
"Oh iya gue baru inget sekarang. Waktu itu kan ada tuh teman teman kak ukasya ada sebut nama qailla dirumah terus banding bandingin gue sama dia!. Apa iya qailla yang dimaksud linna itu qailla yang sama di bicarakan teman teman kak ukasya ya?. Gumamnya lirih.
Beberapa saat kemudian bell sekolah pun berbunyi menandakan telah usainya jam pelajaran, mereka sama sorak gembira karena itu menandakan mereka sudah waktunya pulang sekolah.
Sedangkan killa dan linna lebih memilih menunggu di bangku mereka sampai pintu itu sudah leluasa karena mereka tidak ingin berdesak-desakan dengan yang lain.
"Killa loh sibuk gak nanti? "
"Tidak sepertinya. Kenapa? "
"Kita ke mall yuk, hitung hitung cuci mata lah sambil refresing! Gue suntuk tahu dirumah terus. Bosan! ".
" Oh iya boleh ".
" Beneran loh mau" Tanya linna lagi dan killa hanya menganggukan kepalanya tanda setuju.
"Yei, kalau gitu nanti gue jemput loh dirumah ya nanti share lokasi loh! "
"Ah, gak usah kita perginya sendiri sendiri aja ya, karena gue nanti ada perlu bentar. Nanti kita ketemu di lokasi saja ya! " Tolak killa dengan halus.
"Baiklah, gue gak akan maksa! Kalau gitu gue duluan ya sampai jumpa di sana" Ucap linna sambil melambaikan tangan.
Killa segera celingukan mengamati parkiran. Dia ingin pastikan aman sebelum masuk ke mobil suaminya.
"Argh... Gini banget hidup gue. Mau masuk mobil saja harus endap endap kayak maling. Padahal kan itu mobil suami gue! " Gerutunya.
Killa nekat masuk kedalam mobil ukasya karena hari ini uang sakunya habis. Mau gak mau dia harus ikut mobil ukasya.
"Seperti nya aman. Masuklah mumpung gak ada orang! " Dia membuka pintu mobil kemudian duduk di kursi depan.
Tiba-tiba ada yang memanggilnya dari belakang.
"Aya killa! "
Seketika killa langsung menoleh kebelakang . Dan kini dia langsung melotot dan tegang.
"Mampus deh gue ketahuan".
Kini didalam mobil suaminya itu ternyata ada dua sahabat ukasya. Mereka bertiga saling melempar tatapan dan sama terkejutnya.
Sedangkan killa hanya tersenyum kikuk kearah mereka berdua, namun tubuhnya seketika mematung ditempat. Karena dia merasa bingung harus berbuat apa?.
"Hei loh killa kan anak baru itu? Kenapa loh tiba-tiba masuk ke mobil ukasya? Salah mobil ya! ". Tanya husen.
" Ah.. Heheheh iya kak maaf killa salah masuk mobil. Abisnya mobilnya tadi hampir mirip. Kalau gitu gue permisi turun dulu ya? " Ujarnya dengan tersenyum kikuk.
Akan tetapi tiba-tiba ukasya sudah datang dan telah masuk kedalam mobil. Akhirnya dia mengetahui kalau killa ke geps di dalam mobil sama teman temannya . Akhirnya ukasya menghentikan killa untuk turun.
Sontak saja kedua teman ukasya sama membulat kan matanya karena terkejut sama sikap ukasya, mereka saling menatap satu sama lain kemudian melihat kedepan. Mereka ingin tahu apa yang akan dilakukan si ukasya pada wanita itu?
Sedangkan killa yang merasa tangannya seperti ditahan seseorang langsung sontak saja di melihat kearah tangannya. Ternyata ukasya memegang tangannya itu, membuat killa menelan dengan susah payah savilanya itu. Dia terus berdoa didalam hati, semoga pria itu tidak gegabah mengatakan yang sebenarnya.
"Eh loh bukannya anak baru itu ya? Loh mau pulang yah? Ya sudah yuk bareng kita saja, gak perlu keluar lagi! " Ujar ukasya.
"Eh... Eh... ... Tunggu tunggu... Ini benar lo ukasya gulam lubis anak dari pak rohman lubis dan bu laiba lubis gak sih gue kok merasa sok ya tiba-tiba loh jadi peduli sama orang. Habis kesambet penunggu jin tuman dimana loh? " Tanya husen.
