatan! "
"Iya sudah ayo! "
Kini killa dan ukasya bekerja sama membersihkan meja makan lalu membawa semuanya kedalam dapur sedangkan killa kini sudah membawa beberapa barang yang kotor ke wastafel untuk dicucinya.
Sedangkan ukasya sedari tadi hanya memeluk tubuh killa dari belakang
__ADS_1