CINTA SETELAH HALAL "Perjodohan Anak SMA"

CINTA SETELAH HALAL "Perjodohan Anak SMA"
break into the goal defense!


__ADS_3

" ya Tuhan kenapa dia lama sekali didalam sana? apakah dia tengah ketiduran atau bagaimana? " gumam fara sambil mondar-mandir didepan pintu kamar mandi.


ketika akan mengetuk pintu tiba-tiba


ceklek... suara pintu terbuka dari dalam. dan ternyata itu adalah afgan yang sudah selesai mandi.


glek... Fara segera meneguk savilanya sendiri susah payah. bagaimana tidak afgan keluar dari kamar mandi hanya mengenakan handuk yang dililitkan di pinggangnya, sehingga dadanya yang membentuk kotak kotak dan ototnya yang kekar menjadi terekspos dan terlihat seksi sekali bagi fara. fara sungguh sangat terpesona dengan suguhan pemandangan yang indah diberikan oleh afgan itu. ingin rasanya dia berhamburan memeluk afgan , supaya dia bisa meraba dada bidang afgan dan juga otot ototnya itu. tanpa disadari pipi fara sudah berubah menjadi merah be like kepiting rebus.


"Hai sayang! are you ok? " tanya afgan sambil melambaikan satu tangannya kedepan wajah fara. seketika fara segera mengerjapkan matanya dan pipinya kembali merona karena malu ketahuan memandangi afgan.


afgan yang mengetahui reaksi fara langsung tersenyum jahil.


"kenapa sayang kok pipimu memerah? " goda afgan.


"ah.. mana ada. kamu jangan mengada ada! "sahut fara dengan gugup.


" awas.. aku mau lewat. lama sekali didalam kamar mandi. gak tau apa sudah kebelet buang air kecil, menyebalkan! " gerutunya kembali setelah berhasil menggeser tubuh afgan yang masih berdiri didepan pintu kamar mandi. kemudian dia segera masuk kedalam kamar mandi.


bruk.. suara pintu tertutup dengan kuat. afgan yang melihat tingkah istrinya yang menggemaskan itu hanya menggelengkan kepalanya. walaupun dia tahu saat ini fara sedang ngomel-ngomel karena merasakan kesal padanya, tapi bagi afgan istrinya itu tetap terlihat menggemaskan dimatanya.


sedangkan didalam sana, fara yang sudah tidak tahan lagi ingin buang air kecil tampak kebingungan. karena gaun pengantin nya yang sangat mahal dan mewah itu sungguh sulit sekali dibuka. entah ini karena efek fara yang sudah terburu-buru ingin buang air sehingga kesulitan membuka resleting dan pengait gaunnya ataukah memang gaunnya yang enggan terlepas dari tubuhnya.


"oh ya Tuhan! ini bagaimana cara melepaskan nya? " gumamnya sambil masih berusaha melepaskan.


beberapa detik kemudian berubah menjadi menit...


"aaaaahhhh.... sungguh menyebalkan sekali. ini kenapa gak bisa dibuka? apakah harus ku robek kali ya, tapi... sayang juga aaaaaaa OMG! " gerutunya dengan frustasi sambil mengacak rambutnya yang sudah tergerai indah.


beberapa menit berlalu...

__ADS_1


kini fara tampak lelah dan tak berdaya karena sedaritadi dia berusaha tetap hasilnya nihil. akhirnya dia mulai terpikirkan sesuatu yang menurutnya sangat konyol.


"apa aku harus minta bantuan afgan saja ya? tapi rasanya malu banget! " gumam fara kembali sambil bersandar di pinggiran bathtub.


"ah bodoamat lah. lebih baik aku minta tolong afgan sajalah, sudah tak tahan lagi rasanya! " gerutunya kemudian dengan perasaan menahan malu dia segera membuka pintunya.


ceklek... suara pintu terbuka.


"afgan, apakah kau masih ada didalam sana? " tanya fara dengan malu malu.


"iya, ada apa sayang? " ujar afgan.


"hem... apakah kau mau menolong ku sebentar? aku sedang ada sedikit masalah! " ujar fara dengan posisi kepalanya kenyembul keluar pintu mengintip afgan yang sekarang masih saja belum memakai bajunya namun masih asyik bersantai sambil memainkan ponsel genggamnya.


afgan yang mendengar perkataan fara langsung melirik kearah fara.


