CINTA SETELAH HALAL "Perjodohan Anak SMA"

CINTA SETELAH HALAL "Perjodohan Anak SMA"
Ukasaya (ikutan nyidam)


__ADS_3

"Ini loh sayang lihat film THE CONJURING 2".ujar ukasya sambil mengecup kening killa.


" Ih mas ini filmnya serem banget tapi seru sih hehehe! " Ujar killa.


"Emang sudah pernah lihat? "


"Pernah mas tapi yang pertama , kalau yang ini belum sih hehehe! "


"Oh gitu!sini sayang kita nonton bareng!"ajaknya.


Akhirnya killa berjalan kearah ukasya dan duduk berdampingan.


" Kamu bawa apa itu sayang? " Tanya ukasya


"Oh ini, tadi aku habis kupas mangga yang tadi kamu petikan mas, mau! " Ujar killa sambil menyodorkan piring yang terdapat mangga matang dan mangga muda.


"Gak deh sayang, buat kamu saja! " Ujar ukasya sambil tersenyum.


Lalu mereka melanjutkan menonton televisi. Namun saat ini killa juga sedang asyik memakan dan menikmati buah mangga tersebut dengan lahapnya. Membuat ukasya juga menjadi pengen ingin menikmatinya, apa lagi melihat beberapa irisan mangga yang terlihat masih muda itu.


"Widih lahap benar makannya sayang! Itu suka apa doyan? " Ledek ukasya sambil tersenyum.


Sedangkan killa hanya nyengir kuda mendapatkan perkataan seperti itu, sebab entah kenapa dia begitu menyukai mangga padahal dirinya itu tidak terlalu suka dengan buah mangga.


"Mas boleh minta gak sayang? Sepertinya itu yang muda enak dicocol ke garam! " Ujar ukasya sambil mencomot mangga lalu mencocolkannya ke garam yang sudah dihaluskan killa.


"iiiiih mas! Kenapa langsung comot saja sih? Gak tunggu persetujuan ku dulu ih! " Ujar killa kesal.


"Hehehehe iya maaf sayang habis mas entah kenapa lihat kamu makan mangga jadi pengen banget! " Ujar ukasya sambil mengambil lagi buah mangga yang muda.


Killa yang melihat kebiasaan suaminya yang agak lain hari ini sedikit merasakan heran juga.


"Mas kamu kok tumben banget mau makan mangga muda banyak banget! Apa gak asem tuh? " Tanya killa sebab selama ini ukasya selalu gak suka dengan buah buahan yang rasanya masem.


"Gak kok sayang, ini enak kok. Manis banget! " Ujar ukasya sambil tersenyum.

__ADS_1


"Hah.. Manis? " Ujar killa terkejut mendengar ucapan suaminya yang mengatakan mangga muda yang masih terlihat putih itu manis.


"Iya sayang ini manis loh, kenapa kamu kayak orang syok gitu sih? " Tanya ukasya


"Eh gak papa mas hehehe! " Ujar killa dengan ekspresi nyengir kuda.


Waduh... Ini apa jangan jangan mas ukasya lagi mode nyidam ya? Masak mangga muda di bilang manis sih, walaupun aku juga lagi mode nyidam tapi lidahku masih normal kok. Masih bisa bedain rasa! . Batinnya.


***


Setelah beberapa jam mereka menikmati buah mangga sambil nonton. Kini mereka segera masuk kedalam kamarnya.


Kini mereka berdua sudah sama-sama membersihkan diri. Dan kini killa tengah memakai tangtop dan hot pan seperti biasanya, sedangkan ukasya hanya memakai celana pendek dan kaos tanpa lengan.


Tingga bisa terlihat jelas bentuk kekar dan berotot tubuh dan lengan ukasya itu. Tiba-tiba ketika mereka sedang asyik mengobrol di tepian ranjang, killa menyadari bekas luka di tubuh ukasya karena habis manjat pohon mangga.


"Ya Tuhan, sayang ini luka kamu yang tadi belum aku obatin maaf ya sayang, aku lupa! " Ujar killa .


"Iya gak papa kok sayang. Ini masih aman kok! " Ujar ukasya.


