CINTA SETELAH HALAL "Perjodohan Anak SMA"

CINTA SETELAH HALAL "Perjodohan Anak SMA"
caught cheating


__ADS_3

"hey.. hey... hustttt. sudah lah faraku sayang kau itu tidak perlu memprovokasi renata arasya , asal kau tahu saja sebenarnya rena itu sungguh sangat luar biasa dan baik kepada ku. kita itu melakukan semua atas dasar suka sama suka dan juga saling membutuhkan! karena apa? karena kita berdua adalah manusia normal yang membutuhkan kepuasan hasrat! " sahut Denis dengan tersenyum smirk.


sedangkan tersangka yang lain yaitu renata, dia justru hanya tersenyum licik tanpa menjawab sepatah katapun. sambil menikmati pertunjukan Denis yang terus mencemooh faradinelis.


sungguh dengan adanya kejadian ini faradinelis makin merasa kecewa dan tidak percaya. dia sungguh sangat syok dan tercengang sekali dengan perbuatan mereka berdua , apa lagi perkataan Denis yang begitu menyakiti hatinya.


"apa? jadi maksud dari perkataan mu menyindir ku bahwa aku ini manusia tidak normal begitu? hanya karena aku selalu tidak mau memuaskan nafsu bejatmu itu! "sungut fara.


" hahaha.. siapa yang menyindir atau menyinggung mu sayang, aku hanya bicara kenyataan tapi apabila kamu merasa begitu. anggap saja itu semua benar! " ujar Denis kembali diiringi dengan tawa yang kuat, membuat faradinelis jadi sangat meradang saat ini. bagaimana mana tidak sudah melihat secara live orang orang yang dicintainya itu sedang bercinta dengan ganasnya, sekarang dia harus menelan rasa pahit kembali karena dicemooh dan dipermalukan oleh kedua manusia tidak beraklak dan tidak bermoral tersebut.


"kalian sungguh bi**ab! sekarang cepat keluar dan pergi jauh dari apartemen milikku! " teriak faradinelis.


namun kedua manusia yang tidak punya hati itu justru masih angkuh dan tidak juga mau pergi dari sana.


"cepat pergi kalian! " teriak faradinelis kembali.


Denis yang mengetahui faradinelis semakin meradang itu, berusaha terus merayunya supaya dia mau luluh dan tetap mau menjadi kekasihnya.


"sayang... come on... sudahi amarahmu. masalah ini cuma sepele masih bisa kita bicarakan baik baik! " rayunya.

__ADS_1


"sepele katamu! " ujar fara dengan wajah yang memerah karena sedaritadi menahan amarahnya.


"iya saya, ayolah pleaseee! aku gak mau putus darimu karena aku yakin kau masih sangat mencintai ku fara! " ujar Denis sampai terus berusaha meraih tangan faradinelis arasya.


namun karena sedaritadi faradinelis arasya sudah sangat berhati-hati sekali sehingga dengan gerakan cepat dia segera memelintir tangan Denis sebelum Denis berhasil meraih tangannya.


dengan gerakan yang lincah dan sangat enerjik seakan-akan dia seperti sudah pernah menguasai ilmu bela diri yang tinggi. faradinelis arasya segera memelintir tangan Denis sampai kebelakang tubuhnya lalu mengunci gerakannya, hingga Denis jadi tidak dapat melawan sama sekali. setelah Denis memohon ampunan barulah fara mendorongnya hingga jatuh tersungkur dan terbentur tepian ranjang.


"Denis! kau tidak apa apa? " tanya rena.


"cepat kalian pergi dari disini! jangan buat habis kesabaran ku! "usirnya dengan suara sangat lantang dan menggelegar membuat rena menjadi ciut nyalinya.


"apa tadi kamu bilang sayang? aku yang harus pergi dari sini, apa tidak salah hahaha.. apa kamu lupa sayang apartemen ini aku yang beli jadi apartemen ini atas milikku! "ujarnya dengan tertawa penuh kemenangan dan sinis.