"memang apa yang perlu ku bantu sayang? "ujar afgan kemudian meletakkan ponsel miliknya diatas meja lalu segera beranjak menuju kamar mandi.


" baiklah akan ku bantu! ayo cepat masuk kedalam! " perintahnya sambil menyeringai.


kemudian fara segera mundur kebelakang sedangkan afgan berjalan mendekati fara, tanpa sadar ternyata fara sudah tersudut ke dinding kamar mandi. sedangkan afgan yang tersenyum kecil langsung menarik pinggang fara lalu membawa nya jalan menuju depan kaca yang didalam sana. lalu afgan segera membalikkan tubuh fara menghadap kaca.


"lihatlah sayang kau sungguh sangat cantik sekali! " ujar afgan sambil memeluk tubuh fara dari belakang. kemudian dia segera menurunkan resleting yang berada di punggung fara. kemudian afgan membantu menurunkan gaunnya hingga tanpa sadar tangan afgan mulai melakukan ramah tamah diatas sana. fara sontak langsung merasa terkejut apalagi tangan hangat itu dapat dia rasakan karena bersentuhan dengan kulitnya. namun walaupun begitu fara tetap terdiam tidak berkutik dengan posisi yang seperti itu.


Tiba-tiba...


" sungguh sangat seksi dan indah. kulitmu pun sangat halus! rasanya si sanca sudah tidak sabar ingin segera merasakan betapa hangatnya sarangnya! " bisik afgan membuat fara semakin membeku dan tegang .


seketika setelah semua terlepas akhirnya terjadilah pertandingan bola diantara keduanya, hingga pada akhirnya afgan dapat membobol gawang pertahanan lawan .

__ADS_1


Keesokan harinya...


fara mulai mengerjapkan matanya, dia mulai merasakan ada sesuatu yang berat tengah menindih tubuhnya itu. setelah dia sadar ternyata itu adalah tangan afgan yang sedang memeluknya dengan posisi tertidur. kini dia mulai memandangi sejenak kearah afgan yang terlihat begitu tampan walaupun keadaan masih tertidur dengan pulasnya.


"tidak pernah terbayangkan aku akan terbangun dengan pemandangan yang seindah ini! " batinnya.


lalu fara segera dengan perlahan dan hati hati memindahkan tangan suaminya itu. karena dia takut akan mengusik suaminya yang terlihat sangat terlelap. setelah dia berhasil memindahkan tangan afgan kini dia dengan hati hati bangun tiba-tiba...


"awwwww! " teriak fara merasakan sakit diarea pangkalnya saat dia hendak akan bangun dari tidurnya. dia baru sadar semalam sudah dihajar habis habisan oleh suaminya itu.


sontak saja karena fara yang tidak sengaja teriak itu membuat afgan jadi terkejut dan mulai terbangun.


"kenapa sayang? apakah ada yang sakit? " tanya afgan dengan suara parau khas bangun tidur.


"hem.. ini ku sakit! " ujar fara sambil menunjuk kearah sana.


"oh Tuhan maafkan aku ya sayang! kamu pasti kesakitan sekali. aku semalam tidak tahu kenapa aku bisa seperti orang kerasukan sehingga tidak bisa mengendalikan hasrat ku agar tidak menyentuh mu lagi dan lagi, padahal ini adalah pengalaman pertama! " ujar afgan dengan menyesal.


"kenapa kamu minta maaf sayang, tenanglah aku gak papa kok. kamu jangan merasa bersalah begitu karena ini juga sudah menjadi kewajiban untuk ku untuk melayani suamiku sayang! " ujar fara kemudian menggenggam tangan afgan.


afgan yang mendengar itu merasa terharu dan juga sangat senang sekali.kemudian afgan pun tersenyum kearah fara lalu menggenggam tangan fara.


"terimakasih sayang, kau sudah mau menjadi istriku! ", ujar afgan kemudian mengecup kening fara.


" iya sama-sama! "


"apa masih terasa sakit sayang? " kemudian fara pun menganggukkan kepalanya.


"memang tadi kamu mau kemana? "

__ADS_1


"aku tadi mau kekamar mandi tapi rasanya sakit sekali! " keluh fara.


"oh... baiklah kamu tunggu dulu disini. aku akan siapkan air hangat untukmu, biar badanmu terlihat segar dan fresh kembali! " ujar afgan.


__ADS_2