"Gak kok sayang. Ini buat alergi kok! "


"Terus kenapa? "


"Oh ini ya, tadi waktu mas manjat pohon digigitin semut sayang. Masak kamu sudah lupa sih? " Ujar ukasya memberi penjelasan.


"Tapi kenapa banyak banget kayak gini mas? Kukirain tadi mas alergi! " Ujar killa khawatir sambil mengelus elus badan ukasya yang terdapat gigitan semut.


"Banyak banget ya mas, aduh kasihan banget suamiku. ini masti gatel pakek banget ya mas? " Tanya killa.


"Iya sayang, tapi gak papa kok. It's ok! " Ujar ukasya sambil tersenyum.


"Iya sudah sebentar killa ambilkan kotak p3k dulu ya mas! " Ujar killa kemudian berdiri dari duduknya.


"Iya sayang" Jawab ukasya. Kemudian killa berjalan mendekati meja riasnya. Lalu dia membuka laci meja tersebut.

__ADS_1


Kemudian mengeluarkan sebuah kotak berisi alat-alat atau obat obatan emergency kalau dibutuhkan ketika sakit.


Kini killa berjalan mendekati ukasya. Kemudian dia duduk kembali disamping ukasya sambil memegangi tangan ukasya lalu mengobati bekas luka goresan batang pohon. Lalu mengobati bekas gigitan semut tersebut.


"Mas maafkan killa ya! " Ujar killa penuh penyesalan


"Maaf? Untuk apa? " Tanya ukasya sambil mengerutkan keningnya.


"Iya maaf gara-gara killa paksa mas manjat pohon mangga mas terjatuh dan terluka begini! " Ujar killa lirih sambil tertunduk seakan-akan dia sedang menahan air matanya supaya tidak menangis.


Ukasya yang menyadari suara berat dari istrinya itu segera menelangkupkan kedua tangannya ke wajah killa lalu mengangkatnya. Kemudian ukasya mengusap air mata killa yang ternyata sudah berhasil lolos dari pertahanan killa.


"Husssst... Kok malah nangis sayang! Sudah ya jangan nangis. Kasihan si kecil di perut kamu nanti dia juga ikutan sedih loh! " Ujar ukasya menenangkan istrinya lalu mengecup kening killa.


"Ta-tapi mas terluka gara-gara killa hiks..! "


"Sudah gak papa sayang! Mas justru bahagia kok sayang. Karena mas ingin bisa jadi suami yang siaga dan selalu bisa kamu andalkan di saat apapun itu. Karena kamu jangan berarti buat mas jadi mas akan melakukan apa saja demi kamu! "Ujar ukasya dengan tersenyum manis kepada killa.


Ukasya yang mendengarkan ucapan ukasya menjadi sangat terharu dan semakin sesenggukan tangisnya.


" Loh sayang kenapa tambah nangis?sudah dong jangan menangis. Mas sedih kalau kamu kayak gini! " Ujar ukasya sambil memeluk killa.


"Killa terharu banget dengan perubahan sikap mas beberapa hari ini. Terimakasih ya mas. Kamu memang suamiku tersayang yang the best ! " Ujar killa dengan tersenyum.


"Na gitu dong tersenyum . Kan makin cantik istriku! " Ujar ukasya kemudian mengecup puncak kepalanya.


"Terima kasih ya mas! Killa makin sayang banget sama mas! "Ujar killa kemudian dia mencium pipi ukasya lalu memeluk tubuh ukasya.


Setelah selesai mengobati luka ukasya, kini killa melepaskan pelukannya dari tubuh ukasya lalu dia beranjak dari tempat duduknya.


Kemudian berjalan menuju meja riasnya dan mengembalikan kotak p3k itu , ketempatnya.


Kemudian ukasya berhenti sejenak didepan kaca untuk melepaskan kuncir rambutnya. Lalu menyisirnya. Sebab killa tidak dapat tidur kalau rambutnya tidak dibiarkan tergerai.


Setelah selesai menyisir rambut, kini killa mengambil cream night nya lalu memakainya dengan tipis-tipis , lalu menggerakkan dua jari kanan kirinya untuk mengaplikasikan cream tersebut dengan gerakan memutar dan sedikit memijat.

__ADS_1


__ADS_2