"Iya betul itu sen... Tunggu gue periksa dulu ya... Sebab gue agak ngeri lihat loh agak lain hari ini tiba-tiba jadi baik! " Hasan langsung meletakkan tangannya di kening ukasya lalu meletakkan tangannya lagi ke kening husen.
Sedangkan ukasya yang melihat dua temannya itu merasa kesal sekali.Kemudian menepis tangan hasan dengan kuat .
" Apaan sih kalian berdua? Mau gue turunin kalian disini. Selalu negatif mulu sama gue. Emang gue gak boleh ya baik sama orang lain, kan gue gak jahat jahat banget orangnya! "
Sedangkan mereka berdua hanya manggut-manggut saja mendengarkan ucapan ukasya dengan tak percaya, karena selama ini dia tidak bisa bersikap baik sama wanita manapun selain mamanya sendiri.
"Argh... ****! Mau loh gue tendang dari mobil gue! " Ujarnya kesal.
"Ah... Hahahhaaha. Jangan dong. Iya kita percaya loh itu emang baik kok! Iya benar itu kata ukasya biar kami saja antarkan loh kerumah!. Ujar keduanya.
" Iya sudah kalau kalian maksa! "
Akhirnya killa tidak jadi keluar dari mobil tersebut. Setelah mobil itu jalan, killa merasakan firasat nya gak enak. Dia terus melihat kearah ukasya namun kelihatannya ukasya gak ada pergerakan yang mencurigakan. Namun killa tetap merasa ada yang ganjal.
" Oh iya rumah loh dimana killa? " Tanya hasan.
" Hem... Gak jauh dari sini kok! "
" Oh... Kalau seandainya abang hasan main kerumah boleh tidak? "
"Ehemmm" Dehem ukasya kuat. Killa langsung menoleh ke arah ukasya yang lagi melirik tajam ke arah nya.
"Ah.. Jangan kak, bapak gue galak kak, suka gigit kayak helder! "Sahutnya sepontan.
" Hahahha ternyata loh, juga suka bercanda juga ya? "
"Ah gak juga kok kak, tadi killa bicara beneran lo... Waktu itu saja ya saat killa di sekolah lama ada teman laki-laki main kerumah digigit sama bapak sampai masuk UGD! entah sekarang bagaimana keadaannya masih hidup atau mati? "
Kini kedua lelaki itu saling beradu pandang dan menelan savilanya kasar. Kemudian mereka segera terdiam. Sedangkan killa yang sedari tadi memperhatikan mereka dari kaca hanya mampu menahan tawanya karena mereka terlihat lucu sekali ketika ketakutan.
__ADS_1
Hahahha.. Ternyata semudah itu ya membungkam mereka. Begitu saja percaya. Batinnya.
Seketika ukasya langsung menghentikan mobilnya di tengah jalan yang sepi jauh dari pemukiman . Namun tidak terlalu jauh dari keramaian kota. Membuat mereka saling menatap dan melihat kearah ukasya.
"Loh kenapa berhenti? " Tanya husen.
"Iya brow kenapa berhenti? " Tanya hasan.
"Oh iya killa. Maaf ya seperti kami tidak bisa mengantarkan loh sampai rumah, karena kita lagi terburu-buru ada urusan. Apa loh bisa turun sekarang? Lo gak papa kan pulang sendiri. Tenang disini banyak taksi lewat dan juga tukang ojek loh bisa kok nanti pakek jasa mereka! "Titah ukasya.
Ah... Sial loh ukasya. Benar benar terkutuk loh. Pantes saja dari tadi batinku gak enak melihat tingkahnya tiba-tiba berubah ternyata benar.awas saja loh nanti.Umpat killa.
Killa hanya menatap tajam kearah ukasya. Namun ukasya hanya tersenyum licik kearah nya. Kemudian dia mengangkat tangannya seakan menyuruhnya untuk segera keluar dari mobilnya itu.
Killa langsung segera membawa tas nya dan keluar dari mobilnya. Kemudian dia membanting kuat pintu mobil tersebut. Lalu ukasya segera melajukan mobilnya meninggalkan killa sendirian. ..