"oh ya sepertinya kamu sudah lupa dengan jati diri mu sebenarnya sayang! baiklah akan aku katakan sayang, kau harus ingat tanpa adanya aku dan juga keluarga dari renata arasya pasti kau hanya seorang gelandangan yang tidak berguna. Kau hanyalah anak panti asuhan yang beruntung bertemu orang orang baik seperti kami ini sayang, jadi mulai sekarang sadar dirilah dan rendahkan harga diri mu terhadap kami. tanpa adanya kami , kau bukanlah siapa-siapa. Toh aku yakin kau masih mencintai ku dan akupun juga masih mencintai mu sayang . dan percayalah setelah ini kita pasti masih bisa melakukan acara pernikahan kita seperti yang kita impikan sayang tapi dengan satu syarat izinkan aku bisa selalu melakukan making love dengan renata. bagaimana mudah bukan persyaratan yang aku berikan? " ujar Denis dengan angkuhnya dan percaya diri tanpa memperdulikan perasaan faradinelis arasya yang sangat terpukul dan terluka karena nya.


"hahaha.. dasar laki-laki hidung belang. percaya diri sekali kamu mengatakan seperti itu didepanku. asal kamu tahu kalau pun ada wanita yang mau berbagi laki-laki dengan yang lain itu hanya lah wanita yang bodoh, karena mau masih mau bertahan disisi lelaki yang tidak pantas dipertahankan padahal diluar sana banyak berlian yang memujanya. dan hanya seorang ****** saja yang mau ditidurin tanpa adanya ikatan yang sah. Kamu boleh meremehkan diriku tapi suatu saat nanti aku pastikan kalian akan menyesali perbuatan kalian terhadap ku! akan ku buktikan aku mampu berdiri sendiri diatas kakiku tanpa adanya campur tangan manusia manusia laknatullah seperti kalian! lebih baik aku pergi dari sini dari pada tunjuk dengan pria bodoh yang mengedepankan nafsu biadap nya! " ujar faradinelis arasya mencoba tegar menghadapi segala ujian dalam hidup nya,


kemudian dia berjalan pergi meninggalkan apartemen terkutuk itu.

__ADS_1


"ck... sialan! faradinelis arasya! " teriak Denis kemudian hendak mengejar fara pergi, namun renata segera menghadang jalannya.


"sudahlah sayang... biarkan saja dia pergi! memang dia itu wanita tidak tahu diri dan bersyukur. kamu tenangkan dulu pikiran mu sayang, yakinlah dia pasti akan kembali lagi kesini dan memohon pada belas kasih kita! "ujar renata dengan manja dan terus menggoda Denis.


" hei sayang.. apakah kau sedang menggoda ku lagi! "ujar nya dengan menatap penuh nafsu.


"ah.. tidak sayang, aku hanya ingin mengobati luka mu ini, ayo kesana kamu duduk. aku ambilkan kotak obat nya! " ujar renata sambil menggandeng Denis lalu mendudukkan Denis di tepian ranjang.


setelahnya dia berjalan menuju arah meja laci yang terdapat kotak p3k, lalu dia berjalan kembali dengan meliuk-liuk kan tubuhnya yang polos. sehingga Denis terus terpanah dengan tatapan penuh gairah.


setelah mendekat Denis segera menarik tangan renata dan mendudukkan renata di pangkuannya. Renata yang menyadari ada yang tegak namun bukan keadilan dibawah sana segera berdiri dari pangkuan Denis , namun ditahannya.


"mau kemana sayang! "


"sayang, hentikan jangan mulai nakal. biarkan aku membersihkan lukamu itu dulu sebelum infeksi nanti! "ujar renata dengan manja.


" baiklah cepat kamu bersihkan lukanya tapi aku mohon tetaplah dengan posisi seperti ini, jadi jangan beranjak dari pangkuanku sayang! " godanya.


kini renata mulai membersihkan luka Denis. namun Denis terus menggodanya hingga terjadinya ronde yang kesekian kalinya.

__ADS_1


(gengs mohon maaf ya author skip dulu.. pastinya kalian sudah pada tahu kan apa yang akan terjadi setelah nya. jadi tidak perlu lagi author jabarkan, karena author sendiri juga malu hehehe..)


__ADS_2