Argh sial. Ukasya keterlaluan tahu gini tadi gue gak usah masuk lagi. Ya Tuhan mana sepi banget jalannya gue takut hiks. Gumam killa.
ukasya disana tertawa dengan keras merasa puas telah mengerjainya. Dan kedua temannya itu langsung bertepuk tangan kepada ukasya.
Prok
Prok
" Gila loh benar-benar hebat ya ukasya. Gak nyangka gue loh sekejam ini " Kata hasan.
"Iya gak nyangka kita sama loh. Loh apa gak kasihan sama killa, disana itu tempatnya sepi rawan begal asal loh tahu! ". Ujar husen.
Seketika ukasya tersadar kalau kali ini sikapnya keterlaluan namun dia menepis nya begitu saja.
" Ah masa bodoh gue! "
Ukasya berharap wanita itu tidak kembali lagi ke kehidupan nya ataupun rumah nya lagi. Ukasya tetap melakukan mobilnya menuju party.
********
Setibanya dirumah.
"Hey ma! "
"Hey sayang, kok baru pulang darimana saja kamu? " Tanya laiba.
Laiba terlihat begitu panik sudah selarut ini mereka belum pulang juga. Dan setibanya ukasya dirumah killa juga ternyata tidak ikut bersamanya.
" Mama kenapa panik begitu? "
" Mana killa bersama kamu kan" Sambungnya.
"Enggak ma, memang killa belum pulang ka dari tadi? ".
" Kamu ini gimana sih ukasya. Kalau killa sudah pulang kenapa mama jadi tanya sama kamu? Killa gak lagi kamu tinggal kan ukasya? " Tanya laiba.
Ukasya hanya terdiam.
" Ukasya jawab mama!. Apa benar kamu tinggalkan killa? " Teriak laiba.
Ukasya hanya menganggukan kepalanya. Seketika meluaplah amarah laiba.
Plak..
"Lancang sekali kamu ukasya meninggalkan killa begitu saja. Mama ini percayakan killa dengan mu kenapa justru kamu tinggalkan dia. Dia itu orang baru di jakarta belum tahu daerah sini bisa bisanya kamu tinggalkan begitu. Kamu ini suami macam apa?" Teriak laiba sambil nangis tersedu-sedu.
"Ada apa ini ma . Kenapa mama teriak dan menangis seperti itu? " Tiba-tiba rohman pulang dari tempat kerja nya.
" Lihat itu pa. Anakamu dia telah meninggalkan killa di tengah jalan pa? Mama harus bicara apa sama keluarga dawam pa, mereka sudah mempercayakan killa sama kita. Tapi ukasya ...! " Ucapan laiba terpotong karena tidak sanggup lagi.
"Sudah ma cukup ya nangisnya ayo kita cari killa sama-sama mama yang tenang ya. Biar papa sama ukasya yang mencarinya! ". Ujar rohman menenangkan laiba.
" Papa benar benar kecewa sama kamu ukasya.. Dimana kamu tinggalkan killa? Ayo cepat ikut papa cari dia! "
" Ukasya tinggalkan di jalan x pa, iya ayo pa! "
Seketika itu mereka berdua langsung melajukan mobilnya masing-masing. Setibanya dilokasi mereka berpencar mencarinya.
*******
"Ah kenapa sepi banget sih mana tidak ada taksi atau ojek yang lewat.. Papa.. Mama... Killa takut hiks hiks! " Tangis killa pecah di tempat.
Killa terus berjalan seorang diri. Tiba-tiba ada tiga orang pria bertato menghadang jalannya.
" Hayo cantik, kenapa jalannya sendirian saja neng? Mau gak kalau kita kita temenin yuk? " Ujar mereka.
"Killa langsung berjalan mundur. Tolong jangan mendekat, siapa kalian? Jangan ganggu gue. Pergi kalian semua! " Teriak killa.
Seketika para bandit itu langsung memegang tangan killa. Namun killa segera berontak dan menendang benda keramat salah satu mereka.
"Awww sakit... " Teriaknya.
__ADS_1
" Loh gak papa bos? " Tanya keduanya langsung melepaskan tangan killa menuju bosnya.
"Bodoh kalian. Kenapa dia dilepaskan, cepat kejar dia! "
"Baik bos! "
"Hey tunggu cewek brengsek. Awas saja kalau ketemu habis loh. Berani banget tendang gue! ".
Sedangkan killa yang tadi berlari terus berusaha sembunyi dari kejaran mereka. Dia bersembunyi di balik semak- semak sambil terus mengucapkan doa
" Ya Tuhan tolong killa! Papa.. Mama.. Killa takut... Tolong killa hiks hiks"
Tiba-tiba
"Dor... Na kena kamu tidak bisa lari lagi sekarang hahahahaah! Ayo cepat pegangin tangan nya gue mau bersenang-senang dengan cepat! " Perintah nya.
" Baik bos! "
Sedangkan killa hanya bisa nangis sesenggukan dan memohon pada mereka.
"Om tolong maaf. Lepaskan gue om. Jangan sentu gue om tolong jangan! ".
" Diamlah sayang nurut saja kamu.. Ini gak sakit kok. Nanti pasti kamu bakal suka dan ketagihan! " Ucapnya dengan menyeringai.
"Tolong jangan sentuh gue pergi! Tolong, tolong, tolong gue! " Teriak killa.
"Sudahlah gak perlu loh teriak gak akan ada yang dengar di sini hahahahahah" Ucap mereka.
Kemudian mereka merobek seragam putih Abu-Abu itu sehingga tersisa dalaman killa saja.
Sedangkan killa hanya mampu menangis dan berteriak minta tolong.
Ukasya yang mendengar suara itu segera berlari mencari sumber suara. Dia terus mengikuti suara itu berada. Dia melihat dari kejauhan bahwa killa sudah ditelanjangi oleh tiga pria bertubuh tegam dan akan segera melahapnya. Dia langsung hubungi papanya supaya menelpon polisi dan menshare lokasi keberadaan mereka,kemudian dia segera berlari ke arah pria itu.
Tiba-tiba.
Bugh..
Bugh...
Ukasya langsung memukuli mereka .
Sedangkan killa sudah terkulai lemas tak berdaya karena dari tadi dia memberontak melawan mereka.
Ukasya segera menghampiri killa dan melepaskan jaketnya lalu membalutkan ke badannya.
" Killa! Loh gak papa kan? " Killa tidak menjawabnya hanya terdiam dan menangis karena ketakutan.
" Gue takut kak, mereka hampir perkosa killa hiks..! "
" Sudah loh jangan takut ada gue. Maafin gue ya. Loh disini dulu gue mau tangani mereka dulu" Perintah ukasya.
Bugh.. Akhirnya terjadilah baku hantam diantara mereka berempat. Dan didetik terakhir kekuatan ukasya akhirnya papanya datang membawa polisi.
" Tanggal mereka pak". Ucap rohman.
"Baik, ayo angkat tangan kalian dan ikut kami ke penjara"
Akhirnya tiga bandit itu dapat segera diringkus oleh polisi dan diamankan.
" Terimakasih pak atas bantuannya" Ucap rohman
"Baik Pak sama-sama kami tinggal dulu pak permisi"
Sedangkan ukasya segera membopong tubuh killa membawanya ke dalam mobil.
" Ayo pa kita pulang killa biar dengan ukasya saja! "
"Baik ayo pulang"
"Maafkan gue ? "
" Gue takut kak" Ucapnya sambil menyembunyikan wajahnya didada bidang suaminya.
"Iya kita pulang ya! " Ucap ukasya. Kemudian dia meletakkan killa di kursi depan. Lalu dia duduk di sebelahnya dengan melajukan mobilnya. Dan dibelakang rohman mengikutinya pulang.
Setibanya dirumah.
" Ya Alloh sayang kamu kenapa jadi seperti ini? Apa yang terjadi pada killa pa? ". Tanya laiba.
" Ma ukasya keatas dulu! " Ujar ukasya kemudian dia naik dan masuk ke dalam kamar.
"Ma tenang ya, biarkan mereka istirahat jangan ganggu killa dulu. Dia lagi sok berat tadi dia hampir saja diperkosa para bandit! " Jelas rohman.
" Ya Alloh kok bisa pa, kasihan banget menantu kita pa. Pasti dia sangat syok berat".
"Iya makanya biarkan mereka istirahat dan nenangin diri ya? " Bujuk rohman. Dan laiba hanya mengangguk setuju.
__ADS_1